Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya! – Terminal Mojok

Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya!

Artikel

Avatar

Entah kenapa saya sering kali merasa jengkel ketika berkenalan dengan orang-orang baru, khususnya ketika berkenalan dengan orang-orang yang berdomisili di luar Semarang. Sebab, ketika saya memperkenalkan diri sebagai orang yang berasal dari Bandungan Kabupaten Semarang, yang terlintas di benak mereka hanyalah Pekerja Seks Komersial. Wisata Bandungan selalu diidentikkan dengan prostitusi, Kota Sejuta PSK, kata mereka.

Pengalaman pertama yang benar-benar saya ingat hingga saat ini adalah ketika saya menjadi mahasiswa baru di salah satu universitas ternama di Semarang dua tahun silam. Ketika sesi perkenalan, mahasiswa baru diwajibkan menyebutkan nama lengkap dan asal daerah. Saya teramat bingung melihat reaksi orang-orang disekitar saya saat ketika saya memperkenalkan diri. Mereka tertawa terbahak-bahak dan nyeletuk, “Ohhh yang banyak PSK-nya itu, ya! Hahaha.” Sejak saat itu, orang-orang lebih mengingat saya sebagai orang Bandungan dan melupakan nama saya.

Walaupun memang harus diakui bahwa Bandungan sudah tercoreng akibat banyaknya praktik prostitusi dengan jumlah PSK terbesar di Indonesia (katanya Komisi Perlindungan Aids Semarang sih), namun saya tetap mencintai daerah kelahiran saya itu yang hari demi hari kian fenomenal. Bahkan, menjadi wilayah ikonik Kabupaten Semarang.

Maka dari itu, lewat tulisan ini saya akan memberikan sedikit informasi seputar wisata Bandungan agar kalian nggak cuma tau PSK-nya. 

#1 Candi Gedong Songo dan Taman Bunga Celosia

Candi Gedong Songo merupakan situs peninggalan Hindu dan menjadi satu-satunya candi yang masih terawat di Semarang hingga detik ini. Candi ini terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Candi, Kecamatan Bandungan. Dari namanya, merefleksikan bahwa candi ini tersusun oleh sembilan kompleks candi. Namun, hingga hari ini, candi ini hanya tersusun beberapa kompleks candi, tidak sampai sembilan.

Selain menawarkan situs kebudayaan dan sejarah, letaknya yang berada di lereng Gunung Ungaran memberikan view yang sangat menawan. Sangat cocok untuk sekadar ngopi-ngopi dan berkumpul bersama teman ataupun keluarga. Bagi saya, Candi Gedong Songo adalah lokasi wisata di Bandungan yang tergolong istimewa. Terlebih letaknya yang tidak terlalu jauh dari rumah saya, jadi kalau mau kesana mudah saja.

Sedikit kita turun dari Candi Gedong Songo. Bila kita pergi ke Candi Gedong Songo, pasti kita akan melewati taman bunga yang indah di Bandungan, Taman Bunga Celosia. Taman ini menyuguhkan keindahan bunga-bunga yang variatif dan juga wahana permainan ramah umur. Semua pengunjung baik anak-anak maupun dewasa dapat menikmati permainan-permainan yang seru. Tempat ini juga menjadi salah satu destinasi favorit ketika liburan keluarga. Hampir dapat dipastikan bila libur lebaran, tempat ini akan penuh sesak pengunjung.

#2 Pasar Sayur dan Pasar Kembang

Sayur segar dan bunga-bunga indah juga menjadi salah satu identitas wisata Bandungan. Tak main-main, Bandungan memiliki tiga pasar besar, yakni Pasar Ngasem, Pasar Bandungan, dan Pasar Bunga Bandungan. Ketiganya merupakan penyangga utama perekonomian masyarakat di sini. Pasar Ngasem dan Bandungan menjadi pusat jual beli sayur dan buah segar di Semarang. Kedua pasar ini menjadi salah dua pemasok utama sayur dan buah segar di berbagai toko atau rumah makan di Semarang. Tentu kualitas nomor satu dengan harga yang sangat terjangkau. Selain Pasar Ngasem dan Bandungan, Pasar Bunga juga menjadi salah satu pusat jual beli bunga yang cukup besar di Semarang. Hampir dapat dipastikan setiap weekend pasti ramai. Keberadaan tiga pasar ini tidak terlepas dari potensi agrikultur Bandungan yang sangat besar.

#3 Gunung Ungaran dan Mawar Camp

Bagi para pencinta gunung atau yang suka muncak, Gunung Ungaran adalah track yang wajib dikunjungi. Gunung Ungaran yang memiliki ketinggian 2.050 mdpl itu dapat dijadikan sebagai ajang pemanasan (bagi pendaki pemula khususnya) sebelum mendaki gunung-gunung lain yang ada di Jawa Tengah.

Di Gunung Ungaran sendiri kita dapat mendapatkan momen sunrise yang cakep (tapi, kalau beruntung, sih wkwkw). Selain itu, di puncak, kita dapat menyaksikan secara utuh wajah Semarang dari atas dengan ditemani monyet-monyet lucu yang bergelantungan di pepohonan. Meskipun tidak cukup menguras tenaga untuk mendaki, tapi gunung ini akan menguras memori handphone. Silakan saja dicoba, kalian pasti akan kecanduan untuk mengambil foto-foto terbaik hingga baterai kalian habis dan memori penuh.

Selain pendakian, lokasi wisata Bandungan juga menyediakan lokasi camping yang nyaman, yakni Camp Mawar. Pada dasarnya memang bandungan terletak di dataran tinggi sehingga situasinya begitu sejuk dan asri. Mawar sangat cocok bagi kalian yang ingin menyatu dengan alam, bercengkrama dengan teman, dan menikmati hari bersama secangkir kopi dan jagung bakar. Mawar juga menyuguhkan pemandangan wajah semarang dari atas, meski tidak menyeluruh seperti di puncak gunung, tapi Mawar dapat menjadi opsi menyatu dengan alam bagi kalian tanpa perlu capek-capek.

#4 Tahu serasi dan susu kedelai

Selain pasar dan tempat wisata, di Bandungan ada beberapa pabrik tahu yang cukup besar. Pabrik ini menghasilkan tahu yang tidak biasa, yakni tahu serasi. Tahu yang kenyal dan padat serta nikmat tentunya. Apalagi bila digoreng dan dimakan dengan campuran lombok dan kecap, sungguh sedap! Hasil lain dari pabrik-pabrik tahu adalah susu kedelai. Entah kenapa, saya merasa susu kedelai di sini sangat unik dan enak. Berbeda dengan susu kedelai lain yang pernah saya rasakan. Hingga kini, susu kedelai dan tahu serasi menjadi salah satu makanan ikonik dan favorit yang wajib dicoba.

Barangkali itu tadi beberapa hal-hal mengenai Bandungan yang harus kalian tahu selain PSK dan bisnis prostitusinya. Semoga saja habis membaca ini, kalian tidak hanya melihat Bandungan sebatas wilayah yang penuh PSK. Toh kalau seandainya memang masih begitu, jangan biarkan syahwat mengendalikanmu wkwkwk.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Cara Membedakan Hotel Esek-esek dan Hotel Beneran biar Nggak Salah Masuk dan tulisan Firhandika Santury lainnya.

Baca Juga:  Pengalaman Berkunjung ke Desa Langau di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
11


Komentar

Comments are closed.