Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Part Time di Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba

Umi Hartati oleh Umi Hartati
17 Januari 2024
A A
Part Time Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba Mojok.co

Part Time Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mereka yang pernah mengunjungi Jogja pasti tidak asing dengan Dagadu Jogja. Pusat oleh-oleh cinderamata khas Jogja ini melegenda dengan desainnya yang nyeleneh nan khas. Dagadu menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika wisatawan ke Jogja. 

Dagadu Jogja sudah berdiri sejak 4 Januari 1994. Gerai pertamanya terletak di lower ground Malioboro Mall. Nah, pada tahun 1997 Dagadu mulai merekrut mahasiswa untuk bekerja part time menjaga gerai. Mereka diberi nama Garda Depan alias Gardep.

Betul sudah kurang lebih 27 tahun pusat oleh-oleh ini menjalankan program part time. Jelas waktu yang tidak sebentar. Saya adalah salah satu alumninya. Saya Gardep Angkatan 49 atau masuk pada 2014 lalu. Selama part time di Dagadu Jogja saya memperoleh pengalaman yang berharga. Banyak sekali yang saya pelajari selama bekerja di Dagadu Jogja, benar-benar tidak menyesal pernah part time di sana. 

Rekrutmennya menantang, lebih menantang dari rekrutmen PNS

Untuk ukuran kerja part time, seleksi Gardep tergolong ketat. Tahapan-tahapannya mirip dengan seleksi PNS. Seleksi pertama, kalian akan wawancara dengan tim rekrutmen atau kalau di Dagadu Namanya Oblong Training. Wawancara ini harus melampirkan CV sekreatif mungkin. Saya ingat betul, CV paling menarik waktu itu dimenangkan oleh teman saya yang menulisnya di atas kaos oblong. Out of the box memang idenya.

Seleksi kedua adalah tes tertulis. Saya agak lupa tesnya meliputi apa saja. Yang jelas,  saya ingat ada tes pengetahuan tentang Dagadu, tentang Jogja, dan menerjemahkan Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia. Nah, dresscode pas melalui tahapan ini adalah formal ala pegawai kantoran.

Lolos tes tertulis, selanjutnya kalian akan melewati tes yang menurut saya paling menakutkan, yakni Focus Group Discussion alias FGD. Saya benar-benar deg-degan waktu itu karena kemampuan public speaking saya buruk. Waktu itu, saya dimasukkan dalam grup kecil yang beranggotakan sekitar 8-10 orang. Di sana, kita diberikan sebuah kasus yang harus dipecahkan dan diamati oleh para panelis. Syukurnya saya lolos. 

Tahap selanjutnya adalah wawancara dengan supervisor dan orang kantor. Di wawancara ini berjalan lancar aja, sih. Kebanyakan ditanya tentang diri sendiri. Setelah itu apakah rekrutmen selesai? Tentu belum.

Selanjutnya masih ada outdoor training, indoor training, dan magang. Outdoor training seru-seruan aja. Peserta dibagi kelompok-kelompok kecil lalu berjalan kaki dari Tugu Jogja hingga ke Gerai Dagadu di Alun-alun Utara. Di sepanjang perjalanan, banyak game-game seru.

Baca Juga:

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

Setelahnya lanjut ke indoor training. Waktu itu, saya menginap di Kaliurang. Di sana, saya belajar banyak banget. Belajar tentang product knowledge Dagadu, service excellent ke konsumen, dan belajar make up.

Terakhir adalah magang sebanyak 8 kali. Setiap magang ada target yang harus terpenuhi. Di magang ini setiap calon Gardep mendapatkan satu mentor. Setelah magang, baru deh pengumuman diterima atau tidaknya menjadi Gardep.

Lingkungan kerja Dagadu Jogja yang terstruktur

Lingkungan kerja di Dagadu Jogja menurut saya sangat terstruktur. Pertama, semua warga gerai wajib menerapkan empat kata sakti yakni permisi, maaf, minta tolong, dan terima kasih. Kedua, adanya reward dan punishment per angkatan, sehingga kekompakan setiap angkatan harus terjaga. Sebagai contoh, setiap angkatan mempunyai hak istimewa seperti datang telat kalau bentrok dengan jadwal kuliah, boleh berbagi shift sama teman, dan banyak lagi. Namun, kalau dalam satu angkatan ini melakukan kesalahan sebanyak tiga kali, maka hak istimewa satu angkatan ini akan dicabut sementara waktu.

Setiap bulan, ada reward untuk karyawan-karyawan berprestasi seperti yang rajin on duty paling awal, yang performance paling rapi, yang service excellent, dan banyak lagi. Selain itu, ada evaluasi angkatan setiap bulannya yang diberi nama internalan.

Tak berhenti di situ, saat ada angkatan yang selesai kontrak, dan ada angkatan baru yang dilantik ada kegiatan pisah sambut yang diberi nama wispel alias wisuda dan pelantikan. Jadi bakal memorable banget kerja di sana.

Punya teman bermacam-macam dari lintas kampus

Di Dagadu Jogja kalian bakal punya banyak teman dari berbagai kampus di Jogja. Ini banyak banget lho manfaatnya saat sudah lulus kuliah nanti karena punya banyak channel dimana-mana. Belum lagi, kalau beruntung, bisa dapat jodoh juga. Sudah terbukti banyak yang cinlok saat Gardep. 

Menurut saya part time di Dagadu memang digarap dengan serius. Tidak sekadar sebagai pelengkap, karyawan part time benar-benar terlibat sehingga banyak sekali pelajaran di dapat. Sebagai mahasiswa yang sehari-hari duduk di bangku kuliah, kesempatan ini jelas menjadi pengalaman berharga. 

Pandemi memang sempat membuat program part time ini terhenti. Namun lowongan ini kaan dibuka lagi lho, ini saya ketahui lewat hasil kepo di akun Instagram @infokarirdagadu. Ini jadi angin segar bagi para mahasiswa yang ingin merasakan part time yang serius.

Penulis: Umi Hartati
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Dari Tekyan Sampai Garangan: 40 Kata Slang Jogja yang Mulai Punah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2026 oleh

Tags: dagadu jogja. dagaduJogjaMahasiswamahasiswa part timepart time
Umi Hartati

Umi Hartati

Menulis adalah jejak hidup.

ArtikelTerkait

Malioboro Jogja Bau Pesing, Kuda Andong Bakal Pakai Popok (Unsplash)

Panduan Berwisata di Jogja agar Terhindar dari Pengalaman Buruk dan Kapok Kembali

29 April 2025
Daftar Kesaktian Sri Sultan HB X yang Tiada Tanding, Jelas Bakal Bikin Presiden Indonesia Iri! sultan jogja

Daftar Kesaktian Sri Sultan HB X yang Tiada Tanding, Jelas Bakal Bikin Presiden Indonesia Iri!

23 Februari 2024

Rekomendasi Film Berlatar Jogja: Ternyata Jogja Memang Romantis

31 Mei 2021
Jogja Memang Bukan Tempat Pensiun Ideal Orang Kota, Jangan Sampai Menderita di Daerah Istimewa

Jogja Memang Bukan Tempat Pensiun Ideal Orang Kota, Jangan Sampai Menderita di Daerah Istimewa

5 Februari 2024
Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten Mojok.co bogor

Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten

10 Mei 2024
4 Opsi Pekerjaan biar Dapat Pemasukan sambil Kuliah terminal mojok.co

4 Opsi Pekerjaan biar Dapat Pemasukan sambil Kuliah

8 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

27 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.