Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Kenapa Banyak Orang Indonesia Punya Dua Hape atau Bahkan Lebih?

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
5 Juni 2020
A A
Jual Pulsa Adalah Bisnis Sampingan Terbaik Dekade Ini terminal mojok.co

Jual Pulsa Adalah Bisnis Sampingan Terbaik Dekade Ini terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan itu muncul di Quora. “Why do many Indonesians carry 2 mobile phones?” Hm, pertanyaan yang menarik. Sebagai salah satu pelaku yang ke mana-mana membawa dua hape, saya akan mencoba menjawabnya.

Sudah sekira 11 tahun saya selalu menggunakan dua hape untuk berkomunikasi. Terhitung mulai dari awal kuliah, pada tahun 2009. Dua hape yang saya gunakan tidak mesti hape ternama yang canggih. Kala itu saya menggunakan Nokia E63 dan hape Nexian. Meski tidak lama setelahnya, Nexian diganti dengan BlackBerry Gemini yang amat populer pada masanya.

ADVERTISEMENT

Banyak teman mempertanyakan kenapa saya selalu menggunakan dua hape sekaligus. Kata mereka kok terlihat ribet dan tidak praktis. Ada yang bilang saya banyak gaya, sebagian malah meledek dengan sebutan sok kaya. Padahal, mereka sendiri tidak pernah tahu alasan saya yang sebenarnya, kenapa saya menggunakan dua hape untuk berkomunikasi. Ini alasan saya melakukannya.

#1 Ingin membandingkan spesifikasi 

Alasan ini juga dipakai beberapa teman saya yang suka mengoleksi hape dan ngoprek-ngoprek gadget. Mulai dari software, spesifikasinya seperti apa, hardcase, dan lain sebagainya. Kata mereka, ada kepuasan sendiri ketika tahu teknologi dari gadget yang digunakan sampai ke akar-akarnya.

#2 Buat cadangan

Saya menggunakan dua hape karena intensitas dan penggunaan hape yang terbilang tinggi. Jadi, jika baterai salah satu hape drop, bisa langsung menggunakan hape lainnya tanpa harus recharge baterai lebih dulu.

Untuk kemungkinan terburuk pun alasan ini terbilang valid dan kuat. Misalnya saja ketika salah satu hape ketinggalan di rumah, lupa password, atau yang paling parah, hilang. Jika kemungkinan itu terjadi, bisa langsung memanfaatkan hape lainnya sebagai cadangan.

#1 Sebagai pembanding provider mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan

Saya mempraktikkan hal ini selama 10 tahun terakhir. Indosat sudah menjadi pilihan utama saya karena harga dan segala promonya pas dengan kebutuhan saya. Namun, di sisi lain, saya butuh provider lain sebagai pelengkap dan opsi tambahan dalam berkomunikasi. Dan untuk menjajal segala promo dan kestabilan sinyal dari provider yang berbeda dan sangat rentan sekali gonta-ganti, saya pikir diperlukan hape yang berbeda. Biar nggak bentrok aja gitu sama SIM card utama.

#4 Masing-masing hape punya fungsi khusus

Dua hape yang saya miliki saat ini memiliki fungsi masing-masing. Yang satu untuk dipakai secara personal, seperti streaming, bermain media sosial, dan lain sebagainya. Dan yang satunya lagi, benar-benar saya fungsikan khusus untuk bekerja.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah

Sebagai recruiter, saya memanfaatkan hape sekaligus sudah menyiapkan nomor khusus untuk dibagikan kepada kandidat. Biar nggak tercampur aja gitu sama kehidupan personal.

Mungkin, di antara kalian ada juga yang kelakuannya sama kayak saya? Hape yang satu untuk bekerja, satunya lagi ya untuk hobi atau khusus untuk bermain game. Karena kapasitas memorinya besar dan cocok, misalnya.

#5 Buat gaya-gayaan

Ini teman saya ya, bukan saya, hahaha. Beberapa teman mengaku punya dua hape untuk gaya-gayaan. Fungsinya ya sama, sama-sama buat chattingan, main game, atau foto-foto. Hanya saja, spesifikasi hapenya sedikit berbeda. Biasanya, yang satu punya spesifikasi lebih tinggi.

#6 Untuk menyembunyikan sesuatu

Salah satu teman saya mengaku memiliki dua hape karena ada sesuatu yang disembunyikan dari pasangannya. Ini jelas tidak layak untuk ditiru. Tokoh Tae-oh pada The World of the Married menjadi contoh konkret yang menggambarkan alasan ini. Bagaimana ia bisa memiliki dua hape tanpa ketahuan istrinya. Sekali lagi, ini tidak patut ditiru, teman-teman. Jangan. Saya jamin, bawaannya nggak akan tenang.

#7 Hape satu buat mainan anak

Hal ini sering kali dialami oleh ibu-ibu dan bapak-bapak, atau seseorang yang memiliki keponakan atau sepupu yang masih kecil. Dan hal ini sudah saya alami sendiri sebagai seorang bapak dan memiliki anak yang lagi hobi ngotak-ngatik hape. Jika di antara anak-anak ini ada yang mau pinjam hape, nggak perlu panik dan merasa terganggu. Tinggal kasih pinjam aja salah satu hapenya, diatur dalam mode anak-anak terlebih dulu, dan… akhirnya kita nggak perlu panik kalau ada tombol yang kepencet. Aman.

Itu beberapa alasan kenapa saya juga orang yang saya kenal, punya dua hape sampai dengan saat ini. Selain buat gaya-gayaan, ada hal lain yang memang berguna bagi si pemilik. Nah, sekarang coba gantian cerita, apa alasan kalian punya lebih dari satu hape?

BACA JUGA Butuh HP Android Murah? Lirik Ponsel Zaman Old untuk Alternatif di Tengah Pandemi! dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: dua hapehapeponsel
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing_ Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan_ terminal mojok

Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing: Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan?

25 Juli 2021
Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik terminal mojok

Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik

27 Juli 2021
Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

21 Juli 2022
blackshark 4 mojok

BlackShark 4, Hape Gaming Beneran dan Nggak Kaleng-kaleng

26 Agustus 2021
Satu Dekade Setia Bersama Tri

Satu Dekade Setia Bersama Tri

12 Februari 2022
Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah Mojok.co

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah

13 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Cerita Mereka yang Masih Tetap Membeli Pertamax: Jualan Pertamax Eceran Makin Nggak Laku hingga Seorang Kurir yang Terpaksa Menekan Pengeluaran

21 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi itu hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.