Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Cara Gampang Mendapat Ide Tulisan Bermodal Kuota 100 MB

Erwin Setia oleh Erwin Setia
2 April 2020
A A
maman suherman cara mencari ide tulisan cara mendapat ide tulisan gimana caranya nulis tulisan yang laku rame dibaca disukai orang cara menembus mojok.co

maman suherman cara mencari ide tulisan cara mendapat ide tulisan gimana caranya nulis tulisan yang laku rame dibaca disukai orang cara menembus mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu hal yang paling banyak dikeluhkan oleh penulis atau orang yang mengaku-aku penulis adalah soal ide. Mereka bertanya-tanya bagaimana caranya mendapat ide tulisan segampang mencari rumput di sabana. Sebagian mereka bertanya soal itu dengan mimik muka serius seolah-olah ketiadaan ide bakal membuat mereka mati beberapa detik kemudian. Sebagian lagi bertanya setengah serius karena mereka tak sungguh-sungguh ingin mengetahuinya.

Pada kesempatan ini, saya selaku orang yang suka menulis tapi masih kurang sreg disebut “penulis” akan membocorkan beberapa cara agar Anda, para penulis sekalian, tidak kelimpungan menemukan ide tulisan. Poin-poin yang akan saya sebut barangkali pernah Anda dengar, tidak istimewa, atau terkesan mengada-ada. Saya memang tak hendak menyuguhkan sesuatu yang spesial, yang akan membuat pembaca langsung takjub atau memuji nama saya 24 jam penuh.

Ini adalah sesuatu yang biasa-biasa saja, sesuatu yang mungkin akan Anda lupakan dalam sekejap, tak akan terpatri abadi di hati. Lagi pula “menulis adalah kerja untuk keabadian” terdengar seperti nonsens. Tapi tak apalah. Sila Anda baca dengan saksama maupun tak saksama. Tak perlu dicatat apalagi dihafal karena ini bukan omongan bos tatkala rapat, bukan pula ayat Al-Quran. Mari….

#1 Simak Google Trends, trending topic di Twitter, dan artikel-artikel terpopuler di media daring

Google, mesin pencari terbesar sedunia, punya lini khusus untuk memudahkan Anda mengetahui info-info terkini yang populer. Anda akan tahu apa saja yang sedang banyak orang bicarakan dan menjadi pusat perhatian. Anda bisa klik https://trends.google.com untuk mengetahui apa yang paling banyak warganet sejagat raya cari di sana. Semesta Twitter juga menyediakan fitur Trending Topic untuk menemukan topik apa yang lagi hangat-hangat pelukan kekasih. Di Twitter, Anda bahkan bisa tahu apa yang lagi dibicarakan orang Puerto Rico atau Accra tanpa harus pergi ke Afrika dan Amerika.

Media-media daring semisal Detik, Tirto, Kumparan, hingga Mojok juga menampilkan tulisan terpopuler per harinya. Tulisan-tulisan terpopuler itu bisa Anda baca dan ikuti, bukan hanya sebagai pemantik ide, tapi juga jalan pintas menjadi pribadi yang senantiasa terbarukan.

#2 Stalking akun-akun shitpost dan meme

Suatu kali Jokowi menyarankan agar universitas di Indonesia membuat fakukltas media sosial dan jurusan meme. Itu menandakan apa? Bukan, bukan menandakan bahwa presiden kita kerap membahas hal-hal tak penting. Mana pernah Jokowi melakukan hal-hal unfaedah? Itu menandakan bahwa eksistensi meme—dan tentu shitpost—tak patut dipandang sebelah mata. Keduanya bisa menghibur, membuat kita menertawakan dunia sepuas-puasnya, dan mendatangkan ide tulisan. Soal meme musyawarah nasional PAN yang ricuh, misalnya. Bukankah itu salah satu pelecut Agus Mulyadi bisa menulis esai kocak yang bahkan dipuji seorang Nezar Patria? Untuk itulah, mulai dari sekarang, Anda perlu memperbanyak stalking akun-akun shitpost dan meme.

#3 Rajin baca komentar warganet

Tahukah Anda, kehadiran kolom komentar adalah berkah yang tepermanai. Kita layak mengaturkan puja-puji dan berjuta terima kasih kepada orang pertama yang mencetuskan ide pengadaan kolom komentar di medsos-medsos dan situs web. Di kolom komentar, kita seperti makan permen Nano Nano—rame rasanya. Kita bisa dibuat nyengir, terbahak, kesal, sedih, hingga merasa tercerahkan. Pernahkah Anda membayangkan situs Mojok tanpa kolom komentar? Saya jamin Mojok tak akan semaju sekarang kalau kolom komentar tak pernah ada.

Di kolom komentar, kita bisa mendapatkan banyak kejutan yang meletup-letup. Dan ini adalah kabar gembira buat Anda, para penulis yang semoga senantiasa dirahmati Allah. Cobalah Anda langsung simak kolom komentar tulisan terpopuler sepanjang masa di Mojok, “Sidang MK Hari Ini Akhirnya Membuat Jokowi Menangis”. Ada lebih dari 3.000 komentar di sana, 3.000+ komentar yang bisa Anda buat jadi 3.000+ tulisan, asalkan Anda mau sedikit berpikir kreatif. Salah satu komentar berbunyi begini: “Saya ikut deg-degan, panik, dan cemas….” Itu bisa Anda ubah ke dalam bentuk tulisan berjudul “Kiat Membuat Orang Panik dan Cemas ala Agus Mulyadi”. Ada 2.999+ komentar lagi yang bisa Anda jadikan bahan tulisan.

