Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Balada Anak Magang di Perkantoran

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
17 Juni 2019
A A
Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu terminal mojok.co

Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di banyak perusahaan, biasanya akan selalu ada kebutuhan untuk anak magang atau PKL (Praktik Kerja Lapangan), tak terkecuali kantor tempat saya bekerja. Tujuan awalnya sudah tentu baik, menyediakan fasilitas bagi mahasiswa semester akhir untuk penelitian, tempat belajar bagi lulusan baru sebelum bekerja secara profesional agar tidak terlalu gagap dengan dunia kerja, bisa juga untuk membantu tugas para staf di kantor.

Dalam prosesnya, sudah sewajarnya jika memang antara staf di perusahaan dan anak magang berjalan bersamaan dan saling membantu, dengan tanggung jawab dan beban kerja tetap menjadi milik para staf atau karyawan di kantor. Walau berbeda peran dan tanggung jawab tetap harus saling bersinergi.

Layaknya seseorang yang sedang ingin belajar banyak demi mendapatkan pengalaman dan gambaran saat bekerja, apalagi ada yang belum dipahami, baiknya seseorang yang magang bertanya apakah tugas yang dikerjakan sudah betul atau ada yang harus diperbaiki sebelum terjadi kesalahan yang terbilang fatal, apalagi menyangkut perusahaan dengan segala peraturan yang ditetapkan.

Namun, tidak semua karyawan dapat merangkul dan memberi kepercayaan kepada anak magang untuk mengerjakan apa yang menjadi tugasnya di kantor. Jika dokumen bersifat rahasia tentu bisa dipahami apalagi menyadari beban tanggung jawab anak magang tidak setara dengan karyawan.

Kemudian bagi saya yang menjadi masalah adalah, ketika anak magang hanya menjadi anak suruhan bagi beberapa karyawan, untuk fotokopi, membawa berkas, sampai membuatkan kopi. Memang harus diakui, beberapa karyawan menjadi malas bergerak sewaktu kedatangan anak magang. Saya sendiri melihat secara langsung bagaimana dengan semaunya teman saya memperlakukan anak magang di kantor.

Memang, anak magang itu salah satu fungsinya adalah untuk membantu dan meringankan tugas dalam bekerja, termasuk merapikan dokumen atau berkas yang ada, namun tidak menjadikan anak magang sebagai asisten pribadi—bahkan lebih kepada hanya disuruh untuk tugas yang sebenarnya bisa dikerjakan sendiri.

Di posisi demikian, anak magang pun harus mengingat kembali tujuan awal magang di suatu perusahaan. Pastinya, tidak akan terlepas untuk tambahan pengalaman sebelum menjadi dan mengemban kewajiban sebagai karyawan di perusahaan yang diinginkan. Oleh karena itu, banyak bertanya, belajar, dan berdiskusi merupakan suatu kewajiban.

Jangan sampai setelah selesai magang, ilmu yang didapat hanya bagaimana cara menggunakan mesin fotokopi dengan baik dan benar. Apalagi hanya tahu bagaimana cara menjadi pengantar berkas tanpa tahu isi dan makna apa yang terkandung dalam berkas tersebut.

Baca Juga:

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Jika ada kesempatan untuk berdiskusi mengenai apa yang dikerjakan, saran saya, sih, jangan sungkan untuk bertanya. Justru pada kesempatan seperti itu, ilmu banyak didapat untuk persiapan di dunia kerja kelak. Dan lagi, jika sudah diberi kesempatan untuk magang, tunjukan bahwa memang posisi tersebut layak untuk diterima.

Pernah saat ada anak magang di kantor, dia terlihat tidak antusias dalam mengikuti program magang. Jangankan untuk membantu meringankan tugas yang ada, untuk bertanya saja enggan dan tidak tahu apa yang harus ditanyakan. Padahal, meski hanya magang tetap ada penilaian dari perusahaan. Tak jarang nilai tersebut menjadi acuan untuk tugas akhir yang sedang dikerjakan.

Pentingnya mahasiswa akhir atau lulusan baru dalam mengikuti program magang dengan serius, penuh semangat, apalagi dapat menunjukan kemampuan yang dimiliki adalah, seringkali pihak perusahaan melirik bahkan tak sungkan menawarkan posisi pekerjaan yang diinginkan nantinya –bahkan menjadi prioritas utama dibanding kandidat lain—sebab dari mulai sikap kerja sampai dengan kemampuan sudah terlihat saat magang berlangsung.

Bagi seorang karyawan seperti saya, seringkali anak magang menjadi kenangan tersendiri atas apa yang sudah mereka lakukan dan bagaimana cara mereka menyelesaikan tugas di kantor. Tak jarang banyak diantara mereka yang melebihi ekspektasi dan bekerja lebih keras dari beberapa karyawan yang ada tanpa mengeluh sedikit pun.

Hal tersebut menjadikan tidak ada keraguan sedikit pun dari saya untuk mendoakan para anak magang—di mana pun mereka bertugas—agar nantinya mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Semoga, kelak semua anak magang dapat bekerja sesuai dengan apa yang mereka cintai, kalau pun tidak, bisa juga mencintai apa yang mereka kerjakan. Namun, jika tidak bisa juga, mencintai diri sendiri dengan cara memberi love pada postingan foto pribadi di instagram juga bukan suatu masalah, kok. Santai aja, mylov~

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: Anak Magangcari kerjaInternshipMahasiswaPKL
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

5 Varian Good Day Paling Laris di Kalangan Mahasiswa

5 Varian Good Day Paling Laris di Kalangan Mahasiswa

23 September 2022
dosen balas chat

4 Golongan Dosen Berdasarkan Cara Mereka Membalas Chat

23 Desember 2021
Entah Plonco atau Lucu-Lucuan, Ospek Mahasiswa Itu Tidak Dibutuhkan! terminal mojok.co

Entah Plonco atau Lucu-Lucuan, Ospek Mahasiswa Itu Tidak Dibutuhkan!

29 Agustus 2021
Agar Gelar S.Pd Tidak Lagi Jadi Sarjana Penuh Derita

Agar Gelar S.Pd. Tidak Lagi Jadi Sarjana Penuh Derita

13 April 2020
sastrawan

Beban Ganda Lulusan Sastra Indonesia Jika Ingin Jadi Sastrawan

10 Juli 2019
kuliner

Pengalaman Kuliner Sebagai Seorang Mahasiswa

29 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.