Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dear Cowok, Nggak Usah Insecure kalau Belum Bisa Nyetir Mobil

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
20 September 2022
A A
3 Skill Mengemudi yang Harus Dikuasai agar Makin Mahir Berkendara nyetir mobil

3 Skill Mengemudi yang Harus Dikuasai agar Makin Mahir Berkendara (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya mengikuti kursus mengemudi. Biar apa? Biar bisa menaklukkan kapitalisme. Ya biar bisa nyetir mobil lah, apa lagi emangnya. Dalam proses saya mengikuti kursus tersebut, saya diajak berbincang-bincang oleh tutornya. Awalnya, obrolan kami menyenangkan. Tapi semua berubah ketika dia bilang gini.

“Cewek nggak wajib bisa nyetir, kalau cowok itu ya harus.”

Seketika konsentrasi saya buyar dan minta izin istirahat, padahal baru 30 menit.

Kalimat tersebut sukses bikin saya bad mood. Meski begitu, saya tetap melanjutkan kursus. Sudah bayar, kepalang tanggung. Saya harus lanjut meski rasanya mangkel mendengar kalimat tersebut.

Tentu saja saya merasa kesal. Seolah keputusan saya sebagai perempuan untuk menambah skill mengemudi mobil kayak nggak perlu-perlu amat gitu. Hanya karena saya perempuan kok kayaknya apa pun yang saya lakukan ini, kayak nggak perlu atau nggak penting-penting amat untuk dilakukan selama ada cowok. Semua pekerjaan itu harus laki-laki yang mengerjakan, termasuk mengemudi mobil. Padahal nih, salah satu alasan saya menambah skill mengemudi mobil adalah pengen masuk list sopir andalan saat sedang berpergian jauh. 

Umumnya, ketika saya sedang ada kerjaan di luar kota dan menjadwalkan healing dengan para sobat, kebanyakan yang bisa menyetir adalah lelaki dan orangnya ya itu-itu saja. Padahal, mereka juga butuh digantikan apabila perjalanannya lumayan jauh dan tubuh sudah terasa pegal. Kontribusi saya selama ini hanya sebagai teman ngobrol biar sang sopir nggak ngantuk. Namun, obat mengantuk itu ya istirahat, mata merem, tidur. Sopir juga memiliki hak untuk beristirahat kan? Sebagai perempuan, saya juga ingin berkontribusi secara nyata di bidang akomodasi dan transportasi gitu, wkwkwk.

Ternyata, ungkapan pelatih kursus saya itu bukan hanya pendapat pribadi semata. Setelah saya mengecek lebih lanjut, ternyata ini bukan urusan sepele. Bagi cowok, bisa nyetir adalah keharusan. Ini bukan perkara bisa nyetir atau nggak, tapi upaya menjaga maskulinitas diri. Kurang laki kalau belum bisa nyetir, PDKT nggak pede kalau nggak bisa nyetir, begitu-begitulah katanya.

Banyak sebab seseorang belum bisa nyetir mobil. Ada yang belum ada biaya buat bayar kursus, belum ada waktu buat belajar nyetir, ada yang keluarganya nggak punya mobil sehingga dia nggak ada akses dan nggak pernah diajarin oleh anggota keluarganya.

Baca Juga:

Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

7 Ide Kado Ultah buat Cowok yang Berulang Tahun di Bulan Desember

Orang-orang pada lupa, kalau mengemudi itu butuh tanggung jawab besar. Kalau memang dirasa belum kuat menanggung beban dan nggak siap, nggak harus belajar. Perkara mental ini penting, sebab mau jagonya kayak apa, kalau mental nggak siap, ilmunya menguap.

Apalagi kalau salah dalam belajar, kayak, belajar langsung di jalan umum tanpa kesiapan mental yang cukup. Malah bisa menimbulkan bahaya. Misalnya yang baru-baru ini terjadi di Jakarta, seorang wanita hamil ditabrak mobil yang pengemudinya sedang belajar nyetir mobil di kawasan rumahnya dengan tutor sang suami.

