Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Citra Anime Makin Rusak Berkat Ulah Fandom Anime yang Norak!

Muhammad Haekal Ali Mahjumi oleh Muhammad Haekal Ali Mahjumi
8 Maret 2021
A A
Citra Anime Makin Rusak Berkat Ulah Fandom Anime yang Norak! terminal mojok.co

Citra Anime Makin Rusak Berkat Ulah Fandom Anime yang Norak! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Baru sebentar reda, tapi kontroversi Attack on Titan Season 4 kembali dibicarakan di seluruh jagat media sosial. Memang kritik itu penting agar kualitas tayangan tetap terjaga. Namun, sepenting itukah anime bagi kehidupan kalian? Masak, hanya gara-gara scene Eren tidak seakurat manga, akun studio pembuat kembali diserang sampai bikin debat hingga ribuan reply? Jujur saja, ke-toxic-an kalian malah bikin citra anime yang sudah bagus jadi turun drastis. Tidak hanya itu. Sebenarnya masih ada ulah-ulah sebagian fandom anime yang bukannya bikin kehadiran makin happy, malah jadi risih.

Berdasarkan informasi dari media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, Quora, maupun YouTube, berikut saya tuliskan ulah-ulah fandom anime yang norak karena tindakan mereka bikin orang makin ilfeel.

#1 Ekspektasi lebih dari manga reader

Tidak ada yang salah dengan berekspektasi. Silakan saja kalian berteori macam-macam untuk menebak tentang cerita berikutnya. Namun, yang saya sayangkan adalah ketika ekspektasi tidak sesuai realita, kalian malah tidak bisa berlapang dada dan memaki studio pembuat dengan cara yang kasar. Tulisan di atas saya tujukan untuk para manga reader yang berekspektasi tinggi, tapi tidak siap untuk kecewa.

Peristiwa ini saya dapatkan ketika menonton Attack on Titan Season 4. Setelah saya membandingkan chapter manga dengan salah satu episode anime, memang ada banyak perubahan seperti panel chapter dihapus, urutan cerita yang tidak sesuai, dan adegan yang tidak seakurat manga. Pertanyaan saya, kalau nasi sudah menjadi bubur terus kenapa?

Penonton anime only, mah santai aja karena penilaian bagus diberikan hanya dari cerita dan visual yang uhuy. Nah, pembaca manga nih yang bikin ribet karena ekspektasi mereka tidak sesuai realita dan bikin kecewa. Udah gitu tetep nyampah dan maki-maki studio pembuat karena mengecewakan. Kalau dianalogikan, manga reader ini sama kayak kita nembak orang. Sudah bikin rencana kalau diterima gebetan, eh malah ditolak. Nggak berhenti di situ, dia malah playing victim karena hatinya udah dibikin sakit. Hu… dasar bocah!

Padahal, perubahan adegan di manga ketika dianimasikan sering terjadi sejak lama karena beberapa hal. Bisa karena permintaan mangaka, masalah durasi TV, masalah produksi, maupun arahan dari sutradara yang bertanggung jawab. Harusnya dari penjelasan saya di atas, bisa dipikir ulang biar nggak komen sembrono.

#2 Etnosentrisme fans

Kebalikan dari penjelasan pertama, di sini wibu memuji anime kesukaan mereka, tapi justru bikin orang risih. Gimana nggak risih? Mereka aja nyombong-nyombongin sambil ngejek kalau tontonan selain dia adalah tontonan berselera rendah. Ketemu orang dengan sifat kayak gini di dunia nyata saja bikin capek, apalagi dari dunia maya yang tidak terkontrol aktivitasnya.

Contohnya seperti kelakukan fandom anime Kimetsu no Yaiba. Anime tersebut memang bagus dari segi animasi serta mampu memenangkan beberapa penghargaan. Sayang, kehebatan tersebut tidak diimbangi oleh sebagian fandom mereka yang menyombongkan diri dan meremehkan anime lain. Bahkan, anime legendaris seperti One Piece, Naruto, dan Dragon Ball dianggap rendahan dari Kimetsu no Yaiba.

