Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Gate Otomatis Terminal Purabaya Nggak Berguna, Pengelola Sebaiknya Fokus Membasmi Calo Saja!

Tiara Uci oleh Tiara Uci
19 Juni 2024
A A
Gate Otomatis Terminal Purabaya Nggak Berguna, Pengelola Sebaiknya Fokus Membasmi Calo Saja!

Gate Otomatis Terminal Purabaya Nggak Berguna, Pengelola Sebaiknya Fokus Membasmi Calo Saja! (Ardfeb via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Kota Surabaya resmi menyerahkan pengelolaan Terminal Purabaya pada Kementerian Perhubungan RI sejak tahun 2022 lalu. Awalnya saya merasa ada secercah harapan baru. Barangkali kalau dikelola pemerintah pusat, Terminal Purabaya yang semrawut itu akan mengalami peningkatan dari sisi pelayanan maupun pembangunan infrastrukturnya.

Sayangnya, harapan saya ternyata ketinggian. Sejak resmi dikelola pemerintah pusat hingga tulisan ini dibuat, nggak ada perubahan yang cukup berarti di Terminal Purabaya. Sebaliknya, baru-baru ini pihak pengelola justru menambah fasilitas nirfaedah bernama system automatic gate (SAG) yang viral di media sosial lantaran konyol dan terkesan nggak berguna.

Aturan baru system automatic gate di Terminal Purabaya

Aturan SAG mengharuskan penumpang Terminal Purabaya yang akan ke shelter bus melewati entry gate yang lokasinya di lantai satu dan exit gate yang berada di lantai dua, tepatnya di ujung lorong menuju bus keberangkatan.

Cara kerja gate otomatis di Terminal Purabaya sama dengan yang digunakan oleh PT KAI di stasiun kereta dan PT Angkasa Pura di bandara. Pengunjung cukup menempelkan barcode pada entry gate agar pintu terbuka. Sementara di exit gate, penumpang hanya perlu tap tombol dengan tangan untuk bisa melewatinya.

Gate otomatis nggak berguna, malah ngisin-ngisini

Bagi orang yang sering ke Terminal Purabaya pasti bertanya-tanya, QR code dapat dari mana. Soalnya tiket bus kan nggak memiliki barcode seperti tiket pesawat dan kereta.

Konyolnya memang ndek sini, Rek. Kebetulan Sabtu pagi kemarin saya ke Terminal Purabaya. Sebenarnya saya mau naik bus DAMRI menuju Bandara Juanda, tapi karena saya orangnya mudah penasaran, akhirnya saya memutuskan mencoba SAG terlebih dahulu.

Jadi begini cara kerja automatic gate di Terminal Purabaya, Rek. Di sebelah entry gate lantai satu ada banner besar bergambar barcode. Pengunjung diminta memotret banner tersebut, dan potret itulah yang ditempelkan di entry gate agar pintunya terbuka. Jujur saja, waktu mencobanya saya tertawa ngakak. Kalau barcodenya dari foto di banner, lantas fungsinya gate otomatis ini apa, ya?

Sependek pengetahuan saya, fungsi utama SAG di bandara dan stasiun adalah untuk mencegah pengunjung tanpa tiket dan pihak yang nggak berkepentingan (calo) masuk ke ruang tunggu, sehingga penumpang merasa nyaman dan aman. SAG juga dapat digunakan untuk mengolah data atau membuat statistik pengunjung.

Baca Juga:

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

Selain itu, SAG juga berfungsi untuk efisiensi tenaga kerja. Lantaran sistemnya sudah otomatis, pihak  bandara dan stasiun nggak membutuhkan banyak pekerja untuk mengecek tiket penumpang satu per satu di pintu masuk. Cukup sediakan satu petugas di sekitar gate yang bertugas membantu penumpang saat mengalami kendala.

Sementara kalau barcodenya dari banner, automatic gate ini jadi nggak memiliki fungsi apa pun. Ibaratnya Terminal Purabaya ingin terlihat modern dan canggih, hasilnya malah ngisin-ngisini dan menjadi lawakan di media sosial karena gatenya otomatis, tapi tiketnya manual atau ketengan.

Baca halaman selanjutnya: Menimbulkan masalah baru…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2024 oleh

Tags: jawa timurterminal bungurasihterminal bungurasih sidoarjoTerminal PurabayaTerminal Purabaya Sidoarjo
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Wonogiri, Tempat Terbaik untuk Kalian yang Mendambakan Hidup Tanpa Kecemasan

Wonogiri, Tempat Terbaik untuk Kalian yang Mendambakan Hidup Tanpa Kecemasan

29 Februari 2024
Dusun Memek Jombang Dusun Aneh dengan Potensi Besar (Pexels)

Dusun Memek Jombang: Ada Potensi Besar di Balik Nama Dusun yang Sering Viral Ini

5 Februari 2025
Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

14 Juni 2023
Nonton Film Bioskop di Jember Tak Lagi Sama (Unsplash)

Nonton Film Bioskop di Jember Tak Lagi Sama

30 Juni 2023
Parenting Day di SMA Ponorogo, Acara Perekat Hubungan Orang Tua dan Anak yang Seharusnya Ditiru Sekolah Lain

Parenting Day di SMA Ponorogo, Acara Perekat Hubungan Orang Tua dan Anak yang Harus Ditiru Sekolah Lain

13 September 2023
3 Panggilan Akrab yang Jarang Kamu Dengar di Jawa Timur Terminal Mojok

3 Panggilan Akrab yang Jarang Kamu Dengar di Jawa Timur

10 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

2 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.