Belum bisa mengemudi mobil itu nggak masalah banget, wahai kalian para cowok. Sebab, menyetir itu memang butuh banyak pertimbangan, prosesnya nggak mudah. Percayalah wahai cowok, maskulinitas nggak hanya diukur dari bisa atau nggaknya nyetir mobil. Setiap orang punya kelebihan masing-masing, belum bisa mengemudi mobil tapi udah bisa mengemudi emosi diri kan ya poin plus. Lebih penting malah. Tenang aja, kalau belum bisa ya nggak apa-apa, emang calon pacarmu ini nyari sopir atau nyari pacar? Kok harus ada kualifikasi bisa nyetir mobil? Nggak sekalian ditambahin harus punya SIM A gitu?

Penulis: Anisah Meidayanti
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kursus Mengemudi Mobil Matic Itu Aneh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2022 oleh

Tags: cowokkursus mengemudimaskulinitasskill mengendarai
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Sering dianggap perempuan setengah lelaki. Mari bersama menikmati nasi bebek goreng saat malam hari.

ArtikelTerkait

Ladies, Cowok Tsundere Memang Penuh Pesona, asalkan Fiksi Terminal Mojok

Ladies, Cowok Tsundere Memang Penuh Pesona, asalkan Fiksi

15 Mei 2022
Tipe Kepribadian Orang dalam Berkendara Motor yang Sering Muncul di Hidup Kita

Pengaruh Tipe Motor terhadap Keberhasilan Menggaet Gebetan

17 Juni 2020
Cewek Nembak Duluan Adalah Budaya Ketimuran dan Nggak Murahan terminal mojok

Cewek Nembak Duluan Adalah Budaya Ketimuran dan Nggak Murahan

18 Mei 2021
ada apa dengan cinta film indonesia 2000an maskulinitas gender nicholas saputra foto mojok, istri nicholas saputra

3 Film Indonesia Tahun 2000-an yang Menggugat Maskulinitas ala Generasi Baby Boomer

29 April 2020
Tak Hanya Nmax, Pengendara Mobil LCGC Tak Kalah Menyebalkan di Jalanan terminal mojok.co

Pengalaman Ikut Kursus Mengemudi Mobil, Antara Perlu dan Nggak Perlu-Perlu Amat

19 November 2020
Tips Ikut Kursus Mobil_ Ambil yang Jumlah Pertemuannya Sedikit terminal mojok

Tips Ikut Kursus Mobil: Ambil yang Jumlah Pertemuannya Sedikit

20 November 2021
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Gapura Segede Gaban Unesa Ketintang Berbanding Terbalik sama Fasilitasnya yang Serba Kekurangan

Gapura Segede Gaban Unesa Ketintang Berbanding Terbalik sama Fasilitasnya yang Serba Kekurangan

7 Desember 2025
5 Lagu Natal Underrated yang Wajib Diputar Agar Suasana Liburan Semakin Berwarna Mojok.co

5 Lagu Natal Underrated yang Wajib Diputar Agar Suasana Liburan Semakin Berwarna

7 Desember 2025
Pengalaman Transit di Bandara Sultan Hasanuddin: Bandara Elite, AC dan Troli Pelit

Pengalaman Transit di Bandara Sultan Hasanuddin: Bandara Elite, AC dan Troli Pelit

1 Desember 2025
Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang (Unsplash)

Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang dengan Pesona yang Membuat Saya Betah

4 Desember 2025
Telaga Madiredo, Telaga Underrated di Kabupaten Malang yang Meskipun Nggak Sebesar Sarangan, tapi Tetap Indah dan Pedagangnya Nggak Resek

Telaga Madiredo, Telaga Underrated di Kabupaten Malang yang Meskipun Nggak Sebesar Sarangan, tapi Tetap Indah dan Pedagangnya Nggak Rese

6 Desember 2025
Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang Mojok.co

Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang

5 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • ILUNI UI Gelar Penggalangan Dana untuk Sumatra lewat 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert
  • Lagu Sendu dari Tanah Minang: Hancurnya Jalan Lembah Anai dan Jembatan Kembar Menjadi Kehilangan Besar bagi Masyarakat Sumatera Barat
  • JogjaROCKarta 2025: Merayakan Perpisahan dengan Kemegahan
  • Lulusan S2 UI Tinggalkan Karier Jadi Dosen di Jakarta, Pilih Jualan Online karena Gajinya Lebih Besar
  • Overqualified tapi Underutilized, Generasi yang Disiapkan untuk Pekerjaan yang Tidak Ada
  • Eksan dan Perjuangan Menghidupkan Kembali Rojolele, Beras Legendaris dari Delanggu


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.