Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengaruh Tipe Motor terhadap Keberhasilan Menggaet Gebetan

Agung Baskara oleh Agung Baskara
17 Juni 2020
A A
Tipe Kepribadian Orang dalam Berkendara Motor yang Sering Muncul di Hidup Kita
Share on FacebookShare on Twitter

 

Sebagai seorang cowok, selain menjadi kendaraan sehari-hari, motor juga jadi salah satu barang yang biasa dipamerkan, minimal ke temen tongkrongan lah. Meskipun udah jadi rahasia umum kalo motor yang dipamerin itu motor pemberian orang tua, yang penting gaya aja dulu laaah.

Soal pamer-pamer itu, ada satu hal yang saya pikir disepakati banyak cowok pada umumnya. Motor bisa jadi tolok ukut kemachoan dan kekerenan cowok di mata cewek.

Iya iya, emang nggak semua cewek menilai cowok dari tampilan luar aja. Masih banyak yang mau dibonceng pake motor butut karena kadang rasa nyaman emang bisa ngalahin gaya-gayaan. Tapi akuin aja deh, tipe motor tetep punya pengaruh besar terhadap keberhasilan menggaet gebetan.

Cerita sedikit, saya adalah seorang penghobi motor. Beberapa motor sudah saya coba untuk kendaraan sehari-hari, kalo dihitung secara pasti, sejak kelas tiga SMA sampai kuliah semester enam total sudah lima kali saya berganti motor. Mulai dari motor bebek turunan dari orang tua, kemudian tiga kali berganti ke motor sport, 150cc sekali, 250cc dua kali, dan sekarang saya pengguna motor matic.

Dari pengalaman berganti-ganti motor itulah saya mendapatkan keyakinan soal besarnya pengaruh tipe motor terhadap keberhasilan mendapatkan gebetan. Saya bahas satu per satu deh.

Motor Bebek

Motor dengan perseneling manual tanpa ada kopling, dengan tingkat kenyamanan yang cukup baik karena jok motor panjang. Sebenarnya motor ini sudah mulai jarang dipakai oleh anak muda masa kini, kurang begitu diminati karena pergantian perseneling atau oper giginya yang manual membuat stabilitas motor kurang bagus, dan model fisiknya pun begitu-begitu saja tidak ada perubahan yang berarti sejak dahulu.

Cowok pengguna motor bebek dapat dipastikan tidak banyak gaya. Apabila cowok memiliki tipe gebetan yang gengsinya tinggi, sepertinya akan sulit digait dengan motor tipe ini. Tetapi cewek yang tidak neko-neko dan siap menerima apa adanya, masih bisa nih diajak kencan dengan si bebek ini.

Baca Juga:

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

Cinta Ditolak Gara-gara Kawasaki Athlete 125

Motor sport

Motor sport adalah motor yang yang laki banget. Kelebihannya sudah jelas, jika cowok mengendarainya akan kelihatan cool dan gagah, jauh lebih keren jika dibanding motor bebek. Jika melihat dari bodi fisiknya jelas tidak perlu diragukan lagi gagahnya, tetapi perlu diketahui, bahwa tidak semua cewek bisa naik motor sport dengan jok belakang yang rata-rata longsor atau curam.

Jok motor sport dengan sudut kemiringannya curam ini membuat penumpangnya cenderung nungging ketika dibonceng. Jadi bagi cewek pemalu atau kurang percaya diri agak sulit menerima kenyataan jok motor sport.

Motor matic

Motor sejuta umat. Motor ini sudah paling nyaman dalam segala spesifikasinya. Mulai dari dasboardnya yang bisa memuat barang banyak, untuk memfasilitasi cewek yang biasa belanja macem-macem. Kemudian tidak ribet oper gigi yang menambah kestabilan motor.

Paling unggul dari motor matic ini adalah joknya nyaman sekali, karena lebih lebar dibandingkan jok tipe motor lainnya. Apalagi matic dengan kelebihan helmet in, itu kalau cewek bonceng di belakang serasa duduk lesehan. Tipe matic dengan kenyamanan ekstra ini sangat fleksibel untuk menggait gebetan yang diincar.

Motor Vespa

Motor ini dua tahun belakangan baru naik-naiknya. Vespa menjadi pilihan anak muda masa kini, tampilannya yang classy membuat cowok banyak memilih vespa untuk melengkapi penampilannya. Tidak terlalu laki tetapi terlihat stylish, jika dilihat dari aspek kenyamanan vespa ini memiliki tingkat kenyamanan yang cukup tinggi.

Formulasi yang lengkap, kenyamanan dan style terdapat pada motor ini, untuk bergaya bisa, untuk memberikan kenyamanan juga bisa. Dengan kelebihannya itu cewek-cewek dipastikan nempel dengan mudah, hingga muncul stigma kalau pengguna vespa adalah tipe cowok fuckboy istilah keren dari playboy, karena saking mudahnya mencari dan berganti gebetan.

Motor-motor tersebut hanya sebagai sebuah penunjang saja, tidak bisa menjadi hal yang harus diutamakan apalagi patokan. Saran saya, lebih baik mencari gebetan yang memang sesuai dengan keadaan yang ada, dan jangan menyusahkan diri dengan mengada-ada, kalo gebetan yang diincar tidak didapat berarti belum jodohnya. Lalu untuk tipe cewek yang disebutkan di atas, itu hanya sample belaka, karena pribadi setiap cewek pasti berbeda-beda tidak bisa pandang sama.

BACA JUGA 5 Gaya Bonceng Motor yang Nggak Ada Akhlak dan tulisan Agung Baskara lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2020 oleh

Tags: cowokgebetantipe motor
Agung Baskara

Agung Baskara

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN Yk, konsentrasi jurnalistik.

ArtikelTerkait

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

4 Juni 2024
aksi

Kumpulan Kisah UwU di Balik Aksi Mahasiswa di Jakarta

26 September 2019
Kawasaki Athlete 125, Motor Ayam Jago Jadi-jadian kawasaki ninja 150 r kawasaki klx150 kawasaki w175

Cinta Ditolak Gara-gara Kawasaki Athlete 125

9 Juni 2023
Kena Ghosting Gebetan Jangan Khawatir, Ada Manfaatnya Terminal Mojok

Jadi Korban Ghosting Gebetan? Jangan Sedih, Berikut Manfaat yang Bisa Dipetik

9 Maret 2021
Kerugian Jadi Orang Posesif yang Nggak Ngasih Privasi ke Pasangan terminal mojok.co

Tak Kenal Maka Tak Sayang: Tapi Kalau Sudah Kenal Tapi Nggak Sayang-Sayang, Itu Gimana?

27 Agustus 2019
golongan darah

Cocoklogi: Adakah Relevansi Golongan Darah dengan Perilaku Tertentu Manusia?

12 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.