Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bandara Notohadinegoro Jember, Bandara Perintis yang Masih Kembang Kempis

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
9 Juli 2023
A A
Bandara Notohadinegoro Jember, Bandara Perintis yang Masih Kembang Kempis

Bandara Notohadinegoro Jember, Bandara Perintis yang Masih Kembang Kempis (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akibat keterbatasan ini, bandara ini masih sangat bergantung pada bantuan keuangan dan subsidi dari Pemkab Jember. Bantuan tersebut diperlukan untuk memperbaiki dan memelihara fasilitas, memperbarui peralatan, serta meningkatkan layanan dan keamanan di bandara. Subsidi ini bertujuan untuk menjaga kelangsungan operasional bandara perintis ini dan tetap memfasilitasi penerbangan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat termasuk jadwal pesawat yang tetap ada.

Potensi besar yang terganjal berbagai kepentingan

Penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengakui jika pengembangan dan pemeliharaan Bandara Notohadinegoro sangat penting. Bandara ini memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan konektivitas di wilayah Jember dan sekitarnya. Upaya perbaikan dan peningkatan fasilitas serta investasi yang lebih besar di bandara ini perlu dilakukan agar bandara tersebut dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.

ADVERTISEMENT

Dengan komitmen dan dukungan yang tepat, Bandara Notohadinegoro di Jember dapat berkembang menjadi sebuah fasilitas yang modern dan efisien, serta mampu memenuhi kebutuhan transportasi udara regional dan menjadi aset penting dalam pengembangan daerah. Contoh saja kabupaten tetangga, Banyuwangi, dengan bandara internasionalnya yang baru beroperasi sejak 2010 namun sudah dikelola oleh Angkasa Pura 2.

Bahkan perkembangan Bandara Banyuwangi kini telah mengalami perubahan yang signifikan. Bandara itu mampu mendapatkan status sebagai bandara internasional dan memiliki fasilitas yang memadai untuk menangani penerbangan internasional maupun regional.

Sementara itu, Bandara Notohadinegoro di Jember menghadapi tantangan yang berbeda. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena Jember nggak termasuk dalam kategori daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) untuk sebuah bandara perintis. Hal ini mungkin menjadi kendala dalam memperoleh dana dan subsidi pengembangannya untuk pemeliharaan bandara tersebut tetap ditanggung pemkab.

Persoalan lahan yang melibatkan perseroan

Perlu diketahui Bandara Notohadinegoro berdiri di atas lahan seluas 120 hektare yang merupakan Hak Guna Usaha (HGU) dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 12. Pengaturan status kepemilikan lahan ini dapat mempengaruhi proses pengembangan dan pembiayaan bandara tersebut, hingga Angkasa Pura enggan mengambil alih bandara ini.

Tentu untuk menghadapi tantangan ini, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait harus mencari solusi yang memadai. Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama antara pihak-pihak, termasuk PTPN 12, untuk mendukung pengembangan dan pemeliharaan Bandara Notohadinegoro. Upaya untuk memperoleh dukungan dari pihak swasta atau melakukan kerja sama dengan pihak lain juga dapat menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan dana untuk pengembangan bandara.

Pemda dapat berperan aktif mengadvokasi dan mendorong pengakuan Bandara Notohadinegoro sebagai infrastruktur penting bagi wilayah Jember dan sekitarnya. Mengingat dalam jangka panjang, langkah-langkah strategis yang berfokus pada pengembangan bandara, termasuk pembaruan fasilitas, peningkatan layanan, dan promosi destinasi wisata di sekitar bandara, dapat membantu meningkatkan potensi dan pemanfaatan bandara tersebut.

Baca Juga:

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA

Nantinya dengan kerja sama dan dukungan yang tepat, diharapkan Bandara Notohadinegoro di Jember dapat mengatasi tantangan yang ada dan berkembang menjadi fasilitas yang lebih baik. Semoga bandara ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi wilayah tersebut. Tentu saja tanpa membebani APBD yang mulai lelah menyubsidi.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Terminal Tawang Alun Jember: Sempat Jadi Primadona, Kini Ditinggal Penggunanya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2023 oleh

Tags: bandaraBandara NotohadinegoroKabupaten Jember
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Ojek Pangkalan Mempersulit Hidup Saya sebagai Perantau Mojok.co

Ojek Pangkalan Mempersulit Hidup Saya sebagai Perantau

30 November 2023
Kecamatan Silo, Aset Terbaik Kabupaten Jember

Kecamatan Silo, Aset Terbaik Kabupaten Jember

5 Desember 2024
Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

6 Maret 2024
Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Overrated yang Pernah Saya Kunjungi: Bandara Internasional tapi Kayak Terminal

Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Overrated yang Pernah Saya Kunjungi: Bandara Internasional tapi Kayak Terminal

7 November 2025
Bandara Aminggaru Ilaga Papua, Bandara Penting dengan Fasilitas Paling Buruk di Indonesia

Bandara Aminggaru Ilaga Papua, Bandara Penting dengan Fasilitas Paling Buruk di Indonesia

10 Desember 2023
Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

2 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup Terminal

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup

10 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026
Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya Mojok.co

Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya

10 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.