Barang-barang Generasi 2000-an yang Bikin Kamu Terlihat Keren Saat Sekolah Dasar – Terminal Mojok

Barang-barang Generasi 2000-an yang Bikin Kamu Terlihat Keren Saat Sekolah Dasar

Artikel

Tak terasa sebentar lagi akan masuk tahun ajaran baru. Walaupun sampai saat ini belum ada kejelasan soal sekolah masuk secara tatap muka ataupun kembali secara daring dikarenakan kondisi pandemi yang semakin tinggi. Bahkan kita sendiri tidak tau sampai kapan ini bakal berakhir. Namun, perihal masuk sekolah di semester baru ini selalu jadi istimewa karena biasanya para orang tua akan mempersiapkan barang-barang baru untuk anaknya. Apalagi, anaknya yang baru masuk sekolah dasar atau naik ke jenjang yang lebih tinggi. Hal-hal seperti tas, baju, sepatu, serta perintilan macam topi dan dasi mesti dipersiapkan agar anak tampil trendy dan modis saat kembali ke sekolah. Apa pun demi kebahagiaan anak.

Tak terkecuali bagi anak-anak generasi 90-an dan 2000-an, termasuk saya. Masuk sekolah seolah menjadi hal yang menyenangkan karena kita bisa memakai barang-barang yang baru. Ya, walaupun tidak semua serba baru, setidaknya ada satu atau dua barang yang karena sudah usang dan perlu segera diganti.

Dari sekian banyak siswa-siswi yang masuk sekolah dengan tampilan baru, tentu ada satu atau dua orang yang tampilannya begitu mencolok. Mencolok dalam arti mereka memakai barang-barang yang pada masa itu sangat keren dan harganya cukup mahal. Biasanya, mereka adalah anak yang orang tuanya memiliki ekonomi yang sangat sejahtera. Kira-kira bisa dibayangkan seperti Ehsan dalam serial Upin dan Ipin. Melihatnya saja cukup bikin iri dan berandai-andai: kapan bisa dibelikan barang seperti itu, ya? Untuk itu, berikut saya sebutkan barang-barang yang andai saja kita punya di masa sekolah dasar dulu bikin kita terlihat keren dan penuh gaya di kalangan teman-teman sekolah kita.

Baca Juga:  Deretan Nama Guru yang Selalu Ada di Sekolah-sekolah Indonesia

#1 Sepatu Homyped

Siapa sih yang nggak tahu Homyped? Brand ini terkenal dengan hadiahnya yang keren-keren macam mobil remote control atau gasing berapi. Bahkan ada teman saya yang beli sepatu Homyped cuma buat dapat hadiahnya. Sungguh sultan sekali. Desainnya pun sangat modis yang trendy sesuai zaman tersebut. Selain itu, ada juga sepatu yang ditambahkan fitur unik seperti lampu kelap-kelip atau roda kecil di bagian tapak bawahnya. Teman saya dulu ada yang pakai sepatu kelap-kelip di sekolah dasar, tapi karena lampunya sering dimainin alhasil hanya tahan seminggu. Gegayaan, sih.

#2 Jam tangan G-Shock

Anak laki-laki tentu tau kalau memakai jam tangan G-Shock ini akan menambah kepedean kita di depan teman-teman sekelas. Walaupun kadang ada yang pakai jam tangan, tapi nggak tau cara lihat jamnya, seperti saya. Jam tangan G-Shock ini sudah digital, dan tampilannya pun keren. Fitur yang sering dipakai untuk dipamerin adalah lampu jam. Jadi, untuk melihatnya perlu ditutupin sebagian dengan tangan. Biasanya, sih, warnanya hijau.

#3 Kotak pensil bertingkat

Kadang kita bisa melihat strata sosial teman kita dilihat dari kotak pensilnya. Salah satunya, kotak pensil bertingkat ini. Biasanya, kotak pensil ini dimiliki sama anak yang ekonominya menengah ke atas. Desainnya pun lucu-lucu. Kalau cowok, sukanya kotak pensil bertingkat yang bentukannya mobil. Lantaran bahannya dari alumunium, kalau sampai jatuh bunyinya bikin geger sekelas. Lain halnya dengan cewek, biasanya ia memilih kotak pensil bertingkat yang desainnya seperti Barbie atau Hello Kitty.

Baca Juga:  3 Cara Memupuk Nasionalisme selain Menyanyikan 'Indonesia Raya'

#4 Pensil warna Faber Castle

Kalau ada mata pelajaran kesenian, kita pasti melihat barang ini. Barang ini tergolong mahal karena sesuai kualitasnya. Warna yang dihasilkan memang lebih jelas dibandingkan pensil warna yang biasanya dijual di pasar. Selain itu, pensil warna faber castle juga banyak pilihan warnanya. Dengan di-packing bentuk tas pastik yang bisa dijinjing, membuat barang ini menjadi lebih mewah untuk dibawa-bawa ke mana pun.

Walaupun sebagian barang yang saya sebutkan tadi tidak pernah saya miliki saat masih duduk di bangku sekolah dasar, saya tidak terlalu menyesalinya. Lha gimana, je, memang keadaannya seperti itu.

BACA JUGA Waktu SD, Baca Komik ‘Crayon Shinchan’ Itu Ibarat Baca Majalah Porno dan tulisan Muhammad Afhan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.