Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Drakor ‘True Beauty’ dan ‘Gangnam Beauty’: Premis Cerita Hampir Sama, Eksekusinya Jauh Berbeda

Siti Halwah oleh Siti Halwah
27 Februari 2021
A A
Drakor 'True Beauty' dan 'Gangnam Beauty' Premis Cerita Hampir Sama, Eksekusinya Jauh Berbeda terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah menonton episode terakhir drakor True Beauty, entah mengapa saya merasa janggal. Semacam ada perasaan kurang puas dengan eksekusi ceritanya. Banyak yang mengkritik drakor True Beauty dan memutuskan berhenti menonton sejak episode pertama selesai tayang. Tapi, saya memilih bertahan karena menyukai premis ceritanya yang menurut saya hampir mirip dengan drakor Gangnam Beauty.

Gangnam Beauty bercerita tentang Kang Mi Rae, perempuan kurang cantik versi orang-orang. Kang Mi Rae yang ingin punya hidup normal memutuskan untuk melakukan operasi plastik sebelum masuk kuliah. Alhasil, dia kuliah dengan wajah baru, dengan harapan hidupnya akan berubah normal. Mi Rae berubah dan berharap hidupnya nggak sama lagi.

Nah, drakor True Beauty memiliki premis yang hampir sama. Bercerita tentang Lim Joo Kyung yang terlahir dengan wajah di bawah rata-rata. Suatu ketika karena ada masalah keluarga, keluarga Joo Kyung kembali pindah ke rumah lama dan Joo Kyung harus pindah sekolah. Karena muak diejek gara-gara wajahnya, Joo Kyung mengubah wajahnya dengan memakai riasan—hampir sama dengan Mi Rae yang memutuskan untuk operasi plastik. Joo Kyung kemudian tampil menjadi orang yang sepenuhnya berbeda dari sebelumnya.

Premis cerita yang hampir mirip tersebutlah yang membuat saya bertahan—dengan sekuat tenaga—untuk menonton hingga episode terakhir. Namun, sepertinya saya berharap terlalu tinggi. Eksekusi kedua drakor tersebut nyatanya malah jauh berbeda.

#1 Gangnam Beauty fokus pada permasalahan batin Kang Mi Rae, sedangkan True Beauty malah fokus pada kisah cinta segitiga dan permasalahan antarsahabat

Saat menonton drakor Gangnam Beauty, sejak awal cerita sudah berfokus pada Kang Mi Rae. Bagaimana Mi Rae merasai iri pada dunia orang lain yang memiliki wajah cantik. Bagaimana orang-orang bisa leluasa berteman dan bersosialisasi, sedangkan dirinya dikucilkan. Mi Rae juga punya kebiasaan aneh menilai orang-orang berdasarkan wajahnya dan sering kali merasa terintimidasi hanya karena hal-hal kecil. Cerita kemudian mulai berkembang seiring Mi Rae melakukan operasi plastik, namun kehidupannya tetaplah nggak normal karena beberapa orang tetap merendahkannya.

Kalaupun ada tambahan dari konflik luar, pada dasarnya tetap berhubungan dengan eksistensi dan bagaimana dunia memandang orang-orang dengan wajah cantik. Khususnya masalah yang berkaitan dengan ibunya Do Kyung Seok—tokoh utama pria di Gangnam Beauty, dan Hyun Soo Ah, si tokoh perempuan cantik yang hidupnya ternyata nggak sebahagia kelihatannya.

Di True Beauty, awal cerita dimulai dengan Lim Joo Kyung yang dirundung karena nggak cantik. Ia menjadi pesuruh, sampai kemudian pindah sekolah, mengubah wajah dengan riasan, dan berteman dengan orang-orang keren lalu pacaran dengan Lee Su Ho. Sudah, selanjutnya cerita justru berkembang teramat sangat lebar.

Ada masalah Lee Su Ho dan Han Seo Jun yang berkaitan dengan Se Yeon, teman mereka yang bunuh diri. Ada juga masalah ayahnya Joo Kyung yang kena tipu investasi bodong. Belum lagi ajang mencari cintanya kakaknya Joo Kyung. Cinta segitiga antara Seo Jun-Joo Kyung-Su Ho. Oh, jangan lupakan permasalahan antara Su Ho dan ayahnya juga Su Jin dan ayahnya. Pokoknya banyak banget, tumpang tindih. Saya jadi bingung, inti ceritanya apa, ya?

Baca Juga:

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

#2 Cerita Gangnam Beauty nggak melenceng dari pesan dan judul drakornya, True Beauty malah berantakan

Apa inti pesan dari drakor Gangnam Beauty? Bahwa menjadi perempuan—entah itu cantik atau jelek—tetap saja sulit. Bahwa mengubah wajahmu menjadi cantik nggak akan menjamin kebahagiaan dalam hidup dan untuk menjadi bahagia terkadang memang perlu mengabaikan prasangka orang lain. Seperti Mi Rae yang dua kali nolak Do Kyung Seok hanya karena nggak mau Kyung Seok digosipin sama teman-teman sekampusnya karena jadian sama cewek macam Mi Rae. Padahal, kenyataannya ya nggak gitu.

