Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Drama Akhirnya Berakhir, Ferdy Sambo Divonis Mati!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Februari 2023
A A
Drama Akhirnya Berakhir, Ferdy Sambo Divonis Mati!

Drama Akhirnya Berakhir, Ferdy Sambo Divonis Mati! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Ferdy Sambo akhirnya berakhir. Baru beberapa waktu yang lalu, Sambo divonis pidana mati oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Setelah sekian lama, akhirnya putusan keluar, yang mengakhiri drama pembunuhan Brigadir Yosua.

Hakim Wahyu Iman Santoso menyatakan bahwa Ferdy Sambo terbukti secara hukum melakukan tindak pidana dan turut dalam melakukan pembunuhan berencana, serta menyebabkan sistem elektronik tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Setelah itu, hakim menjatuhkan vonis pidana mati.

Dakwaan ini lebih berat ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta Sambo dihukum penjara seumur hidup. Tapi karena banyaknya pasal yang memberatkan Sambo, akhirnya pidana mati dijatuhkan untuknya.

Apalagi Ferdy Sambo juga dianggap melakukan obstruction of justice, dan mencoreng citra Polri, meski untuk bagian ini… ya begitulah lah ya, kalian tahu sendiri. Yang jelas, seperti yang saya bilang tadi, banyak pasal yang memberatkannya, yang bikin dia diberi hukuman terberat.

Beberapa pasal yang dilanggar Sambo adalah Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sambo juga dinyatakan melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Banyak betul.

Tepat atau tidak keputusannya, saya tak mau berkomentar banyak. Yang jelas, pembunuhan berencana memang dapat hukuman yang amat berat. Apalagi drama ini melibatkan seluruh Indonesia. Gimana nggak dilibatin sama kasus Sambo, dramanya begitu banyak, disiarkan terus-terusan, sampai memenuhi FYP TikTok. Gara-gara itu, saya nggak install TikTok.

Nggak ding, hapeku kebak memorine.

Yang jelas, vonis ini mengakhiri drama-drama sebelumnya. Setidaknya, kita tahu vonis pertama yang diberikan. Kenapa pertama? Karena bisa saja Ferdy Sambo banding, dan selalu ada potensi bahwa hukumannya jadi lebih ringan. Kenapa? Ya dari yang sudah-sudah, biasanya, kalau ada kasus besar kek begini, setelah banding, hukumannya jauh lebih ringan dibanding keputusan pertamanya.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Kita berdoa saja, untuk selanjutnya, kasus-kasus yang mirip dengan Ferdy Sambo begini diberi hukuman yang sama beratnya, tapi tanpa proses yang berlarut-larut. Nggak perlu melibatkan satu Indonesia. Kenapa? Agar rakyat tahu, bahwa pada akhirnya, hukum Indonesia kembali tegas, dan tak pandang bulu. Tak melihat status yang didakwa, dan tak hanya tajam ke bawah.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Febri Diansyah Benar, Siapa Saja Berhak Dibela Secara Objektif, Meski Bandit Sekalipun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2023 oleh

Tags: bharada Jdivonis matiDramaferdy sambo
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Olahraga Lari itu Sederhana, Kamu Sendiri yang Bikin Rumit

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

18 April 2025
Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi Mojok.co

Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi

5 Maret 2025
okaeri mone

Okaeri Mone: Pencarian Jati Diri, Bencana Alam, dan Ramalan Cuaca

22 Desember 2021
Hak Assassin Manusia

Hak Assassin Manusia

4 September 2022
Drama Minyak Goreng: Stok Langka, Harga Naik, Beli Pakai PeduliLindungi, Habis Ini Apa Lagi?

Drama Minyak Goreng: Stok Langka, Harga Naik, Beli Pakai PeduliLindungi, Habis Ini Apa Lagi?

27 Juni 2022
Pengalaman Jadi Komdis Ospek, Panitia (Sok) Sangar yang Suka Bikin Drama

Pengalaman Jadi Komdis Ospek, Panitia (Sok) Sangar yang Suka Bikin Drama

9 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.