Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mengingat Kembali Legenda yang Hilang di Kaliurang dan Parangtritis Jogja Bernama Bus Baker dan Bus Jatayu

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
23 April 2024
A A
Ilustrasi Legenda yang Hilang di Jogja Bernama Bus Baker dan Jatayu (Unsplash)

Ilustrasi Legenda yang Hilang di Jogja Bernama Bus Baker dan Jatayu (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja pernah memiliki dua bus, yaitu bus Baker dan bus Jatayu, yang menjadi legenda. Sayang, keduanya “mati” karena laju sebuah zaman. Berikut adalah kisah mereka.

Mengulik kisah di Kota Jogja memang nggak ada habisnya. Sebagai kota pelajar, budaya, dan wisata bikin Jogja punya segudang cerita. Itu terangkum dalam satu bait lagu Yogyakarta dari Kla Project, “Masih seperti dulu, setiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna.”

Salah satu kenangan yang cukup berkesan adalah soal transportasi umumnya. Di tulisan sebelumnya, saya sudah menulis soal salah satu angkutan umum yang melegenda yang berjudul “Colt Kampus, Legenda Penyelamat Mahasiswa UGM yang Hendak Berangkat Kuliah”. Pada kali ini, ada moda transportasi umum di Jogja yang nggak kalah melegenda, yang dulu juga berjaya.

Jauh sebelum adanya Trans Jogja, Sebelum koperasi-koperasi bus macam Kopata, Aspada, dan Kobutri yang sangat terkenal, ada bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang juga melegenda. Ada banyak sebetulnya PO bus di Jogja yang menghubungkan kota dengan daerah lain di utara, selatan, timur, dan barat. 

Bus Baker, bus legendaris di jalur Kaliurang

Pertama, PO bus Baker yang populer dan merajai jalur Jogja ke utara yakni Jogja-Kaliurang. Bus ini punya kisah nostalgianya tersendiri bagi para penumpangnya. 

Sesuai namanya, Bus Baker ini dioperasikan oleh PT Baker yang ternyata adalah sebuah akronim dari Badan Angkutan Kerjasama Ekonomi Rakyat. PO yang berdiri sekitar tahun 50-an ini dulu namanya NV Baker atau Naml Venothub Baker. Logonya sayap dengan bulatan di tengah bertuliskan Baker, hampir mirip dengan logo bus Mayasari Bakti. Apakah ada hubungan antar 2 bus itu? Entah juga.

Awalnya, bus Baker punya banyak trayek, termasuk di seputaran Jogja. Baru tahun 70an, Baker membuka trayek dari kota Jogja ke Kaliurang. Trayek legendaris ini konon dapat bertahan selama seperempat abad, berarti sampai tahun 90an akhir atau 2000an awal. Bagi orang-orang tua atau yang pernah kuliah atau sekolah di Jogja pada tahun-tahun tersebut, pasti nggak asing dengan bus Baker ini.

Pada era tersebut, bus Baker menjadi saksi yang menyaksikan riang gembiranya kenangan yang tercipta dari pada pemuda-pemudi Jogja yang berwisata ke Kaliurang. Yang pernah naik pasti punya kisah dan nostalgianya tersendiri. Di akhir 90an, bus Baker mulai kehilangan pamornya. Mereka sempat bertahan dengan beberapa armada bus saja dengan nama Baker Putra sebelum akhirnya benar-benar harus disuntik mati.

Baca Juga:

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Bus Jatayu, legenda trayek Jogja Parangtritis

Yang kedua adalah bus Jatayu yang melegenda di jalur Jogja ke selatan, yakni Jogja-Parangtritis. Bus Jatayu yang dikenal sekarang adalah jasa transportasi yang menyediakan bus untuk pariwisata padahal dulunya Jatayu hanya melayani angkutan umum jarak pendek.

PO Jatayu berdiri pada 1969 dan di awal hanya melayani trayek pendek atau yang di dunia perbusan sering disebut dengan AKDP dengan rute seperti Jogja-Kretek PP, Jogja-Srandakan PP, Jogja-Solo PP, dan yang paling melegenda adalah jalur Jogja-Parangtritis PP. Di awal berdirinya, Jatayu memakai sasis Chevrolet C50 yang saat itu banyak dipakai oleh bus-bus di Indonesia. Pada perkembangannya, PO Jatayu pun pernah membuka trayek jarak jauh antar provinsi.

Bus Jatayu termasuk yang jurusan Srandakan dan Parangtritis terakhir, mengaspal sebagai bus publik atau angkutan umum pada 2002 dan kemudian hanya tinggal jadi kenangan. Nasibnya sama seperti angkutan umum lain yang juga harus menepi karena jumlah penumpang dan peminatnya yang terus menurun karena orang-orang lebih memilih naik kendaraan pribadi apalagi semakin praktisnya ojek dan taksi online.

Nasib bus Baker dan bus Jatayu mirip sama colt kampus. Mereka menjadi legenda yang hidup di budaya tutur. Orang-orang tua yang merasakan masa gemilang angkutan umum khususnya bus di Jogja pasti sering meromantisasi kisah-kisah tersebut yang punya segudang kenangan entah bersama teman, mantan pacar, dan juga mantan pacar yang sekarang jadi suami atau istrinya.

Penulis: Rizqian Syah Ultsani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mengenang Bus Baker yang Legendaris: Andalan Warga Jogja Buat Mengarungi Kaliurang yang Kini Tinggal Nama

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2024 oleh

Tags: bus bakerbus jatayuJogjakaliurangparangtritistrans jogja
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

Wedang Ronde vs Bandrek Bu Dewarsi Pusaka Lidah Orang Jogja (Unsplash)

Bandrek Bu Dewarsi vs Wedang Ronde, Adu Mekanik Minuman Tradisional dan Pusaka Lidah Orang Jogja

3 Agustus 2024
Nasi Goreng Geprek, Combo Kenikmatan Terbaru dari Olive Fried Chicken

Nasi Goreng Geprek, Combo Kenikmatan Terbaru dari Olive Fried Chicken

22 November 2023
Solo di Mata Orang Jogja: Solo Dipandang Rendah, tapi Lebih Menjanjikan

Solo (Layak) Mulai Melesat, Jogja Perlahan (dan Pasti) Ditinggal Wisatawan

26 Januari 2023
Jogja Hanya Cocok untuk Tempat Singgah, Kurang Nyaman Jadi Tempat Menetap Mojok.co

Jogja Hanya Cocok untuk Tempat Singgah, Kurang Nyaman Jadi Tempat Menetap

25 Oktober 2024
Perempatan Mirota Godean Jogja: Ruwet dan Problematik Sejak Dulu

Perempatan Mirota Godean Jogja: Ruwet dan Problematik Sejak Dulu

2 Juli 2024
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

31 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Bukber Berkedok Reuni Itu Scam- Arena Bunuh Teman (Unsplash)

Bukber Berkedok Reuni Itu Seperti “Scam”: Adu Outfit, Adu Gaji, Adu Kerjaan, Ujung-ujungnya Adu Nasib

1 Maret 2026
Vespa Matic, Motor Paling Tidak Layak untuk Dibeli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

1 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Malang Kota Wisata Parkir, Tiap Sudut Kota Kini Dikuasai Tukang Parkir Semakin Nggak Nyaman

Bayar Parkir Liar di Malang: Nggak Dijagain, tapi Sungkan kalau Nggak Dibayar

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.