Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Betapa Tidak Pentingnya Mengingat Nama-nama Menteri Saat Ini

Suzan Lesmana oleh Suzan Lesmana
29 Desember 2020
A A
Betapa Tidak Pentingnya Mengingat Nama-nama Menteri Saat Ini terminal mojok.co

Betapa Tidak Pentingnya Mengingat Nama-nama Menteri Saat Ini terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“Reshuffle lagi, Pah?” tanya perempuan berusia 38 tahun itu dari dapur rumah kami sambil tangannya tak lepas dari wajan berisi ikan yang sedang digoreng kering, lauk kami siang itu. Ya, istri saya ikut bereaksi saat Jokowi kembali mengumumkan perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju, pada Selasa (22/12). Meski saat itu ia hanya mengajukan pertanyaan sambil lalu, tapi sepertinya pertanyaan tersebut mewakili banyak pertanyaan atau penasaran banyak orang.

Ada yang luar biasa kali ini. Apa itu? Dari enam nama menteri yang dipilih, masuk nama Sandiaga Uno. Maka lengkaplah sudah pasangan calon presiden dan wakil presiden RI tahun 2019. Dulu lawan, sekarang menjadi kawan dalam satu biduk perahu.

ADVERTISEMENT

Saya pribadi tak akan usil bin nyinyir siapa pun yang dilantik oleh Jokowi. Meski banyak meme berseliweran di medsos tentang paket “islah” dua kubu yang dulu didukung penuh oleh kelompok yang akrab disebut cebong dan kampret itu. “Happy Ending Story,” begitu meme yang memotret gambar Jokowi, Kiai Ma’ruf, Prabowo, dan Sandi dalam satu bingkai meme foto hitam putih.

Justifikasi reshuffle kali ini berusaha saya cerna dari banyak alasan. Mulai karena koordinasi lintas kementerian, memperkuat sinergi, perbaikan manajerial pemerintahan, hingga ada menteri yang terjerat korupsi.

Tampaknya reshuffle kabinet sudah menjadi hal yang biasa bagi Pakde. Sejak ia diangkat jadi Presiden Indonesia tahun 2014, fenomena reshuffle kabinet sudah menjadi “kenormalan baru”, kalau meminjam terma pandemi Covid-19.

Tercatat sejak 2014, Jokowi telah lima kali mereshuffle kabinetnya, yakni 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, 15 Agustus 2018, dan terakhir 22 Desember 2020 lalu.

Di benak saya, yang terbayang adalah betapa para siswa zaman now akan sangat kesulitan jika ditanya nama-nama menteri beserta nomenklatur jabatannya. Tidak akan semudah menjawab pertanyaan nama-nama ikan pastinya. Ya iyalah, lima kali reshuffle, Bro. Puluhan nama takkan mudah dihafal.

Ingatan saya pun menerawang kembali masa masih duduk di bangku SD hingga SMA sekitar tahun 1980 hingga 1992 di sebuah kota kecil bernama Plaju. Mungkin pembaca tidak familiar dengan nama Plaju. Namun, jika saya menyebut Palembang, saya yakin kernyit di kening pembaca akan berkurang. Pastilah, penganan pempek atau empek-empek muncul dalam otak terkoneksi ke lidah pembaca yang saya yakin mulai menahan liur.

Baca Juga:

Menangisi Menteri yang Kena Reshuffle Itu Konyol!

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Saya tidak akan membincangkan pempek lebih dalam, mungkin nanti. Saya fokus kembali dengan nama menteri. Saat saya bersekolah dulu, nama-nama menteri menjadi materi yang sering ditanyakan oleh bapak/ibu guru saya, khususnya dalam ulangan mata ajar Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSBB). Mayoritas sudah menghafalnya, sangat hafal malah.

Bagaimana tak hafal, poster para menteri dalam Kabinet Pembangunan III hingga VI sangat mudah ditemukan di dinding sekolah bersama poster-poster pahlawan nasional lainnya. Di rumah saya pun ditempel poster serupa yang dibelikan ayah di toko buku daerah Simpang Kayu Agung, Plaju. Otomatis gambar sang menteri beserta nomenklatur jabatannya terbaca dengan baik.

Yang paling saya hafal hingga kini adalah Harmoko sang Menteri Penerangan tiga periode masa Soeharto dan BJ Habibie sang Menristek yang fenomenal hingga akhirnya menjadi Presiden RI ketiga itu.

