Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Daripada Nonton Bokep, Mending Nonton Serial Watchmen

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
23 November 2020
A A
watchmen mojok

watchmen mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya cukup kaget ketika melihat artikel Terminal Mojok yang berjudul “Film Bokep Adalah Tontonan dengan Skenario Paling Membosankan yang Pernah Ada”. Sebab, memang dari dulu hingga sekarang, yang dicari dari film bokep, ya hanya aksi panasnya saja. Perihal cerita, yang tak berlogika, rasanya tak pernah menjadi fokus utama film bokep. Sekali lagi, yang penting panas.

Mungkin ada, bokep yang diproduksi oleh art house, yang bisa menawarkan bokep dengan cerita yang baik. Tapi, ya untuk apa, kalau mau menikmati film atau serial dengan cerita yang baik, mending sekalian saja menonton serial Watchmen. Lagipula, baik bokep atau Watchmen, keduanya ditujukan untuk kalangan dewasa, kok.

Saya sendiri baru-baru saja menonton serial Watchmen, tergolong cukup telat memang. Padahal serial Watchmen dirilis pada Oktober 2019, dengan jumlah sembilan episode. Serial Watchmen ini diadaptasi dari komik DC. Untuk penontonnya, ditujukan untuk kalangan dewasa. Saat menontonnya, melalui HBO GO, yang terdapat pada website Mola TV, tertulis hanya untuk penonton dengan usia 21 tahun keatas.

Seperti halnya serial kepahlawanan yang dikhususkan untuk penonton dewasa, Watchmen memiliki banyak kelebihan dibandingkan serial kepahlawanan yang dikhususkan untuk remaja atau anak-anak. Hal ini mungkin saja terjadi karena dengan dikhususkan untuk penonton dewasa, maka semakin banyak pula cerita yang bisa dicoba. Berbeda dengan serial kepahlawanan untuk remaja atau anak-anak, ada beban ramah segala usia yang tidak bisa dihindarkan.

Selanjutnya, akan ada sedikit spoiler. Serius, sedikit.

Konflik cerita

Perihal konflik, serial Watchmen menawarkan konflik yang menarik. Saat baru memasuki episode pertama. Kita langsung disajikan flashback aksi brutal dari teroris white supremacy, yang mungkin terjadi sekitar puluhan tahun yang lalu. Setelah beberapa menit episode pertama berjalan, barulah serial Watchmen menuju cerita di tahun 2019.

Awalnya, saya berpikir bahwa flashback tersebut, adalah flashback untuk seru-seruan saja. Tapi, ternyata tidak. Flashback tersebut mengandung informasi penting yang nantinya akan berpengaruh akan episode-episode selanjutnya.

Secara cerita sendiri, premis dari Watchmen cukup sederhana, yaitu melawan teroris white supremacy, yang ternyata anggotanya mengalami regenerasi setiap zamannya. Bahkan teroris white supremacy tersebut memiliki misi untuk menguasai dunia.

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Saya sebagai Penonton Kagum dengan Produksi Drama Korea Selatan selain Pemeran dan Alur Ceritanya

Serial Beef: Marah-marah Struktural yang Sureal

Tentu saja, sebagai cerita kepahlawanan ada tokoh utama yang akan diplot sebagai penyelamat dunia. Tokoh tersebut awalnya saya kira bernama Angela Abar (Regina King), seorang polisi sekaligus detektif yang di kepolisian biasa dikenal dengan sebutan Sister Night.

Saat baru memasuki episode awal, dengan polosnya saya pikir tokoh Angela Abar yang akan menyelamatkan dunia, tapi ternyata tidak juga. Memang, untuk menyelamatkan dunia bukan tanggung jawab satu orang. Jadi siapa yang akan menyelamatkan dunia? Bisa disaksikan sendiri.

Perlahan tapi pasti, serial Watchmen akan memberikan berbagai informasi, terkait para tokoh, berbagai macam organisasi, dan kekuatan penting. Pada episode awal, serial ini memang terasa lamban, seperti menonton serial slow burn, tapi saat memasuki episode pertengahan, barulah akan terasa lebih menegangkan, dan berbagai pertanyaan yang didapatkan pada episode awal akan terjawab satu persatu.

