Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Strategi Bisnis ala Plankton. Bahkan Chum Bucket pun Bisa Mengalahkan Krusty Krab

Fatony Royhan Darmawan oleh Fatony Royhan Darmawan
5 Desember 2020
A A
tokoh figuran Strategi Bisnis ala Plankton. Bahkan Chum Bucket pun Bisa Mengalahkan Krusty Krab terminal mojok.co

Strategi Bisnis ala Plankton. Bahkan Chum Bucket pun Bisa Mengalahkan Krusty Krab terminal mojok.co spongebob squarepants resep rahasia

Share on FacebookShare on Twitter

Plankton adalah owner cerdas dari sebuah restoran di Bikini Bottom, Chum Bucket. Keadaan mendesaknya untuk selalu berpikir inovatif mengalahkan kedigdayaan Krusty Krab. Sebagai owner, Plankton selalu dituntut punya terobosan-terobosan gemilang untuk membuat restorannya ramai. Dan di sinilah kunci kesuksesan yang bisa terapkan.

Selama ini juga mayoritas orang hanya tahu Chum Bucket sebagai restoran yang sepi, nggak punya pelanggan, kumuh, kusam, dan makanannya nggak enak. Semuanya memandang rendah bahkan termasuk Plankton sendiri. Istrinya, Karen, selalu memberinya nasihat dan semangat. Sosok istri yang didambakan banyak orang walau dia adalah komputer.

Tanpa banyak orang tahu, sebenarnya Chum Bucket pernah disinggahi pelanggan. Bahkan sempat sangat ramai mengalahkan Krusty Krab. Walau nggak mencuri formula Krabby Patty, strategi marketing Plankton pernah berhasil. Inilah terobosan-terobosan bisnis Sheldon J. Plankton yang bisa diterapkan buat mengalahkan rival bisnismu.

#1 Branding produk yang menarik

Branding produk ini penting sekali. Pemberian identitas di sebuah produk bisa memengaruhi konsumen untuk lebih memilih produk kita dibandingkan produk pesaing. Hal inilah yang dilakukan oleh Plankton dan terbukti bisa mengalahkan Krusty Krab dalam persaingan bisnisnya melawan Tuan Krab. Di episode “Chum Bucket Supreme” Plankton mempekerjakan Patrick sebagai direktur periklanan.

Patrick mencetuskan slogan “Cum is Fum” yang melekat sebagai branding restoran. Ide Plankton menciptakan branding ini  sangat cemerlang. “Cum is Fum” berkat itulah restoran Chum Bucket yang bahkan makanannya nggak enak sama sekali bisa jadi sangat laris. Konsumen tertarik jajan di restoran milik Plankton itu hanya karena slogan bodoh Patrick.

Nah, buat yang sedang frustasi menghadapi rival bisnis, kalian bisa mulai mengutak-atik branding produk ini. Mungkin terlihat sepele, tapi bagi konsumen, identitas ini yang dilihat pertama kali. Belajar dari Plankton strategi branding produk dengan memilih nama yang catchable dan enak didengar.

#2 Pemilihan dekorasi tempat

Dalam episode “Chum Cavern” Plankton terjatuh ke dalam gua bawah tanah dan ide bisnisnya tiba-tiba bermain. Plankton memanfaatkan pemandangan dan dekor alami gua bawah tanah untuk menarik pelanggan. Demi mengecilkan biaya produksinya, Plankton juga menjinakkan penghuni gua dengan cambuknya, lalu menjadikan mereka karyawan barunya.

Mayoritas pelanggan tertarik dengan pemandangan gua bawah tanah dan interior batuan karst yang begitu estetik dan instagramable. Tempatnya juga intim, cocok buat pacaran. Jelas-jelas pelanggan mau meninggalkan Krusty Krab dengan desain kunonya hanya demi makan di Chum Bucket yang lebih instagramable.

Baca Juga:

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

Buat yang sedang merintis bisnis usaha makanan, belajar dari strategi Plankton, dekorasi tempat ini nggak kalah pentingnya. Bisa dilihat dari kafe dan working space yang populer belakangan ini pasti memiliki ciri khas dekorasi tempat. Nggak mungkin kalau interior tempatnya biasa-biasa saja. Bahasa anak mudanya, tempatmu itu harus instagramable, walau makanan dan minumannya biasa aja.

#3 Menjaga kualitas produk

Dalam episode “Chum Fricassee” Plankton mengangkat Squidward sebagai chef di Chum Bucket. Ketika itu ia diremehkan kemampuan memasaknya oleh Tuan Krab. Plankton yang mendengar hal itu lantas mengangkat Squidward sebagai koki di restorannya. Oleh Plankton, Squidward diberi tugas berat menciptakan makanan enak.

Tanpa disangka, Squidward yang diremehkan di Krusty Krab, justru menemukan terobosan menu baru buat tempat kerjanya yang baru.  Bersama Plankton, Squidward mengubah restoran Chum Bucket jadi restoran bernuansa bintang lima. Tampak mewah dan elegan. Julukan restoran itu pun bertransformasi jadi Le Chum Bucket, sebuah restoran mewah Perancis.

Makanan yang dibuat Squidward sangat enak. Tuan Krab dan Spongebob pun terheran-heran dengan yang dilakukan Squidward. Bisnis Krusty Krab semakin terpuruk dan hancur. Di sisi lain Chum Bucket semakin terkenal dan ramai karena produk yang dijajakan di sana memang berkualitas. Dari situ terlihat Plankton nggak puas hanya dengan dekorasi tempat dan branding produk. Sebagai owner yang cerdas ia juga memperhatikan kualitas produknya.

Nah itulah, beberapa strategi bisnis Plankton yang terbukti ampuh menumbangkan rival bisnisnya. Bikini Bottom menerapkan sistem ekonomi pasar di mana sektor-sektor swasta seperti Chum Bucket milik Plankton dan Krusty Krab milik Tuan Krab diberi kebebasan seluas-luasnya buat menjalankan bisnis. Mau nggak mau para owner dituntut berstrategi dan bersiasat supaya bisnisnya nggak bangkrut. Kita juga dong, jangan kalah sama Plankton.

BACA JUGA Tipe-tipe Pelanggan yang Datang ke Krusty Krab dan tulisan Fatony Royhan Darmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2020 oleh

Tags: bikini bottomSpongebob squarepants
Fatony Royhan Darmawan

Fatony Royhan Darmawan

Seorang mahasiswa yang hobi main Pro Evolution Soccer level beginner dan suporter klub liga 3 yang hampir bubar.

ArtikelTerkait

umr bikini bottom

Menghitung Besaran UMR Bikini Bottom

23 April 2020
surat protes

Surat Protes SpongeBob SquarePants Kepada KPI

24 September 2019
Bukan Public Enemy, Plankton di 'SpongeBob Squarepants' Justru Tokoh Paling Penting untuk Hidup Manusia terminal mojok.co

Bukan Public Enemy, Plankton di ‘SpongeBob Squarepants’ Justru Tokoh Paling Penting untuk Hidup Manusia

29 Januari 2021

Menilik Kenampakan Geomorfologi dalam Kartun ‘Spongebob Squarepants’

5 Juni 2021

Squidward: Tokoh Paling Manusiawi di Bikini Bottom

12 Maret 2020
Kalau Dipikir-pikir Squidward Tentacles Pantas Debut Jadi Idol Korea terminal mojok.co

Kalau Dipikir-pikir Squidward Tentacles Pantas Debut Jadi Idol Korea

29 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.