Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
12 April 2026
A A
4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA Mojok.co

4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum ada Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, warga Jogja mengandalkan Bandara Adisutjiptountuk bepergian naik pesawat. Tidak heran kalau bandara ini menyimpan banyak sekali kenangan untuk warga lokal (warlok) maupun siapa saja yang kerap ke Jogja naik pesawat. 

Sebenarnya, Bandara Adisutjipto sekarang ini memang masih beroperasi. Namun, kini bandara ini dikhususkan bagi pesawat kecil dan VVIP. Sementara itu, YIA punya lebih banyak pilihan pesawat komersial. Oleh karena itu, layanan pesawat komersial dipusatkan di YIA dan menyebabkan hampir seluruh jadwal penerbangan ikut pindah ke sana.

Perpindahan ini jelas perlu banyak penyesuaian. Bahkan, hingga detik ini ada saja penumpang yang masih belum terbiasa melakukan penerbangan dari YIA. Terlebih, banyak hal ngangenin dari Bandara Adisutjipto yang membuat penumpang selalu saja membanding-bandingkannya dengan YIA. 

#1 Anjungan untuk mengantar dan melihat keluarga

Bandara itu memang menjadi tempatnya perpisahan. Ia menjadi saksi seorang anak yang harus pamit kepada orang tuanya untuk kembali merantau, seorang istri yang melepas suaminya untuk bekerja di luar pulau, dan keluarga yang mengantar sanak saudara pergi naik haji.

Dulu, pengantar keluarga di Bandara Adisutjipto itu difasilitasi dengan adanya anjungan atau waving gallery. Keberadaan fasilitas ini membuat pengantar bisa mengamati kegiatan di apron bandara maupun gerbang kedatangan. Pengantar pun bisa melihat keluarga mereka saat menuju ke pesawat. Penjemput pun bisa menyaksikan keluarganya turun dari pesawat.

Selain itu, waving gallery yang menyediakan pemandangan apron bandara ini juga sering dipenuhi oleh anak-anak yang menonton pesawat ditemani oleh orang tuanya. Pengunjung waving gallery bisa melihat pesawat yang akan berangkat atau merapat, kegiatan menaik-turunkan penumpang, bongkar muat bagasi pesawat, hingga kru kabin pesawat yang sedang beraktivitas.

#2 Lokasi Bandara Adisutjipto strategis

Bandara Adisutjipto ini terletak di Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Ia tepat berada di jantungnya Sleman alias posisinya sangat strategis. Semua hal jauh lebih mudah di Bandara Adisutjipto dibandingkan YIA.

Apapun yang mau kita cari pasti akan langsung ketemu tepat di luar bandara. Nggak perlu jalan jauh atau cari kendaraan, begitu keluar dari bandara, semua hal yang kita mau pasti ada di sekelilingnya.

Baca Juga:

Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja 

Angkringan Paling Aneh Ada di Kulon Progo: Makan Kenyang Murah Sembari Dapat Pemandangan Sawah, Kereta Api, dan Kamar Jenazah

Kalau kita lapar dan mau makan, di luar langsung ada banyak pilihan restoran dan warung. Kalau ada barang yang harus dibeli atau pengin cari oleh-oleh, banyak juga toko, minimarket, dan supermarket. Bahkan dulu pada masanya pun beli pulsa atau paket internet nggak pakai ribet karena banyak konter. Penginapan di sekitar Bandara Adisutjipto juga lebih banyak dan bervariasi.

#3 Akses ke pusat kota dari Bandara Adisutjipto lebih gampang

Pilihan transportasi ke YIA sekarang memang banyak, tapi tetap ada-ada saja kekurangannya. Misalnya, kereta api bandara itu jumlah kursinya terbatas. Penumpang pesawat dari YIA yang mau ke pusat Kota Jogja harus war tipis-tipis atau menunggu kereta selanjutnya kalau kehabisan seat.

Sementara itu, akses ke pusat kota dari Bandara Adisutjipto jauh lebih mudah. Penumpang yang baru saja turun bisa langsung naik Prameks dari Stasiun Maguwo atau naik bus TransJogja. Kalaupun malas pakai kendaraan umum, tarif taksi dari Bandara Adisutjipto pun nggak begitu mahal. Dengan kata lain, penumpang dari Bandara Adisutjipto yang mau ke pusat kota nggak perlu war kayak penumpang YIA.

#4 Pemandangan kota dari jendela pesawat

Pemandangan garis pantai yang tampak dari jendela pesawat saat take off dan landing di YIA sempat viral beberapa waktu lalu. Memang saya akui, pemandangan tersebut ciamik dan “mahal”.

Namun, pemandangan yang kita dapat jika naik pesawat dari Bandara Adisutjipto juga nggak kalah ikonik. Semua penumpang pesawat yang turun di Bandara Adisutjipto pasti tahu bahwa pertanda pesawat sebentar lagi landing adalah Fly Over Janti sudah mulai tampak dari jendela.

Pemandangan kepadatan lalu lintas dan permukiman Jogja ini juga bikin kangen dan nggak akan ditemui jika kita naik pesawat dari atau ke YIA.

Sekarang sudah secara resmi sebagian besar aktivitas pesawat komersial dipusatkan di YIA. Walaupun Bandara Adisutjipto nggak lagi seaktif dulu, kenangan dari bandara ini nggak akan pernah lekang oleh waktu dan nggak akan bisa digantikan oleh adanya bandara baru. 

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bandara YIA Nggak Bikin Wisata Kulon Progo Melesat, Daerah Ini Masih Gitu-gitu Aja Kalah sama Kabupaten Lainnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 April 2026 oleh

Tags: bandaraBandara AdisuciptjoJogjakulon progoYIA
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Taman Kyai Langgeng Magelang yang Pernah Sepi dan Merana (Unsplash)

Taman Kyai Langgeng Magelang: Dulu Menjadi Primadona Tamasya, lalu Sempat Sepi dan Merana

19 November 2023
3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja

14 Januari 2023
Manna Kampus: Tempat Belanja Sempurna di Jogja yang Jadi Idola Mahasiswa

Manna Kampus: Tempat Belanja Sempurna di Jogja yang Jadi Idola Mahasiswa

14 Agustus 2025
Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan lampu lalu lintas, lampu sein

Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan

1 Agustus 2024
Jogja Terbuat dari Pembacokan, Jalan Rusak, dan Menghindari Masalah (Unsplash)

Jogja Terbuat dari Pembacokan, Jalan Rusak, dan Menghindari Masalah

8 Februari 2023
5 Tempat Minum Matcha Paling Enak di Jogja, Pencinta Matcha Wajib Coba!

5 Tempat Minum Matcha Paling Enak di Jogja, Pencinta Matcha Wajib Coba!

29 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja Mojok.co

Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja 

22 Mei 2026
Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

22 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.