Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Forecasting Love and Weather: Jangan Pacaran dengan Teman Sekantor

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
19 Februari 2022
A A
Forecasting Love and Weather Jangan Pacaran dengan Teman Sekantor Terminal mojok

Forecasting Love and Weather Jangan Pacaran dengan Teman Sekantor (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sudah menonton cukup film dan membaca cukup buku metropop untuk tahu bahwa pacaran dengan teman sekantor itu kompleks dan tak jarang berakhir pilu. Tidak hanya dari film, beberapa kawan saya kerap curhat sulitnya menjaga hubungan asmara di tengah beban kerja yang menumpuk dan tuntutan profesionalisme.

Semalam saya menonton drama Korea terbaru di Netflix yang menceritakan tentang kehidupan para PNS Badan Metereologi Korea berjudul Forecasting Love and Weather. Seperti halnya drama perkantoran lainnya, drama ini juga memuat kisah cinta ala metropop alias cinta bersemi di kantor. Bahkan drama yang dibintangi Song Kang dan Park Min Young ini memiliki judul asli Gisangchung Saramdeul: Sanaeyeonae Janhoksa Pyeon atau kalau diartikan ke dalam bahasa Inggris secara literal menjadi Meteorological Administration People: Office Romance Cruelty.

Awal Drama

Sejak awal, drama sudah memperkenalkan kejamnya kisah cinta dengan teman sekantor pada penonton. Karakter-karakter utama dihadapkan pada isu perselingkuhan yang kompleks serta harga “gagal nikah” yang harus dibayar tuntas. Selain hal-hal tentang meteorologi yang menarik, elemen romance dalam Forecasting Love and Weather juga patut dinantikan kelanjutannya. Meski klise, cerita macam ini selalu membuat penonton gregetan. Bagaimana tidak, problematika percintaan di dalam drama ini sedikit banyak relevan dengan apa yang kita lihat dan alami di dunia nyata. Saya rasa drama ini, setidaknya pada  dua episode awal, berhasil menangkap realitas sebagai narasi dengan dramatisasi yang tidak lebay.

Pacaran dengan kolega sebetulnya adalah hal yang sangat wajar. Kalau kata Art Markman, seorang profesor Psikologi dan Pemasaran Universitas Texas, “Kamu menghabiskan banyak waktu di tempat kerja dan jika kamu menempatkan orang dalam jarak dekat, bekerja sama, melakukan percakapan yang terbuka dan rentan, ada kemungkinan besar akan ada hubungan romantis.”

Data Survei

Menurut survei yang dilakukan situs Careerbuilder, sebanyak 22% pekerja berpacaran dengan bos mereka—naik dari 15% tahun lalu, 31% pekerja yang berpacaran di tempat kerja akhirnya menikah, hampir satu dari sepuluh pekerja perempuan yang terlibat hubungan asmara yang memburuk di tempat kerja meninggalkan pekerjaan mereka, dan 41% pekerja harus merahasiakan hubungan asmara mereka. Angka-angka tadi menguatkan kewajaran menjalin hubungan asmara dengan rekan kerja meski kenyataannya tidak selalu baik.

Menarik melihat angka 22% pekerja berpacaran dengan bosnya (atasan). Hubungan seperti ini—yang kedudukannya timpang—biasanya rawan menimbulkan masalah di kantor. Seperti yang digambarkan dalam Forecasting Love and Weather, Jin Ha Kyung (Park Min Young) memiliki jabatan yang lebih tinggi daripada Han Ki Jun (Yoon Park). Hubungan mereka sangat rumit dan penuh masalah. Terlebih, yang memiliki posisi lebih tinggi di kantor adalah Ha Kyung, seorang perempuan. Ki Jun yang selalu merasa inferior dan tidak bisa diandalkan oleh keluarga Ha Kyung sebagai calon suami akhirnya terjerumus ke dalam perselingkuhan. 

Office romance cruelty itu nyata. Lebih kejam lagi, kita tidak tahu kapan itu datang dan bagaimana rasanya. Jika kamu tidak ingin berakhir seperti Ha Kyung dan Ki Jun, saya sarankan untuk belajar menahan. Jangan grusa-grusu kalau tiba-tiba jatuh cinta dengan rekan kerja, apalagi kalau kamu sudah punya pasangan. Ya iya lah. Namun, lebih pada saat yang tepat, di kantor yang tepat. Caranya bagaimana? Ini bukan artikel tutorial, Yeorobun!

Pokoknya, jangan lupa nonton Forecasting Love and Weather di Netflix malam ini, ya!

Baca Juga:

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

Menjadi Anak Baru di Kantor yang Nggak Pernah Diterima sama Senior Tuh Rasanya Kayak Sampah

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2025 oleh

Tags: Forecasting Love and WeatherkantorPacaran
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

Kaos Couple Adalah Tren Fashion yang Paling Nggateli terminal mojok.co

Kaos Couple Adalah Tren Fashion yang Paling Nggateli

12 Desember 2020
mantannya pacar

Berterima Kasih pada Mantannya Pacar, Bukan Mencemburuinya

16 Maret 2020
Cara Bonding dengan Rekan Kerja Berdasarkan Tingkatannya di Kantor

Cara Bonding dengan Rekan Kerja Berdasarkan Tingkatannya di Kantor

30 September 2022
candi prambanan

Jangan Bawa Pacarmu ke Prambanan: Nanti Putus!

16 Agustus 2019
Pacaran kok Wajib Chattingan Seharian, Hubungannya Waras Nggak, tuh?

Pacaran kok Wajib Chattingan Seharian, Hubungannya Waras Nggak, tuh?

6 Februari 2021
curhat jomblo pacaran cerita cinta mahasiswa pasangan mojok.co

Jomblo Sering Jadi Tempat Curhat Orang Pacaran karena 4 Alasan Ini

23 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.