Baca Juga:

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Tolonglah, animenya masih belum nyampe 50 episode dan alur cerita masih terus berjalan. Kalau bandingin grafis juga tidak apple to apple.  Kimetsu no Yaiba dibuat per season, sedangkan anime legendaris dibuat kejar tayang per minggu makanya kualitas visualnya kalah jauh.

Ada lagi ulah fandom dari Jojo’s Bizarre Adventure. Mentang-mentang anime tersebut bagus, sampai seisi dunia disebut Jojo’s Reference. Musik bagus dibilang Jojo’s Reference, gerakan senam pagi dibilang Jojo’s Reference, sampai adegan fight di anime lain dibilang, “Wow, is this Jojo’s Reference?”

Ketika ada orang nggak suka Jojo’s karena alasan tertentu, malah dibilang aneh terus diajak debat sampai ngaku kalau Jojo’s Bizarre Adventure adalah anime terbaik se-planet Namex.

#3 Dibawa jadi masalah serius

Untuk penjelasan terakhir saya mengambil sampel dari fandom barat. Mengapa demikian? Pasalnya, yang mereka suka bertolak jauh dari kita yang dari Asia. Fandom anime yang saya bahas berikut adalah mereka pengikut anime Boku no Hero Academia.

Tidak bisa didebatkan lagi jika Boku no Hero Academia diminati banyak orang karena cerita yang tidak hanya berfokus ke karakter utama dan dibantu dengan animasi terbaik dari studio pembuat. Dengan karakter utama masih bocah SMA dan bertema superhero membuat anime ini disenangi dari kalangan bocah hingga remaja. Sayang, meskipun sudah dibuat alur cerita dengan bagus, tapi masih saja ada yang tidak setuju karena perbedaan pemahaman.

Mereka para fandom Boku no Hero Academia selalu menginginkan permintaan mereka dibuat oleh Kohei Horikoshi. Namun, menurut saya, permintaan mereka justru membuat masalah baru karena tidak sesuai dengan budaya orang timur.

Sangat disayangkan ketika fandom malah menjadi musuh utama anime. Padahal keberadaan fans dibutuhkan dalam bentuk positif seperti menonton secara legal, membeli merchandise resmi, dan lebih bagus lagi beli manganya dalam bentuk buku biar mangaka lebih semangat bikin cerita.

Mau mengkritik juga nggak masalah, asal tahu cara kritik dengan baik, biar orang lain menganggap kalian juga berakhlak dan nggak malu-maluin. Namun, kalau tetap kayak gitu, jangan nyalahin ketika ada yang ngomong, “Ava anime argumennya nggak valid!”

BACA JUGA ‘Jujutsu Kaisen’ Harusnya Masuk Daftar Best Anime 2020 dan tulisan Muhammad Haekal Ali Mahjumi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: animefandom
Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Seorang lulusan Ilmu Sejarah yang kini berlabuh di semesta data. Jika dulu sibuk membedah narasi masa lalu, kini tekun mengolah angka untuk membaca pola masa depan.

ArtikelTerkait

5 Profesi buat Uzumaki Naruto kalau Pensiun Dini Jadi Hokage terminal mojok.co

Sebelum Boruto, Ada Dragon Ball GT yang Sama Ampasnya

27 November 2020

Pesan Cinta untuk para Wibu yang Sering Mengandaikan Jepang Menang PD-II

7 Juni 2021
Anime Haikyuu! Itu Menyebalkan karena Memaksa Saya Bermimpi Lagi terminal mojok.co

Nama Besar Studio Nggak Menjamin Kualitas Anime

19 Desember 2020
Daftar Kombinasi Tokoh Anime yang Cocok Jadi Paslon Kepala Daerah terminal mojok.co

Daftar Kombinasi Tokoh Anime yang Cocok Jadi Paslon Kepala Daerah

13 Desember 2020
kurama Jangan-jangan Pemerintah Kita Kena Genjutsu Mata Bulan alias Eye of The Moon Madara naruto tsuki no me mojok.co

Apakah kalau Naruto Mati Akan Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan?

23 Oktober 2020
Berkenalan dengan Profesi di Balik Produksi Anime

Berkenalan dengan Profesi di Balik Produksi Anime (Bagian 1)

22 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.