Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
9 Januari 2026
A A
Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas! (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Entah sudah berapa lama Honda menjadi penguasa tunggal dalam kancah permotoran duniawi di Indonesia. Di beberapa daerah, nama Honda bahkan sudah menjadi kata ganti untuk menyebut kata motor. Lalu selama sepuluh tahun terakhir, dominasi motor Honda nyaris nggak tertandingi di pasar kendaraan roda dua. Honda melaju kencang meninggalkan dua pesaing terbesarnya, Yamaha dan Suzuki, di belakang.

Dominasi Honda di pasar kendaraan roda dua Indonesia memang nggak perlu dipertanyakan lagi. Selama sepuluh tahun terakhir, Honda benar-benar menguasai hampir di setiap sektor, setiap sub pasar roda dua. Apalagi di sektor motor matic, Honda benar-benar nggak ada lawan. Honda hanya perlu mengeluarkan varian BeAT dan Vario saja, pabrikan lain sudah kalang-kabut. Ngacir ketakutan.

Namun, bukan berarti kejayaan dan dominasi Honda ini nggak bisa digoyang. Justru saat ini, takhta Honda sedang benar-benar diusik. Honda dibuat gelisah oleh pabrikan kompetitor yang juga main di pasar roda dua di Indonesia. Suzuki? Bukan! Suzuki sudah nggak ada harapan di pasar roda dua. Pelakunya adalah Yamaha.

Gambarannya begini. Saat ini, motor Honda memang masih merajai pasar roda dua. Secara kualitas dan kuantitas, Honda bisa dibilang masih menang. Tapi, motor Yamaha berhasil merangsek naik dan mengganggu dominasi Honda dengan main di harga. Terutama di motor-motor keluaran terbaru. Iya, motor keluaran terbaru Yamaha bisa dibilang lebih worth it, lebih menarik untuk dibeli ketimbang motor keluaran terbaru Honda.

Duel seimbang Yamaha Filano dan Honda Stylo

Kalau bicara motor keluaran terbaru Yamaha dan Honda, yang pertama terlintas di kepala kita ya dua jenis motor ini, Yamaha Filano dan Honda Stylo. Kedua motor yang body-nya “meniru” vespa matic ini rilisnya juga berdekatan. Filano di 2023, Stylo di 2024. Makanya dua motor ini paling sering “diadu”, dibandingkan mana yang lebih baik, lebih worth it buat dibeli.

Secara mesin, harus diakui Stylo lebih unggul ketimbang Filano. Ya bayangin aja, 160cc vs 125cc. Tapi itu bukan soal, sebab perbedaan cc kedua motor ini nggak terlalu kelihatan banget. Beli Stylo dengan 160 cc emang oke, tapi beli Filano yang cuma 125cc ini udah lebih dari cukup. Lagian, kalau penggunaan dalam kota aja, motor matic 160 cc itu kayak too much aja rasanya. Plus, Filano lebih irit ketimbang Stylo. Poin plus ini.

Lalu secara desain, harus diakui Filano unggul. Meskipun sama-sama meniru gaya vespa matic, Filano lebih punya desain yang elegan, lebih cantik dilihat. Soal kenyamanan, menurut beberapa orang, Filano ternyata lebih nyaman dikendarai ketimbang Stylo. Bagasi luas, suspense enak, pokoknya kalau untuk dalam kota sudah lebih dari cukup, lah.

Nah, soal harga, Filano memang lebih murah sekitar 1-2 juta ketimbang Stylo. Jadi, meskipun terkesan imbang, buat saya Filano lebih worth it buat dibeli. “Tapi ‘kan tinggal nambahin 1-2 juta udah bisa dapat Stylo yang cc-nya lebih besar?” Iya, tapi ngapain? Mau dipakai touring? Nggak, kan? Dalam kota dan harian aja, kan? Ya udah, Filano aja.