Baca Juga:

Kenapa Mahasiswa Jurusan Sastra Justru Jarang Jadi Penulis?

3 Tips Ampuh untuk Kalian yang Bingung Mencari Tema Tulisan dari Redaktur Mojok

#4 Menyimak obrolan di grup WhatsApp

Sebagian besar percakapan di grup WhatsApp memang tak berguna dan karena itulah saya membisukan kebanyakan grup WhatsApp yang saya ikuti. Namun, setelah saya pikir-pikir, agaknya kelewat ceroboh menganggap grup-grup WhatsApp beserta segala obrolan di dalamnya tidak berfaedah. Ternyata obrolan di grup WhatsApp ada pula faedahnya, di antaranya sebagai ide tulisan.

Saya sering melihat teman segrup yang doyan nge-share meme-meme jadul (seolah-olah di tempat dia berada, waktu terlambat bergerak selama tiga bulan) dan teman segrup yang muncul di grup cuma dalam bentuk stiker alias nggak pernah memanfaatkan emot atau tulisan. Dua hal itu dan hal-hal unik lainnya yang kita temukan di grup WhatsApp bisa diangkat menjadi topik tulisan. Bagaimana caranya? Tambahkan saja frasa “Menebak Isi Kepala” + masalah yang akan dibahas. Umpamanya “Menebak Isi Kepala Orang yang Sering Nge-share Meme Jadul di Grup WhatsApp” atau “Menebak Isi Kepala Orang yang Cuma Nyebar Stiker di Grup WhatsApp”.  “Menebak Isi Kepala” hanya contoh, Anda bisa mengubahnya menjadi “Menebak Isi Kolor”, “Menebak Isi Usus Dua Belas Jari”, dan lain sebagainya.

***

Sebenarnya saya masih bisa menyebutkan 927 cara lain mendapatkan ide tulisan bermodal kuota internet 100 MB (atau kurang dari itu). Tapi cukuplah empat saja karena berlebihan bukanlah hal baik dan empat adalah angka baik. Anda bisa melakukan empat cara di atas sekarang juga, tanpa perlu kuota banyak-banyak. Jadi, tidak lagi ada alasan “kehabisan ide” dan semacamnya. Lagi pula, tanpa kuota internet sebetulnya kita juga bisa mendapatkan ide tulisan. Misalnya dengan mengamati kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan atau memperbanyak ngaca atau memperbanyak istigfar karena boleh jadi dosa-dosa Anda yang membuat Anda kesulitan mendapatkan ide tulisan. Astaghfirullah.

BACA JUGA 5 Keutamaan Menjadi Pembaca Mojok yang Tak Bakal Anda Temukan di Kitab Fadhail A’mal dan tulisan Erwin Setia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 April 2020 oleh

Tags: ide tulisanPenulistema tulisan
Erwin Setia

Erwin Setia

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

ArtikelTerkait

Wawancara Saya Bareng Tuyul Peliharaannya Seto Wicaksono Untuk Seto Wicaksono, Penulis yang Nyambi Karyawan Swasta dan Disangka Melihara Tuyul

Untuk Seto Wicaksono, Penulis yang Nyambi Karyawan Swasta dan Disangka Melihara Tuyul

8 Maret 2020
Nggak Selamanya Orang yang Hobi Nulis Itu Lancar Ngerjain Skripsi terminal mojok.co

Menulis kok buat Dapat Honor? Aneh!

1 Desember 2020
Tipikal Komentator Tulisan di Terminal Mojok dan Cara Penulis Menanggapinya

Tipe Komentator Tulisan di Terminal Mojok dan Cara Penulis Menanggapinya

24 Maret 2020
Kerja Sampingan Jadi Penulis Boleh Saja, tapi Jangan Kerja Sembarangan

Kerja Sampingan Jadi Penulis Boleh Saja, tapi Jangan Kerja Sembarangan

23 April 2024
Sarjana Sastra Inggris Percuma Kuliah, Kursus Aja Udah Cukup (Unsplash)

Krisis Eksistensialis dan Nestapa Kehidupan Sarjana Sastra Inggris, Dikatain Mending Kursus Aja Udah Cukup ketimbang Kuliah

12 Januari 2024
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis

20 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

6 Maret 2026
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

Honda Vario 125 Generasi Keenam, Motor dengan Desain Gagah tapi Kualitasnya Ampas

4 Maret 2026
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

Vario Street Adalah Gebrakan Sia-Sia dari Honda: Niatnya Ingin Sporty, Malah Kelihatan Basi  

7 Maret 2026
Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

4 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik “Hama”, Tapi Tetap Dihina Keluarga
  • Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan
  • Duka Dianggap Hanya Terjadi saat Menangis, padahal Perasaan Sedih Bisa Muncul secara Random dan Absurd
  • Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja
  • Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”
  • “Dosa Kecil” Pemicu Masalah Keuangan tapi Kerap Dilakukan, Bikin Uang atau Gaji Berapa pun Terasa Kurang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.