Namun, sejak zaman Gus Dur sebagai Presiden, saya sudah tak hafal lagi nama-nama menteri. Hingga kini. Entah karena usia yang bertambah, entah karena terlalu banyak reshuffle yang tetiba dilakukan.

Di masa Jokowi ini yang akan saya ingat adalah Bu Susi yang suka menenggelamkan kapal-kapal nelayan asing. Menteri lainnya yang saya ingat (mohon maaf) adalah menteri yang tersandung tangkapan Komisi Antirasuah yakni Imam Nahrawi, Idrus Marham, Edhi Prabowo, dan terakhir Juliari Batubara.

Nama-nama selain yang saya sebut, cukup sulit untuk diingat dan disebutkan. Mungkin saya akan bertindak salah tingkah jika nanti tetiba ditanya Jokowi nama menteri, meski diiming-imingi hadiah sepedanya.

Apalagi zaman sekarang, para YouTuber suka bikin konten dengan pertanyaan dadakan seperti menyebutkan pembukaan UUD 1945 kepada para anak-anak milenial. Ekspresi muka saya mungkin kurang lebih sama dengan para anak-anak milenial itu yang gelagapan menjawab.

Setelah Reshuffle kemarin yang akan saya ingat bisa jadi Bang Sandi, idola emak-emak zaman kompetisi Presiden dan Wapres lalu. Bukan hanya paling kaya dengan harta sekitar lima triliun rupiah dan tercatat sebagai menteri terkaya dalam sejarah Kabinet RI, tapi karena gayanya yang “berbeda” dengan sepatu sneakersnya itu. Gue banget.

Pokoknya, makin hari makin sulit mengingat nama menteri. Belum lagi wakil menteri… nyerah saya.

Lantas, penting tidak mengingat nama-nama menteri?

Saya pikir tidak juga, sih. Dulu zaman saya sekolah, mengingat nama-nama menteri sekadar menjawab pertanyaan para guru. Tuntutan tugas, lah, kalau meminjam terma para pejabat. Begitu juga sekarang. Kadang kita juga tidak tahu prestasi apa yang telah mereka capai. Kadang rakyat tidak terlalu pusing juga memikirkannya. Saya juga menduga Jokowi bisa jadi sudah tak ingat lagi siapa nama-nama menterinya atau bahkan nama wakil menteri sebelum-sebelumnya.

Entah, apakah bongkar pasang menteri akan dilakukan lagi sama Jokowi? Hal yang kita harapkan tentunya kebaikan dan kemajuan serta manfaat yang dirasakan seluruh rakyat Indonesia dari Kabinet Indonesia Maju ini tanpa harus bersusah-susah mengingat nama-nama menterinya. Itu.

BACA JUGA Keputusan Menteri Pertanian Adalah Bukti bahwa OSIS Lebih Profesional Dibanding Pemerintah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2020 oleh

Tags: Jokowikabinetmenterireshuffle
Suzan Lesmana

Suzan Lesmana

Seorang MC yang suka menulis sejak pandemi

ArtikelTerkait

jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Jokowi Jadi Presiden Biar Aman Saat Mengkritik Negara: Sebuah Plot Twist

31 Mei 2021
Membincangkan 7 Staf Khusus "Milenial" Presiden Jokowi yang Kelihatan Segar-Segar

Membincangkan 7 Staf Khusus “Milenial” Presiden Jokowi yang Kelihatan Segar-Segar

22 November 2019
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Kalau Guru Adalah Penentu Peradaban, Lha yang Lain Ngapain?

26 November 2023
pejabat marah-marah

Maklumi Saja Pejabat Marah-marah, kalau Nggak Gitu, Nggak Laku

4 Oktober 2021
dokter tirta jokowi kerumunan protokol mojok

Dokter Tirta Benar, Presiden Jokowi Memang Nggak Mungkin Salah, apalagi Kena Sanksi

27 Februari 2021
sandiaga uno prabowo-sandi cebong kampret jokowi mojok

Matinya Cebong dan Kampret Gara-gara Reuni Prabowo-Sandi di Kabinet Jokowi Ma’ruf

26 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap Intel (Unsplash)

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

5 Juli 2026
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

30 Juni 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

4 Privilige Tinggal di Jogja yang Jarang Dibahas dan Diketahui Orang Lain

2 Juli 2026
Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja Mojok.co

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja

29 Juni 2026
Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois Mojok.co

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

4 Juli 2026
3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang Mojok.co

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang

5 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.