Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Dosa Mahasiswa Saat Presentasi, Jangan Diwajarkan Nanti Jadi Kebiasaan Buruk

Femas Anggit Wahyu Nugroho oleh Femas Anggit Wahyu Nugroho
23 Maret 2024
A A
3 Dosa Mahasiswa Saat Presentasi. Jangan Dimaklumi Nanti Jadi Kebiasaan Buruk Mojok.co

3 Dosa Mahasiswa Saat Presentasi, Jangan Diwajarkan Nanti Jadi Kebiasaan Buruk (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa yang dapat tugas presentasi di depan kelas lebih baik memperhatikan hal-hal ini. 

Namanya mahasiswa itu sudah pasti identik dengan kemandirian. Jadi, bagi kalian yang baru mau masuk kuliah, jangan harap dosen kalian nantinya akan perhatian dengan memberikan materi sebagaimana guru-guru kalian di sekolah. Nggak bakalan seperti itu, yang ada kalian harus belajar mandiri.

Nah, karena motif kemandirian itulah biasanya dalam perkuliahan itu mahasiswa diberi tugas untuk mencari sendiri referensi materi kemudian dibuat makalah dan dipresentasikan secara berkelompok. Pembelajaran dijalankan oleh mahasiswa. Dosen hanya jadi fasilitator saja dan menambahi bila ada kekurangan dalam penyampaian materi presentasi.

Kegiatan bikin makalah dan presentasi ini diam-diam malah menjadi penyebab dosa besar yang sering dilakukan mahasiswa. Saya juga sering melakukan dosa-dosa ini. Tapi ya, dosa besar ini seolah sudah jadi kewajaran. Lha, kok bisa?

#1 Presentasi isinya full tulisan

PPT itu kan singkatan dari power point. Harusnya yang ditampilkan dalam PPT itu ya poin yang berpower. Artinya, poin-poin penting dari materi. Tapi nyatanya banyak mahasiswa kalau bikin PPT masih full tulisan.

Bukan apa-apa, tapi cara begini memang lebih praktis sih. Kita tinggal copy paste teks dari makalah yang sudah dibuat ke dalam PPT. Lebih parahnya lagi, makalah yang kita buat sebelumnya itu juga biasanya modal copy paste dari makalah lain yang ditemui di mbah google.

Nggak perlu repot-repot bikin PPT dengan ala-ala animasi yang keren. Yang penting, ada tampilan tulisan dan presentasi berjalan lancar. Sudah gitu saja simpel.

#2 Mahasiswa membaca naskah

Nah, ini berkaitan dengan dosa pertama. Banyak sekali mahasiswa kalau presentasi itu baca naskah. Baik naskah makalah yang ada di smartphone maupun naskah yang ada di PPT.

Baca Juga:

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Kalau mau jujur, itu namanya bukan presentasi. Presentasi kok baca naskah. Harusnya presentasi itu menyampaikan materi yang kita kuasai dengan bantuan PPT yang menampilkan poin-poin penting saja.

Kalau masih baca naskah, itu berarti mahasiswa belum menguasai materi yang jadi jatahnya sendiri. Padahal, mahasiswa yang presentasi ini punya tanggung jawab untuk menyampaikan materi kepada teman-temannya secara jelas dan mudah dipahami. Kalau sepanjang presentasi baca naskah mulu, ya repot!

#3 Kongkalikong tanya Jawab

Kalau ini paling parah sih. Waktu presentasi kan pasti ada sesi untuk diskusi dan tanya jawab. Nah, mahasiswa sering menggunakan trik licik kongkalikong dengan temannya.

Mekanismenya begini. Misal waktu presentasi ada jatah untuk penanya sejumlah 6 orang. Nah, jatah itu ditawarkan ke teman-teman yang dekat atau yang sekiranya nafsu banget buat dapat nilai. Mereka yang booking pertanyaan itu harus juga menyertakan jawabannya untuk diberikan ke mahasiswa yang presentasi. Jadi waktu ada sesi tanya jawab, sebanyak apapun mahasiswa yang mengangkat tangan, yang ditunjuk sudah pasti yang sudah booking slot pertanyaan dari awal.

Trik ini memang efektif untuk membuat kelompok yang presentasi seolah menguasai materi. Namun, kongkalikong justru menyebabkan proses diskusi tidak berjalan. Bagaimana mau jalan, pertanyaan selesai di jawab, ya sudah. Tidak ada upaya sanggahan, ingin jawaban lebih banyak, atau protes. 

Tentu kongkalikong ini sangat tidak disarankan untuk dilakukan. Mending presentasi yang natural saja. Kalau memang tidak bisa menjawab, bisa mengalihkan pertanyaan ke teman lain. Dengan cara seperti, iklim diskusi di kelas justru bisa terbangun. 

Nah, itulah tiga dosa besar yang sering dilakukan mahasiswa. Hal itu jelas salah, tapi entah mengapa masih berlanjut dan semakin marak saat ini. Dosen-dosen sepertinya juga tidak peduli dengan apa yang sebenarnya terjadi. Hanya saja, tetap dibiarkan entah apa alasannya. Seolah semua dosa-dosa itu memang sudah diwajarkan.

Penulis: Femas Anggit Wahyu Nugroho
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Magangtulation Itu Perayaan Ujian Magang, Budaya yang Lebih Bodoh daripada Semprotulation

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2024 oleh

Tags: KampuskelasKuliahMahasiswaPresentasi
Femas Anggit Wahyu Nugroho

Femas Anggit Wahyu Nugroho

Terdaftar secara resmi sebagai penduduk bumi angkatan 2003. Mengidentifikasi diri sebagai Hamba Allah yang tidak memiliki permintaan muluk-muluk kepada dunia.

ArtikelTerkait

Iseng Ikut Kelas Menulis Terminal Mojok, TernyataLebih Berbobot daripada Mata Kuliah di Kampus Mojok.co

Iseng Ikut Kelas Menulis Terminal Mojok, TernyataLebih Berbobot daripada Mata Kuliah di Kampus

10 Desember 2025
Tips Lulus Cepat dan Cum laude Tidak Berfungsi untuk Kaum Bad Luck terminal mojok.co

Katanya Mahasiswa Pintar, tapi kok Nggak Cum Laude?

30 Juni 2023
Salut Buat Mahasiswa yang Nolak Pulkam Karena Corona

Salut Buat Mahasiswa yang Nolak Pulkam Karena Corona

3 April 2020
Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU terminal mojok.co

Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU

29 November 2020
kkn ugm diganti menjadi kuliah kerja maya kkm 2020 wabah corona dampak kampus universitas mojok.co

3 Hal yang Langsung Hilang pas KKN UGM Diubah Jadi Kuliah Kerja Maya

7 April 2020
pejuang 3,5 tahun

Tidak Perlu Menjatuhkan Mimpi Para Mahasiswa Pejuang 3,5 Tahun

27 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.