Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Derita Mahasiswa yang (Sok-sokan) Kerja Part Time, Baru Kerja Sehari Langsung Mundur Teratur

Irfan Nurkholis oleh Irfan Nurkholis
27 Januari 2024
A A
Derita Mahasiswa yang (Sok-sokan) Kerja Part Time, Baru Kerja Sehari Langsung Mundur Teratur

Derita Mahasiswa yang (Sok-sokan) Kerja Part Time, Baru Kerja Sehari Langsung Mundur Teratur (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hidup sebagai mahasiswa tukang rebahan ternyata penuh liku-liku tak terduga. Sempat bersemangat mencari kerja part time harian untuk mengisi waktu luang dan mendapatkan tambahan uang saku, tapi apa daya, nasib membawa aku ke dalam perjalanan yang tak terlupakan di dunia gudang pabrik frozen food. Sebuah kisah derita yang mengajarkan aku arti sebenarnya dari pekerjaan keras dan keputusan sulit yang harus diambil.

Semua dimulai ketika keinginan untuk menambah penghasilan mendorongku untuk mencari kerja part time. Aku, yang lebih dikenal sebagai mahasiswa yang doyan rebahan daripada bekerja keras, ingin mencoba sesuatu yang baru. Pekerjaan harian terdengar seperti pilihan yang tepat, memberi kebebasan untuk memilih kapan bekerja tanpa harus terikat kontrak panjang.

Namun, nasib memutuskan bahwa pekerjaan harian yang kudapatkan adalah menjadi bagian dari gudang pabrik frozen food. Aku yang semula berharap untuk bekerja di tempat yang santai dan mungkin sedikit berkelas, seperti kafe atau toko buku, malah terdampar di dunia yang penuh dengan suhu dingin dan aroma beku yang menyengat.

8 jam di dalam kulkas

Pada hari itu aku kebagian shift sore jam 16.00 dan itu 8 jam kerja. Bisa dibayangkan 8 jam kerja part time di tempat dingin dan bau. Aku merasa seolah-olah masuk ke dalam lemari es raksasa. Udara yang begitu dingin membuat tulang-tulangku gemetar tanpa ampun. Aku menolak diberi jaket tebal, karena pegawai yang lainnya pun tidak memakainya. Berasa sekali, es batu seakan mengalir dalam darahku. Dan belum lagi aroma berbagai makanan beku yang memenuhi udara, membuatku merasa seperti terjebak di dalam freezer yang hidup.

Pekerjaan di gudang ini bukanlah pekerjaan biasa. Aku harus mengangkat karung-karung berisi makanan beku yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin saat itu aku menganggap diriku seperti superhero yang sedang berusaha mengangkat beban dunia. Tapi pada akhirnya, aku menyadari bahwa yang aku angkat adalah lebih dari sekadar beban dunia, tapi juga beban penuh makanan yang dingin membeku.

Setelah satu hari kerja yang begitu melelahkan, aku pulang dengan badan yang terasa seperti hancur lebur. Bagian tubuhku yang sebelumnya jarang digunakan, seperti punggung dan otot-otot di kaki, kini berteriak kesakitan. Aku tidak pernah membayangkan bahwa kerja part time harian bisa menyiksa tubuh sehebat ini. Tidurku yang biasanya nyenyak pun terganggu oleh pegal-pegal yang tak kunjung hilang.

Menggunakan waktu lebih banyak di gudang daripada di kamar seperti biasanya, aku mulai merenung tentang keputusan ini. Mungkin inilah yang disebut sebagai “mendapatkan pengalaman kerja”. Tapi benarkah ini yang aku cari? Aku yang sejak awal hanya ingin mencari penghasilan tambahan dan sedikit pengalaman, kini harus merelakan tubuhku bekerja ekstra keras setiap harinya.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Kerja part time ternyata mengerikan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2024 oleh

Tags: beratfrozen foodkerja part timeMahasiswa
Irfan Nurkholis

Irfan Nurkholis

Anak desa dengan mimpi kota. Menanam niat, menuai kerja keras, dipupuk doa orang tua

ArtikelTerkait

sarjana pendidikan

Bukti kalau Kepanjangan S.Pd. itu Bukan Sarjana Pendidikan, tapi Sarjana Penuh Derita

11 April 2020
Menjadi Sarjana dari Desa dengan Tuntutan Sukses Versi Tetangga terminal mojok.co

Dilema Lulusan Psikologi yang Sering Diarahkan Jadi HRD

4 September 2020
Lifestyle Mahasiswa Bidikmisi agar Tidak Jadi Bahan Rasan-rasan terminal mojok.co

Lifestyle Mahasiswa Bidikmisi agar Tidak Jadi Bahan Rasan-rasan

28 Desember 2020
3 Cara Jitu Menghemat Uang Bulanan Selama Menjadi Mahasiswa UIN Jogja yang Terbukti Ampuh

3 Cara Jitu Menghemat Uang Bulanan Selama Menjadi Mahasiswa UIN Jogja yang Terbukti Ampuh

14 Mei 2025
3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar Mojok.co

3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar

10 Januari 2024
Keresahan yang Saya Rasakan Selama Jadi Mahasiswa S-2 Terminal Mojok

Keresahan yang Saya Rasakan Selama Jadi Mahasiswa S-2

31 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi Desa Sriwulan Kendal, Desa dengan Omzet Rp1,5 Miliar per Tahun (Wikimedia Commons)

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

25 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut sebagai Jurusan Paling Green Flag Mojok.co

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

27 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.