Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

Erfransdo oleh Erfransdo
7 Januari 2026
A A
Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dosen pembimbing atau dosbing skripsi salah satu penentu kelulusan mahasiswa di kampus. Setiap dosen pembimbing tentu memiliki karakter berbeda ketika membimbing mahasiswa-mahasiswanya. Ada yang mempermudah mahasiswa, ada pula yang justru mempersulit mahasiswa untuk lulus karena sangat sulit untuk ditemui atau dihubungi.

Saat kuliah dahulu, saya mendapatkan dosen pembimbing skripsi yang juga merupakan dekan fakultas alias pemimpin tertinggi di fakultas. Seorang dekan tentu memiliki kesibukan yang jauh lebih padat dibandingkan dosen lainnya. Awalnya saya pesimis skripsi saya akan lancar. Sebab, kata orang-orang, dosbing yang sibuk biasanya akan menghambat proses pengerjaan. Kenyataannya, ketakutan saya terpatahkan. 

Dekan ternyata relatif lebih mudah ditemui di kampus

Banyak mahasiswa skripsi mengeluhkan sulitnya bertemu dengan dosen pembimbingnya karena satu dan dua lain hal. Ada yang sibuk di luar kampus, ada yang sibuk kuliah lagi, ada pula yang entah hilang ke mana. Untungnya, pengalaman itu tidak saya rasakan. Dosbing skripsi seorang dekan ternyata lebih mudah ditemui di kampus. 

Saat akan meminta tanda tangan beliau, saya biasanya akan langsung menuju ke ruangan dekan yang ada di dekanat. Sebab, jika menunggu pesan dibalas rupanya membutuhkan waktu karena tertumpuk. Jadi, daripada menunggu tanpa kepastian, saya nekat menuju ruangannya. Saking seringnya bolak-balik ke ruangan dekan, sekretarisnya sampai hafal wajah saya.

Saya pun bisa bimbingan dengan nyaman di ruang dekan yang berbeda dengan ruang dosen pada umumnya. Biasanya, sambil menunggu giliran bimbingan, saya mengamati sekitar. Di sana ada koleksi skripsi mahasiswa S1 sampai S3, foto-foto dekan periode sebelumnya, kulkas, meja bundar yang panjang, sofa yang empuk, sampai camilan yang tertata rapi di mejanya. Bimbingan di ruangan memang nyaman, tapi akhirnya akan keringat dingin juga kalau banyak revisi.

Dosen pembimbing skripsi tetap memerhatikan mahasiswa bimbingannya

Saya mengerti betul bahwa seorang dekan memiliki aktivitas yang sangat padat. Ada rapat di fakultas, rapat di rektorat, jadi pembicara, mengurus fakultas, sampai bertugas di acara wisuda fakultas. Meski demikian, syukurnya dosbing saya tidak lepas tanggung jawab terhadap mahasiswa yang dibimbingnya. Beliau selalu menyempatkan waktu untuk bimbingan skripsi. 

Bahkan, beberapa kali saya yang diminta untuk menemuinya untuk membahas penelitian yang sedang berjalan. Beberapa kali beliau juga membantu mahasiswa dalam menyediakan peralatan penelitian sehingga saya dan teman penelitian lainnya tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Dosen penguji menjadi segan ketika sidang skripsi berlangsung

Sebagai pemimpin fakultas, dekan tentu sangat dihormati oleh para dosen lainnya. Ini yang membuat dosen penguji saya merasa segan ketika menguji saat sidang proposal hingga sidang akhir. Momen ini tentunya memberikan keuntungan kepada saya meskipun ada juga beberapa situasi yang membuat saya tertekan terutama pengujinya dosen senior.

Baca Juga:

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

Berbeda dengan dosen yang masih muda saat ingin menguji saya terlihat sikap “izin” pada dosen pembimbing utama saya alias dekan. Momen “dibantu” oleh dekan saat sidang pun cukup terasa bagi saya. Saat kesulitan menjawab, dosen pembimbing saya langsung turun tangan untuk membantu dan ketegangan pun jadi mereda.

Itulah pengalaman saya mendapatkan dosen pembimbing seorang dekan. Urusan administrasi menjadi lancar dan terbantu ketika sidang meskipun pada akhirnya yang menentukan kelulusan itu diri kita sendiri.

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: dosbingdosen pembimbing skripsiMahasiswaSkripsi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

salah jurusan

Maba, Bukan Hanya Rentan Salah Jurusan, Tapi juga Salah Pilih Organisasi

30 Agustus 2019
Derita Jadi Dosen Muda, Disepelekan Mahasiswa dan Dosen Tua Mojok.co

Derita Jadi Dosen Muda, Disepelekan Mahasiswa dan Dosen Tua 

15 November 2023
fakultas filsafat ugm lulusan sukses di segala bidang mojok.co

Mengapa Lulusan Fakultas Filsafat UGM Bisa Sukses Nyaris di Segala Bidang?

22 Juli 2020
Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Malas dan Tidak Punya Uang Mojok.co

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

8 Januari 2026
Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

10 Oktober 2022
Santai Aja, Sempro Lebih Awal Nggak Menjamin Lulus Duluan

Santai Aja, Sempro Lebih Awal Nggak Menjamin Lulus Duluan

20 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
5 Kuliner Ambarawa yang Belum Masuk Radar Wisatawan padahal Enak dan Khas Mojok.co

5 Kuliner Ambarawa yang Belum Masuk Radar Wisatawan, padahal Enak dan Khas

16 April 2026
7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga Mojok.co

7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga

16 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.