Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal)

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
8 Agustus 2024
A A
Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal) Cicilan KPR 40 tahun kpr rumah

Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal) (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Memiliki rumah adalah dambaan bagi sebagian besar pasangan muda maupun yang pernah muda. Ada rasa kebanggaan yang sulit dideskripsikan ketika sepasang suami istri bisa membeli hunian di tengah harga properti yang semakin nggak ngotak. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah adalah rumah subsidi dengan skema cicilan KPR yang diharapkan masih terjangkau. Pastinya dengan tenor yang panjang, meski tidak sepanjang masa jabatan Pak Harto.

Meski menjadi solusi, tentu ada hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan KPR Subsidi. Jangan sampai kamu merasa terkena jebakan betmen, karena rumah yang kamu idamkan tidak seperti yang kamu inginkan.

Sebagai salah satu warga negara yang telah berhasil mengajukan KPR Subsidi, saya merasa perlu membagikan pengalaman saya dalam membeli hunian. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipahami, sebelum kamu memilih untuk membeli rumah subsidi:

KPR Subsidi untuk yang belum memiliki rumah

Sebelum pengajuan, saya harus mengurus surat keterangan tidak memiliki rumah dari desa tempat saya tinggal. Hal ini ditujukan agar Rumah Subsidi tersebut memang ditujukan untuk kaum proletar yang belum memiliki rumah.

Namun fakta di lapangan terkadang bisa diakali. Bagi kaum yang duitnya “nganggur”, mereka akan menggunakan KTP anggota keluarga yang lain agar dapat mengajukan surat keterangan belum memiliki rumah, agar bisa membeli rumah subsidi tersebut. Niat yang sungguh mulia tersebut didukung dengan statemen “estimasi 5 tahun lagi harga properti akan naik”.

Halah, jangankan 5 tahun, besok Senin juga naik.

Dari sini sudah tercium, kenapa harga properti terkadang no braining alias nggak ngotak dan sulit dijangkau oleh pasangan berpenghasilan UMR.

Bangunan rumah subsidi yang ala kadarnya

Namanya juga rumah subsidi, jangan harap rumah yang akan didapat memiliki ruang tamu, dapur yang luas ataupun ruang khusus untuk menyetrika baju. Umumnya secara default rumah subsidi hanya menawarkan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 ruang utama.

Baca Juga:

Alasan KPR Rumah Bisa Jadi Pilihan yang Realistis dan Tak Seburuk Omongan Influencer Keuangan

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Jadi jika ingin memiliki dapur yang terpisah dari ruang utama, kamu perlu membangun sendiri di lahan yang tersisa. FYI, rumah yang saya pilih saat itu memiliki halaman belakang seluas 7×1.5 meter, dengan ukuran yang sebegitu luas, tentu saya manfaatkan untuk dijadikan dapur agar perkakas seperti kompor, kulkas dan lemari piring tidak menyesaki ruang tengah.

Selain itu yang sering dikeluhkan adalah masalah kekokohan dinding. Lagu lama tersebut tentu menjadi catatan bagi pihak pengembang agar bisa membangun rumah subsidi dengan kualitas yang baik. Jangan sampai tembok menjadi jebol hanya karena paku beton yang tertancap untuk memasang jam dinding.

Tak hanya masalah bangunan, yang perlu menjadi pertimbangan adalah ketersediaan air bersih. Beberapa pengembang mungkin menawarkan sumur bor dengan kedalaman tertentu. Namun bisa jadi sumur bor yang tersedia tidak bisa mengeluarkan air yang layak sehingga memerlukan pendalaman bahkan bor ulang. Terkadang biaya proses pendalaman ini dibebankan kepada pemilik unit.

Sebelum akad berlangsung, kamu bisa berdiskusi dengan pihak pengembang jika beban biaya yang diberikan cenderung memberatkan, siapa tahu bisa split bill. Karena sebenarnya urusan pengeboran sumur masih menjadi tanggung jawab pengembang.

Akses menuju fasilitas umum

Sebelum memutuskan untuk mengambil KPR Subsidi, kamu harus berdamai bahwa perumahan subsidi biasanya terletak jauh dari jalan raya maupun pusat kota. Sehingga perlu dipikirkan juga apakah kamu bisa berdamai dengan jarak tempuh yang semakin jauh dengan tempat kerja atau dengan fasilitas umum lainnya.

Tentunya ada beberapa pertimbangan aksesibilitas sebelum memutuskan untuk mengambil unit, yakni jarak ke tempat perbelanjaan, jarak ke fasilitas Kesehatan maupun jarak ke fasilitas pendidikan. Jika jarak menuju fasilitas tersebut kurang dari 7 menit dengan berkendara motor, ambillah.

Siapkan uang yang lebih banyak dari DP

Jangan langsung tergiur dengan DP murah, karena membeli rumah tidak semudah membeli es teh jumbo. Ada beragam biaya yang perlu kamu keluarkan sebelum kamu menghuni rumah idamanmu.

Misal, jika DP yang ditawarkan pihak pengembang senilai Rp30.000.000, setidaknya siapkan uang Rp42.000.000. Sebab, akan ada biaya seperti akad, balik nama, dan mungkin ada biaya tukang yang diperlukan untuk membangun dapur dan carport. Simpelnya kamu harus punya “duit adem” sebelum membayar DP. Jangan sampai keuanganmu kacau karena habis untuk membayar DP rumah.

Itulah beberapa hal yang harus kamu pahami sebelum memutuskan untuk mengambil KPR subsidi. Ribet? Ya memang, apa coba yang nggak ribet di zaman sekarang. Bahagia aja ribet, apalagi beli rumah.

Penulis: Dhimas Raditya Lustiono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menempati Rumah Subsidi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2024 oleh

Tags: kpr rumahKPR subsidirumah subsidi
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

5 Barang yang Haram Ada di Dalam Rumah Subsidi 14 Meter

5 Barang yang Haram Ada di Dalam Rumah Subsidi 14 Meter

16 Juni 2025
Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal) Cicilan KPR 40 tahun kpr rumah

Cicilan KPR 40 Tahun Itu Bukan Solusi Perumahan Rakyat, tapi Penderitaan Gaya Baru. Nyicil kok 40 Tahun!

14 Oktober 2024
5 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menempati Rumah Subsidi Terminal Mojok

4 Dosa yang Kerap Dilakukan oleh Pemilik Rumah Subsidi

3 Agustus 2022
4 Ketentuan Penting yang Wajib Kamu Pahami Sebelum Membeli Rumah Subsidi Terminal Mojok

4 Ketentuan Penting yang Wajib Kamu Pahami Sebelum Membeli Rumah Subsidi

31 Maret 2022
Ambil KPR di Tanah Rantau: Sebuah Keputusan Berujung Penyesalan

Ambil KPR di Tanah Rantau: Sebuah Keputusan Berujung Penyesalan

16 Juli 2025
Kenapa Gen Z dan Milenial Tak Beli Rumah? Karena Memang Tak Bisa. Gaji Nggak Naik-naik, tapi Harga Properti Selalu Naik, Gimana Bisa Beli? KPR rumah

Kenapa sih Kalian Selalu Nyinyirin KPR Rumah? Kenapa Nggak Fokus Menuntut Pemerintah untuk Menjaga Harga Rumah agar Tidak Makin Gila?

27 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026
Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Real Madrid Tanpa Trofi (Lagi), Saatnya Buang Vini

16 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang
  • Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.