Baca Juga:

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Yamaha Fazzio mulai jadi favorit, menggoyang dominasi Honda Scoopy, Vario, dan BeAT

Ini sebenarnya yang harus jadi concern Honda. Honda yang selama ini merajai sektor motor matic, dan merasa bahwa mereka nggak terkalahkan dengan Scoopy, Vario, dan BeAT, harusnya sudah nggak boleh jumaha dan berleha-leha. Sebab Yamaha punya senjata ampuh buat menggoyang dominasi Honda. Yamaha punya Fazzio.

Saat pertama kali dirilis pada 2022, Fazzio ini langsung menyita perhatian banyak orang. Apalagi dari kalangan anak-anak muda, yang merasa bahwa bentuk dan desain Yamaha Fazzio ini unik dan lucu. Tahu sendiri, kan, anak-anak muda, gen z ini paling nggak bisa kalau lihat yang lucu-lucu. Makanya nggak heran kalau Fazzio langsung bisa diterima dengan baik di pasar.

Soal desain dan bentuk, Fazzio ini memang menarik. Agak aneh, tapi seakan punya daya tarik tersendiri gitu. Kayak skuter banget gitu, lho. Selain itu, Fazzio ini cocok buat manusia ukuran apa saja. Dipakai orang gendut masih cocok, dipakai orang yang kurus juga cocok. Lalu soal akselerasi dan kenyamanan, ternyata Fazzio ini cukup enak dikendarai. Nggak tahu gimana menjabarkannya, tapi rasanya kayak pas aja gitu.

Soal harga, Fazzio juga masih sangat oke. Harga Fazzio masih berada di kisaran 21-24 jutaan. Harganya masih nggak terlalu jauh dari Scoopy, Vario (kecuali yang 160cc), dan BeAT. Meskipun harganya mirip, tapi kalau ditanya lebih worth it mana, jawaban saya ya jelas Fazzio, lah.

Garpu tala siap menggurita

Dari dua jenis motor ini saja, sudah ketahuan bahwa Yamaha ini lebih worth it ketimbang Honda untuk urusan motor keluaran terbaru. Dan dua jenis motor di atas itu masih di sektor motor matic standar, lho. Kita belum bicara soal motor bebek, motor sport, atau bahkan motor matic besar, yang mana Yamaha jelas mengungguli Honda dari segala aspek, termasuk masalah affordability dan worth it atau nggaknya.

Kalau seperti ini terus, bukan nggak mungkin Yamaha akan melengserkan Honda, menjadi penguasa dunia roda dua di Indonesia. Itu sudah perlahan terlihat gimana motor Yamaha yang ada di jalanan sudah lebih banyak dari biasanya. Dan kalau sampai itu terjadi, Yamaha sepertinya perlu mengganti slogan mereka, dari “semakin di depan”, menjadi “kembali di depan”. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli, Kepikiran pun Jangan, Mending Beli Yamaha!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2026 oleh

Tags: filanohondaHonda Stylomotor hondamotor YamahayamahaYamaha Fazzio
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Motor Yamaha Nouvo yang Memungkinkan NMAX dan PCX Lahir (Unsplash)

Motor Yamaha Nouvo AT115: Warisan Kakak, Pendahulu si Gembrot Yamaha NMAX dan Honda PCX

6 Oktober 2023
Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

9 September 2024
Yamaha Mio 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh. (Unsplash.com) tiara 120 s mio soul karbu

Yamaha Mio: 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh

22 Juli 2022
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Honda Beat: Motor Sejuta Umat yang Terlalu Diagung-agungkan, padahal Nggak Sebagus Itu

19 Juli 2025
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

ISS Honda, Fitur yang Bermanfaat sekaligus Merepotkan, Gampang Ngambek!

12 November 2024
Honda PCX 160 Berbagi Stigma Menyebalkan Milik Honda Scoopy (Unsplash) lampu hazard motor matic

Honda PCX 160 Ternyata Setara dengan Honda Scoopy: Keduanya Termasuk Motor yang Menyebalkan!

8 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, kalau Malam Dikuasai Kontainer

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

5 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.