Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

BRI Ambunten Sumenep Mengajarkan Saya Arti Kesabaran

Zubairi oleh Zubairi
28 Mei 2023
A A
BRI Ambunten Sumenep Mengajarkan Saya Arti Kesabaran

BRI Ambunten Sumenep Mengajarkan Saya Arti Kesabaran (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ibarat seorang kekasih, seandainya BRI Ambunten Sumenep adalah wanita penyemangat dalam hidup saya yang selalu bikin saya bahagia, tentu saya tak akan segan melantunkan lagu “Kesempurnaan Cinta” milik Rizky Febian. Berada di pelukanmu, mengajarkanku apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cintaaa…

Sayangnya, karena BRI Ambunten Sumenep bukan kekasih saya dan saya sering dibuat kecewa, yang terngiang di pikiran saya adalah kebalikan dari lagu Rizky Febian. Berada di sisimu, mengajarkanku apa artinya ketabahan, kesabaran, yayaya…

Lha, kok bisa? 

Antrean nasabahnya juara satu

Tiap kali lewat depan BRI Ambunten Sumenep, saya kadang mikir, kok bisa ya yang mengantre di bank ini sampai sebanyak ini? Wah, kalian perlu tahu, Gaes, bahwa yang antre di bank ini bukan cuma orang-orang yang duduk di kursi di dalam bank, tapi juga yang di luar bank. Di luar bank, ada nasabah yang duduk di atas motornya, ada yang menopang dagu di kursi plastik, dan pastinya lebih banyak yang menunggu sambil berdiri. 

Entah apa yang sedang diurus para nasabah ini, saya nggak tahu. Intinya, setiap hari, di jam operasionalnya, BRI Ambunten Sumenep nyaris nggak pernah sepi. Apalagi di pagi hari, wah, sesak betul. Dibandingkan BRI Pasongsongan dan Ganding, untuk urusan antrean, BRI Ambunten jawara pertama. 

Maka kayaknya nggak berlebihan kalau saya bilang BRI Ambunten masuk dalam kategori bank yang ampuh menguji kesabaran para nasabah. Tolonglah untuk para petinggi BRI, berikan penghargaan kepada bank cabang Ambunten Sumenep ini. Sebab, para karyawan di sini mampu menarik warga Ambunten untuk bikin rekening di sini. Dan tentu saja karyawan di bank cabang ini bekerja keras melayani nasabah yang rela mengantre panjang.

ATM-nya sering nggak ada uangnya

Sekitar satu minggu yang lalu, saya hendak mengambil uang di BRI Ambunten Sumenep. Seperti biasa, saya menunggu antrean ATM dengan sabar.

Orang yang lebih dulu masuk ke ATM telah keluar, dia berjalan sambil memasukkan kartu ATM-nya ke dalam dompet. Giliran saya yang masuk ke ATM. Celaka. Setelah saya memasukkan pin, layar di hadapan saya memberitahukan kalau transaksi yang saya lakukan gagal. Saya coba lagi, tapi tetap saja hasilnya nihil. 

Baca Juga:

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

Saya lalu keluar dari ATM, membuka aplikasi BRImo karena penasaran. Lha, saldo saya ada, kok, tapi kenapa saya nggak bisa ambil uang? Usut punya usut, ternyata bukan saldo saya yang nggak cukup, melainkan mesin ATM-nya yang nggak ada uangnya. Wqwqwq.

Mungkin mesin ATM BRI Ambunten Sumenep sudah lelah. Tiap hari, dia diserbu para nasabah yang mengambil uang. Maka wajar kalau uang di dalam mesin ATM juga cepat ludes.

ATM-nya sering diperbaiki

Tak jarang, setiap kali saya lewat di depan BRI Ambunten Sumenep, saya melihat satpam dan orang-orang tertentu keluar masuk ATM. Sekilas, mesin ATM sedang dibongkar. Entah karena rusak atau mereka cuma mau mengisi uang, saya nggak paham. Namun, beberapa kali saya mendapat jawaban dari satpam kalau ATM-nya masih diperbaiki dan sementara waktu nggak bisa mengambil uang di sana. 

Kejadian ini nggak cuma sekali saya alami, tapi pernah beberapa kali, lho. Untungnya ATM ini terbuat dari mesin, ha kalau dia bisa ngomong kayak manusia, dia pasti sudah mengeluh dan pengin cepat-cepat pensiun saja. Lagi-lagi seperti yang saya bilang sebelumnya, ada kemungkinan mesin ATM sudah lelah lantaran diserbu para nasabah yang tak sedikit jumlahnya setiap hari.

Itulah sekilas mengenai BRI Ambunten Sumenep yang mengajarkan saya arti kesabaran. Kesabaran yang sesungguhnya ya kayak gini. Saat lagi nggak punya uang dan mau ambil uang, eh, tapi ada aja masalahnya.

Penulis: Zubairi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Kejadian Memalukan yang Pernah Saya Alami Saat di Bank.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2023 oleh

Tags: atmBank Rakyat Indonesiabrimadurasumenep
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura Mojok.co

Surabaya Lebih Jago Memanfaatkan Jembatan Suramadu daripada Bangkalan Madura

14 April 2024
Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

16 April 2022
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Desa Jangkar Bangkalan, Desa Paling Angker di Madura, Orang Meninggal di Desa Ini Pasti Gentayangan!

Desa Jangkar Bangkalan, Desa Paling Angker di Madura, Orang Meninggal di Desa Ini Pasti Gentayangan!

7 Maret 2024
Senjakala Kapal Penyeberangan Surabaya-Madura: Ditinggalkan para Penumpang Sejak Ada Jembatan Suramadu

Senjakala Kapal Penyeberangan Surabaya-Madura: Ditinggalkan para Penumpang Sejak Ada Jembatan Suramadu

1 Maret 2024
Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

8 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.