Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing

Dandi Permana oleh Dandi Permana
4 Juni 2025
A A
Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing Mojok.co

Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada ungkapan seperti ini, 70 persen permukaan bumi adalah air, baik laut, sungai, danau, kolam, hingga rawa. Itu mengapa, orang yang paling rugi di dunia ini adalah mereka yang tidak memanfaatkan air-air itu untuk mancing.

Lebih mengherankannya lagi, bukan sekadar tidak memanfaatkan air di muka bumi, ada segelintir orang yang membenci orang-orang yang punya hobi mancing. Di mata mereka, memancing adalah kegiatan yang sia-sia membuang waktu. Sebab, ikan hasil pancingan bisa didapatkan dengan lebih mudah dan cepat di pasar. Saya juga beranggapan seperti itu sebelum seorang teman mengajak saya pergi mancing untuk pertama kali. 

ADVERTISEMENT

Hobi mancing bukan soal ikan

Setelah dikenalkan oleh seorang kawan, baru saya tahu kalau hobi mancing itu bukan soal dapat ikan atau tidak. Memancing lebih bermakna daripada ikan. Itu mengapa saya kemudian “jatuh cinta” pada hobi yang satu ini.  

Bagi saya, memancing adalah sebuah jeda dari hiruk pikuk dunia yang serba cepat dan penuh ekspektasi. Orang-orang cukup diam dan menunggu ketika memancing, dua hal yang kian sulit dilakukan di dunia yang serba riuh ini. Mungkin diam dan menunggu ikan terdengar membosankan, tapi bagi saya, memancing adalah tempat  menemukan ketenangan yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.

Ternyata menunggu tidak melulu mengesalkan

Selama ini saya mengasosiasikan menunggu dengan hal atau perasaan yang buruk dan tidak berdaya. Misal, menunggu balasan chat dari doi yang bisa berhari-hari itu. Namun, sejak memancing, saya merasa kegiatan menunggu tidak semenyebalkan itu. Menunggu ketika memancing bukanlah waktu yang terbuang sia-sia. Ia adalah bagian dari momentum yang harus diupayakan. Menunggu jadi lebih bermakna.

Berkat memancing saya jadi tahu kalau diri ini ternyata tidak buruk-buruk amat dalam menunggu dan bersabar. Benar-benar latihan yang tepat menghadapi hidup dan dunia yang serba tidak pasti. 

Belajar hidup dari mancing

Tangan penuh lumpur, celana belepotan tanah, dan bau amis yang menempel di tangan itu sudah biasa buat saya. Bukan karena nggak bisa jaga kebersihan, tapi karena saya tahu: di balik semua itu, ada keberanian. Keberanian untuk rela kotor demi sesuatu yang belum tentu ada hasilnya.

Begitu juga dengan hidup. Siapa yang bisa jamin semua usaha bakal berbuah manis? Nggak ada. Nggak ada yang bisa prediksi kapan “umpan” kita akan disambar. Tapi ya itu: kotor-kotoran, basah-basahan, bahkan bau amis pun adalah bagian dari proses.

Baca Juga:

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

4 Cara Halus Pemilik Kolam Pemancingan Memeras para Pemancing

Hobi mancing, bagi saya, bukan soal ikan. Sama halnya dengan hidup, bukan selalu soal hasil. Tapi soal bagaimana kita menjalani prosesnya. Dan kadang, proses itu memang bikin kotor—tapi justru dari situlah kita tumbuh.

Itu mengapa saya sering gagal paham dengan orang-orang yang benci orang lain punya hobi mancing. Bagi beberapa orang seperti saya, memancing bisa begitu personal dan tempat “melarikan diri”. Okelah, beberapa orang tidak bisa menikmati memancing seperti saya menikmatinya. Tapi, kalau sampai membenci hobi yang satu ini dan pelakunya, saya nggak paham alasannya. 

Penulis : Dandi Permana
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA Selain Memancing, 5 Hobi Ini Juga Tampak Sia-Sia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2025 oleh

Tags: hobihobi mancingmancingmemancing
Dandi Permana

Dandi Permana

ArtikelTerkait

tren bersepeda di tengah pandemi wabah corona tren olahraga mojok.co

4 Alasan Orang Tiba-tiba Suka Bersepeda Belakangan Ini

11 Juni 2020
Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik terminal mojok

Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik

27 Juli 2021
Entry Grade Gundam: Jenis Gunpla Paling Cocok buat Pemula

Entry Grade Gundam: Jenis Gunpla Paling Cocok buat Pemula

12 Mei 2022
4 Hobi yang Bisa Jadi Ide Bisnis Selama Konser Kpop Masih Eksis

4 Hobi yang Bisa Jadi Ide Bisnis Selama Konser Kpop Masih Eksis

11 November 2024
5 Hobi yang Bisa Jadi Cuan kalau Dibisniskan Mojok.co

5 Hobi yang Bisa Jadi Cuan kalau Dibisniskan

8 September 2024
Saran Profesi untuk Ariel Noah jika Pensiun Sebagai Vokalis terminal mojok.co

Andai Pensiun, Ini 3 Saran Profesi untuk Ariel Noah

4 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Tips membeli mobil bekas dari saya yang pernah jadi korban (Unsplash)

WAJIB IKUTI tips membeli mobil bekas ini biar kamu nggak jadi mangsa empuk para penipu

28 Juli 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026
5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.