Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Dua Pepatah Jawa Ini Tidak Dapat Digunakan di Bikini Bottom

Imron Amrulloh oleh Imron Amrulloh
14 Januari 2021
A A
Dua Pepatah Jawa Ini Tidak Dapat Digunakan di Bikini Bottom terminal mojok.co

Dua Pepatah Jawa Ini Tidak Dapat Digunakan di Bikini Bottom terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kita semua sepakat jika orang-orang Jawa, khususnya orang Jawa zaman dulu, setiap tutur katanya selalu terdapat arti di dalamnya. Kalau bahasa kerennya filosofis dalam setiap tutur katanya. Bahkan banyak yang beranggapan jika orang-orang Jawa sudah memikirkan sebab dan akibat yang akan diterima sebelum mengerjakan segala sesuatu hal. Dengan begitu, banyak sekali pepatah Jawa yang lahir dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa bahkan bagi masyarakat Indonesia.

Pepatah Jawa memang sangat bermakna. Yang kemudian menjadi pertanyaan saya, apakah pepatah Jawa ini bisa diterapkan di semua tempat? Setelah melihat situasi dan paradigma yang terjadi di alam semesta, nyatanya tidak semua pitutur serta pepatah Jawa bisa diterapkan di semua tempat. Salah satu tempat yang tidak bisa menerapkannya adalah Bikini Bottom.

Bagi yang belum tahu, Bikini Bottom sendiri merupakan suatu kota yang terletak di Samudra Pasifik, lebih tepatnya di Kepulauan Marshal. Kalau orang-orang bilang, sih, penamaan Bikini Bottom ini diilhami dari Bikini Atol. Yakni pulau di atas Bikini Bottom yang dijadikan tempat uji coba nuklir Amerika Serikat selama Perang Dunia Kedua dan berakhir pada tahun 1945. Makanya nggak aneh kalau banyak penduduk Bikini Bottom adalah hewan mutan yang diakibatkan oleh radiasi nuklir pada Perang Dunia dulu.

Meskipun penduduknya banyak yang mutan dan kadang berperilaku aneh, nyatanya keadaan Bikini Bottom bisa dibilang aman, tentram, dan sejahtera. Hal ini dibuktikan dengan larisnya Krusty Krab yang merupakan restoran cepat saji milik Tuan Krab dan terkenal mahal itu.

Penduduk Bikini Bottom terlihat tentram, damai, dan sejahtera, atau dalam kata lain bisa dibilang “njawani”. Namun, pada kenyataannya masyarakat Bikini Bottom tidaklah njawani amat. Hal ini terbukti dengan adanya dua pepatah Jawa yang tidak bisa diterapkan di sini.

Pertama, “Mangan ra mangan seng penting kumpul” pepatah atau pitutur tersebut tampak biasa dan mungkin bisa diterapkan di mana saja. Namun, di Bikini Bottom pepatah tersebut mental oleh kebiasaan orang sana. Seperti yang kita tahu, tempat berkumpulnya orang-orang Bikini Bottom kalau nggak Krusty Krab, pantai, ya Chum Bucket. Ketiga tempat tersebut yang membuat pepatah tadi tidak bisa diterapkan di sana. Pasalnya ketika orang-orang berkumpul di tiga tempat tersebut dan tidak makan, maka akan menjadi hal yang sangat aneh.

Mulai dari Krusty Krab. Sebagaimana yang kita tau, Krusty Krab ini adalah restoran cepat saji yang sangat laris. Jadi kalau hanya kumpul-kumpul di sana dan nggak pesan makanan, sudah pasti orang tersebut akan dirasani oleh Tuan Krab. Bahkan Tuan Krab nggak segan untuk mengusir orang-orang tersebut.

Kemudian pantai, kegiatan utama orang-orang ketika ke pantai adalah untuk piknik. Ketika orang-orang hanya ke pantai dan tidak membawa makanan, pasti lidahnya akan terasa sepet, dan ujung-ujungnya pasti njajan. Yang mana itu tidaklah ekonomis bagi pengangguran macam Patrick.

Baca Juga:

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

Selanjutnya adalah Chum Bucket. Meskipun makanan di sana terkenal tidak enak, dan kadang hanya virtual, tapi yang namanya restoran ya kita harus pesan makanannya. Nggak bisa kalau cuma numpang nongkrong. Kasihan Plankton, nggak ada yang beli, tapi tagihan listriknya tetap banyak karena kelakuan gondes-gondes Bikini Bottom.

Kedua, pepatah kedua yang tidak bisa diterapkan di Bikini Bottom, “Wong Jowo ojo sampek ilang Jowone”. Pepatah ini seharusnya bisa diterapkan di seluruh dunia. Lantaran, ia memang merujuk pada nasionalisme atau pelestarian budaya daerah setempat. Sedihnya, orang-orang Bikini Bottom nggak bisa nyetatus di WhatsApp mereka seperti orang Jawa dan orang daerah lainnya.

Pasalnya, akan aneh dan keluar dari konteks pepatahnya. Bayangkan saja kita dapat updatean status WhatsApp dari Patrick Star dan bunyinya begini, “Wong Bikini Bottom ojo sampe ilang Bikinine”. Bukannya banyak yang mengapresiasi malah dapat banyak pertanyaan, “Loh kowe nduwe bikini to, Trik, Patrick?” Atau malah begini, “Nyolong nggon sopo, Trik, ojo cenanangan koe ki.”

BACA JUGA Tipe-tipe Pelanggan yang Datang ke Krusty Krab dan tulisan Imron Amrulloh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2021 oleh

Tags: bikini bottompepatah jawa
Imron Amrulloh

Imron Amrulloh

Seorang pengangguran baru yang sedang mencoba dan terus mencoba.

ArtikelTerkait

4 Tempat di Bikini Bottom yang Bikin Saya Kecewa terminal mojok.co

4 Tempat di Bikini Bottom yang Bikin Saya Kecewa

10 Desember 2021
4 Aliran Kepercayaan Masyarakat Bikini Bottom Terminal Mojok

4 Aliran Kepercayaan Masyarakat Bikini Bottom yang Jarang Disorot

2 Mei 2022
Patrick Star, Contoh Pengangguran Sukses yang Selalu Punya Uang

Patrick Star, Contoh Pengangguran Sukses yang Selalu Punya Uang

11 Januari 2023
5 Karakter Superhero Bikini Bottom yang Cocok Gabung MCU terminal mojok.co

5 Karakter Superhero Bikini Bottom yang Cocok Gabung MCU

5 Januari 2022
Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

28 Desember 2023
Ajining Diri saka Lathi Pepatah Jawa yang Mendunia dan Implementasinya dalam Kehidupan Terminal Mojok

Ajining Diri saka Lathi: Pepatah Jawa yang Seharusnya Berlaku Universal

9 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.