Permasalahan keluarga

Sebagai serial kepahlawanan yang ditujukan untuk penonton dewasa, akan lebih seru jika ditambahkan dengan konflik yang disebabkan oleh keluarga. Permasalahan keluarga pada serial ini tidak seperti serial Jessica Jones, yang ibu kandungnya tiba-tiba hadir sebagai penjahat dan harus dilawan. Bukan juga seperti Itachi Uchiha yang menjadi martir untuk melindungi desa Konoha.

Saya tidak akan menceritakan masalah keluarga apa yang terjadi pada serial Watchmen, karena akan menjadi spoiler. Tapi, saya memastikan bahwa permasalah keluarga pada serial Watchmen, lebih dibuat dengan sederhana. Meskipun begitu, tetap saja berkesan.

Penokohan yang mantap

Selain Angela Abar, tokoh penunjang lainnya juga diberikan porsi yang tidak main-main. Ada tokoh Wide Tillman (Tim Blake Nelson) biasa dikenal dengan julukan Looking Glass. Awalnya, saya pikir Wide Tillman adalah tokoh biasa saja, hanya rekan dari Angela Abar. Tapi, ternyata saya kembali salah.

Wide Tillman ternyata pernah mengalami kejadian traumatis yang berpengaruh terhadap hidupnya saat itu. Bahkan, peristiwa traumatis tersebut, bukan hanya sebagai gimmick saja. Tapi, menjadi hal penting yang berkaitan dengan keseluruhan cerita dari serial Watchmen itu sendiri.

Selain itu, ada pula karakter Adrian Veidt (Jeremy Irons). Karakter Adrian Veidt juga memiliki peran yang sangat penting dari seluruh cerita Watchmen. Awalnya, karakter ini memang diperkenalkan secara tidak jelas. Pada episode awal, Adrian Veidt berlagak seperti raja, di istana yang luas. Seperti tidak ada nyambungnya dengan cerita Watchmen. Tapi, ternyata tidak. Memasuki episode akhir, penonton akan disajikan dengan aksi orang tidak jelas tersebut.

Berbagai karakter oke dan cerita yang luar biasa, ketika menyudahi menonton sembilan episode Watchmen, bahkan saya secara tidak langsung bertanya-tanya tentang banyak hal terkait esensi dari menyelamatkan dunia.

Pada akhirnya, Watchmen ini adalah serial yang memiliki alur cerita yang jelas, berlogika, dan sangat layak untuk diikuti dengan santai. Sama seperti film bokep, kesembilan episode Watchmen sangat cocok untuk dinikmati oleh kalangan dewasa. Jadi, daripada nonton bokep, mending nonton Watchmen.

BACA JUGA Deddy Corbuzier Harus Segera Rombak Dekorasi Studio Podcast-nya dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 November 2020 oleh

Tags: DC comicsozymandiasserialwatchmen
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Serial Animasi Disney+ tentang Antardimensi

3 Rekomendasi Serial Animasi Disney+ tentang Antardimensi

22 Mei 2022
Nyatanya, Keluarga Jepang seperti Chibi Maruko-chan Sudah Hampir Nggak Ada Terminal Mojok

5 Karakter Paling Menyebalkan dalam Serial Chibi Maruko-chan

12 Juni 2022

‘The Boys’: Series Superhero yang Bikin Saya Mencintai Eksistensi Saya sebagai Manusia Biasa

24 April 2021
coki pardede breaking bad crystal meth mojok

Mari Bersepakat bahwa Breaking Bad Adalah Sebaik-baiknya Serial Televisi

24 November 2020
5 Serial Netflix yang Bikin Berhenti Nonton bahkan Saat Episode Awal Terminal Mojok.co

5 Serial Netflix yang Bikin Berhenti Nonton bahkan Saat Episode Awal

25 April 2022
4 Alasan Serial Ms. Marvel Tak Boleh Dilewatkan Terminal Mojok

4 Alasan Serial Ms. Marvel Tak Boleh Dilewatkan

13 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.