Di True Beauty saya kehilangan pesan-pesan dan inti ceritanya gara-gara saking banyaknya permasalahan. Saya juga nggak merasakan perjuangan Joo Kyung untuk mengubah prinsip dalam hidupnya. Justru yang paling saya tangkap ya adegan-adegan kisah cinta segitiganya. Lalu, maksudnya judul True Beauty itu apa?

#3 Tokoh Kang Mie Rae di Gangnam Beauty punya atensi besar dan kuat, tokoh Lim Joo Kyung di True Beauty justru kalah atensi dengan tokoh-tokoh yang lain

Kang Mi Rae di Gangnam Beauty punya atensi besar dan kuat. Permasalahan-permasalahan yang dihadapinya bikin saya paham betapa sulitnya hidup orang-orang yang melakukan operasi plastik total. Harus kehilangan wajah yang sudah dimiliki sejak lahir, saat operasinya berhasil masih harus dapat ejekan “berwajah Gangnam”.

Di True Beauty, tokoh yang kuat menurut saya malah Seo Jun dan Su Ho. Seo Jun yang berkonflik sama Su Ho baik untuk urusan Joo Kyung atau Se Yeon justru lebih banyak menarik atensi saya. Padahal, saya berharap banyak untuk melihat perjuangan Joo Kyung mengubah hidupnya melalui makeup.

#4 True Beauty terlalu banyak unsur komedinya, sedangkan di Gangnam Beauty unsur komedi justru hanya jadi bumbu pelengkap

Drakor True Beauty menurut saya terlalu banyak unsur komedinya. Iya sih, bikin ketawa, tapi saya jadi kehilangan fokus sama inti ceritanya. Sedangkan di Gangnam Beauty, unsur komedinya cuma muncul sesekali, selebihnya ya berfokus sama masalah-masalah Kang Mi Rae.

#5 True Beauty memiliki banyak plot hole, Gangnam Beauty menyelesaikannya dengan baik

Ada banyak banget plot hole di True Beauty, yang paling kelihatan adalah masalahnya Su Jin dan ayahnya yang justru selesai begitu saja. Itupun ketahuan selesainya gara-gara Su jin cerita. Padahal, di awal-awal cerita, sikapnya Su Jin yang sering gosok-gosok dan cuci tangan itu yang bikin saya penasaran sama akhir kisahnya dengan sang ayah.

Belum lagi adegan saat Su Ho tiba-tiba harus ke luar negeri yang benar-benar bikin saya cengo. Tiba-tiba saja Joo Kyung dan Su Ho putus, terus Su Ho balik lagi dua tahun kemudian dan mereka main main kucing-kucingan.

Sedangkan di Gangnam Beauty, semua masalah selesai dengan baik. Entah itu permasalahan batinnya Kang Mi Rae, masalahnya Hyun Soo Ah, juga permasalahan antara ayah dan ibunya Do Kyung Seok. Semuanya selesai dengan baik meski nggak melulu berakhir bahagia. Jadi, saya sama sekali nggak merasa janggal setelah selesai menontonnya.

Sumber Gambar: Viu.com

BACA JUGA 3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor ‘True Beauty’ dan tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2021 oleh

Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Akun Shitposting Kampus, Oase di tengah Gersangnya Kritik untuk Kampus

Akun Shitposting Kampus, Oase di tengah Gersangnya Kritik untuk Kampus

9 Februari 2023
5 Kerugian Punya Rumah di Pinggir Sungai

5 Kerugian Punya Rumah di Pinggir Sungai

16 Maret 2023
Sebaiknya Bantuan Sosial dari Pemerintah Dihentikan Saja terminal mojok.co

Sebaiknya Bantuan Sosial dari Pemerintah Dihentikan Saja

24 November 2020
Kamus Bahasa Korea_ 5 Kata Bahasa Korea yang Mirip dengan Bahasa Indonesia terminal mojok

Kamus Bahasa Korea: 5 Kata Bahasa Korea yang Mirip dengan Bahasa Indonesia

2 November 2021
Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal) Cicilan KPR 40 tahun kpr rumah

Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal)

8 Agustus 2024
Museum Date di Museum Sonobudoyo Jogja, Ide Kencan yang Nggak Bikin Kantong Jebol. Cocok untuk Kaum Mendang-mending Mojok.co

Museum Date di Museum Sonobudoyo Jogja, Kencan yang Nggak Bikin Kantong Jebol. Cocok untuk Kaum Mendang-mending

7 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.