Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Benarkah Harga Hape di Batam Jauh Lebih Murah? Benar, tapi…

Agung Anugraha Pambudhi oleh Agung Anugraha Pambudhi
6 Oktober 2023
A A
Benarkah Harga Hape di Batam Jauh Lebih Murah? Benar, tapi...

Benarkah Harga Hape di Batam Jauh Lebih Murah? Benar, tapi... (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ini kelakar tentang Batam yang pernah saya dengar: Batam terbuat dari smartphone black market. Tentu saja guyonan tersebut tak bikin saya marah. Mau gimana lagi, yang menancap di kepala orang tentang daerah free trade zone memang itu.

Banyak orang berpikir bahwa hape di Batam itu murah-murah, seperti iklan (penipuan) yang bertebaran di media sosial. Tapi benarkah begitu kenyataannya? Atau ada hal yang belum kita tahu?

Daripada terjebak asumsi, saya jelaskan sedikit agar kita paham fakta yang sebenarnya.

Batam merupakan wilayah free trade zone

Di Indonesia, ada beberapa wilayah spesial yang memiliki privilege di mana wilayah tersebut tidak memberlakukan pajak langsung atau pun pajak tidak langsung. Daerah ini dinamakan free trade zone (FTZ). Dengan demikian, para pedagang dibebaskan dari bea cukai, PPn, PPnBM, dan cukai sehingga harga jual barang tersebut dapat dikatakan relatif lebih murah. Batam menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan privilege tersebut.

Salah satu aspek utama dari status FTZ adalah pembebasan dari bea masuk dan pajak impor. Barang-barang, termasuk smartphone yang masuk ke Batam tidak akan dikenakan bea masuk atau pajak impor, dengan ini maka akan mengurangi biaya yang biasanya harus ditanggung oleh pedagang. Hal ini tentunya menghasilkan pengurangan harga yang cukup signifikan pada ponsel yang dijual di Batam. Pembebasan pajak dan bea masuk ini tidak hanya memudahkan bisnis impor, tetapi juga menguntungkan konsumen karena mereka dapat membeli ponsel dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun perlu digaris bawahi bahwasannya barang yang tidak terkena pajak tentunya menjadikan barang ini illegal untuk dijual di dalam negeri. Makanya banyak orang jualan hape dari Batam dengan embel-embel black market. Begituuu.

Pabrik perakitan HP

Keberadaan pabrik perakit (assembly plants) ponsel yang banyak di Batam merupakan salah satu faktor yang membuat harga ponsel di daerah ini menjadi lebih terjangkau. Pabrik-pabrik perakit ini memainkan peran penting dalam rantai pasok global ponsel karena mereka merakit komponen-komponen ponsel menjadi produk jadi. Keberadaan pabrik-pabrik perakit di Batam memberikan beberapa keuntungan yang akhirnya mempengaruhi harga ponsel yang cukup signifikan.

Salah satunya adalah PT. Sat Nusapersada Tbk (PTSN) yang merupakan pemasok printed circuit board dan perakitan komponen mekanik, dan produsen komponen elektronik. Bayangkan, beberapa jenis smartphone yang sering kita dengar dan kita gunakan seperti Nokia, Xiaomi, ASUS, dan Huawei ternyata dirakit di Batam. Jadi ya wajar lebih murah.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Overrated yang Pernah Saya Kunjungi: Bandara Internasional tapi Kayak Terminal

Cuman ya, nggak semua berlaku kek gitu. Misal kek tulisan Mas Muhammad Sirojul Akbar ini. rumahnya deket pabrik Gudang Garam, tapi harga Surya tetep sama.

Banyak juga yang jual hape refurbished

Penjelasan di atas sebenarnya cukup banget sih untuk memahami kenapa hape di Batam lebih murah. Tapi, kalian pasti masih belum puas. Soalnya, banyak hape yang dijual kebangetan murahnya di sana, dan hal itu nggak mungkin terjadi hanya karena bebas pajak dan pabrik perakit.

Nah, perkenalkan, hape refurbished.

Hape refurbished adalah ponsel yang sudah digunakan oleh pengguna sebelumnya, namun dimodifikasi kembali sehingga terlihat seperti baru. Hal ini pula yang perlu diwaspadai oleh para konsumen. Betul, di Batam banyak hape murah meriah. Tapi, bisa jadi gacha. Ya karena bisa jadi barang yang ente beli itu barang refurbished.

Sejauh ini, kalau mau beli hape, paling aman ya beli di toko resminya langsung. Masih ada kemungkinan gacha, tapi jelas nggak dapet refurbished. Pun dapet garansi. Ya bisa sih kalian beli hape di Batam, tapi, sepadan nggak sama risikonya?

Kalau aku sih, yang pasti-pasti aja.

Penulis: Agung Anugraha Pambudhi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mau Menghabiskan Masa Pensiun di Batam? Ayolah, yang Benar Saja. Masih Banyak Tempat yang Lebih Masuk Akal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2023 oleh

Tags: Batamblackmarkethaperefurbished
Agung Anugraha Pambudhi

Agung Anugraha Pambudhi

Mahasiswa Ilmu Politik yang malas berpolitik.

ArtikelTerkait

Satu Dekade Setia Bersama Tri

Satu Dekade Setia Bersama Tri

12 Februari 2022
Surat Cinta buat Realme Indonesia: Jangan Kebanyakan Gimik, Kembalilah ke Jati Dirimu yang Sebenarnya

Surat Cinta buat Realme Indonesia: Jangan Kebanyakan Gimik, Kembalilah ke Jati Dirimu yang Sebenarnya

7 Agustus 2024
Menerka Alasan Toko Hape Pinggir Jalan Selalu Heboh dan Full Energy Saat Promosi

Menerka Alasan Toko Hape Pinggir Jalan Selalu Heboh dan Full Energy Saat Promosi

25 Agustus 2024
Dapur 12 Jet Darat Ala Pulau Batam

Dapur 12: Jet Darat Ala Pulau Batam

15 Juni 2019
Tanjung Pinang, Kota yang Kelewat Slow Living: Saking Lambatnya, Bikin Kota Ini Susah Bersaing

Tanjung Pinang, Kota yang Kelewat Slow Living: Saking Lambatnya, Bikin Kota Ini Susah Bersaing

9 Juni 2025
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.