Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
1 Maret 2026
A A
4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Pejabat Pemkab Bangkalan kenapa sih?

Sudah sejak awal, hubungan rakyat dan pejabat pemerintah itu ibarat majikan dan pelayannya. Rakyat sebagai majikan, pejabat pemerintah sebagai pelayan. Mereka melayani rakyat dengan baik, kami pun menggaji mereka dengan baik melalui pajak.

ADVERTISEMENT

Wes, cukup itu saja transaksi antara keduanya. Nggak ada yang lain.

Tapi, Gaes, untuk kasus pejabat pemerintah di kabupaten saya, Bangkalan Madura, beda lagi. Pejabat di sini itu sudah digaji, masih juga pengen dipuji. Kebayang tidak, kalian di rumah punya pembantu, sudah digaji dengan baik, tapi kelakuannya hanya caper aja ke kalian. Bukannya kagum, kalian pasti melihatnya malah cringe, aneh, bin nggak jelas.

Nah, itulah yang saya rasakan melihat kelakukan pejabat di Kabupaten Bangkalan. Saking ingin dipujinya, kinerja mereka terlihat lebay.

Bikin pasar murah, tapi yang datang cuma pejabat daerah Bangkalan

Kelakuan caper pertama yang baru saja terjadi, bisa dibilang juga mengundang emosi, yakni program pasar murah. Minggu lalu, Pemkab Bangkalan sempat mengadakan Gerakan Pasar Murah. Entah, program ini sudah dikaji atau sekedar ritual bulan Ramadan saja, saya tidak tau sih. Tapi hasilnya nol, pasar murahnya sepi. 

Tidak hanya sampai di situ, Pemkab Bangkalan akhirnya mengeluarkan strategi baru.

Minggu ini pasar murah ini diadakan lagi. Bedanya, pemkab membuat surat edaran agar semua pejabat di Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Bangkalan menghadiri acara tersebut. Jelas, ini supaya keliatan ramai aja, sebab minggu sebelumnya pasar murahnya gagal. Kalau kita renungkan, ini adalah keputusan yang tidak bijak. Penguasa malah terlihat memanfaatkan wewenangnya hanya untuk menyembunyikan kegagalan program mereka.

Baca Juga:

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

Haduh, de’emma pak/bu? Makanya, Pak, kalau nggak penting nggak usah diadain. Kaji dulu programnya! Jangan seremonial mulu.

Apa fungsi ngucapin selamat 1 tahun kepemimpinan?

Hal lebay berikutnya yang bikin saya mual adalah ucapan selamat untuk 1 tahun kepemimpinan. FYI, kepemimpinan Bupati Bangkalan dimulai 20 Februari tahun lalu. Nah, memasuki satu tahun kepemimpinannya kemarin, banyak akun resmi OPD di Bangkalan yang ngucapin selamat dan sukses atas 1 tahun kepemimpinannya!

ADVERTISEMENT

Mohon maaf, tapi tolong jelasin, ini urgensinya bagi kemajuan kabupaten kita apa sih. Alay banget!

Yang berhak mengapresiasi dan memuji kinerja pejabat pemerintah itu cuma satu, yakni rakyat. Berhasil nggaknya pemkab itu rakyat yang berhak menilai. Kalian-kalian ini tugasnya pun hanya satu, yakni fokus kerja saja. Tidak perlu disibukkan dengan bikin pamflet ucapan 1 tahun kepemimpinan.

Ini kaya, kalian kerja sendiri, saking nggak ada yang muji, kalian akhirnya muji-muji sendiri. Kasian sekali!

BACA JUGA: 7 Hal Biasa tapi Pemkab Bangkalan Madura Nggak Bisa Kasih buat Warga, Bukti kalau Kabupaten Ini Nggak Punya Apa-apa

Kurangi drama, tingkatkan kinerja

Terakhir, saya katakan, kalian harus tahu bahwa akun media sosial pemkab itu adalah akun instansi bukan akun pribadi. Jadi, kurang pas jika akun media sosial pemkab dibuat untuk bikin laporan kalau bupati dan wakil bupatinya lagi darusan. Apa untungnya coba, apakah dengan postingan tersebut warga kita akan tobat, angka kriminal akan turun, curanmor hilang dari bumi Bangkalan? Tidak semudah itu, Ferguso.

Semua kekacauan yang ada di kabupaten ini tidak akan hilang cuma dengan postingan instagram, tapi dari kinerja pejabat pemerintahnya yang bisa diandalakan.

Ya, sekali lagi, daripada bapak/ibu pejabat ini sibuk cari perhatian tapi nggak ada manfaatnya, malah ujung-ujungnya terlihat lebay, mending fokus saja perbaiki kinerja kalian. Rakyat Bangkalan tetap gini-gini saja ini bukan karena apa, ya karena pejabat pemerintahnya belum serius kerjanya. Dosa loh, pak/bu. Intinya, kurang-kurangi deh kelakuan-kelakuan sok pengen dipuji itu! Percuma!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

ADVERTISEMENT

BACA JUGA Bangkalan Madura, Gambaran Nyata Kawasan Metropolitan Paling Gagal, Bukannya Berkembang Malah Makin Timpang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2026 oleh

Tags: 1 tahun kepemimpinan bupati bangkalanbangkalan maduraBupati Bangkalanpasar murah bangkalanpemkab bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Sebagai Warga Bangkalan, Saya Iri pada Sampang Madura yang Diam-diam Mulai Berbenah. Bangkalan Lewat!

Sebagai Warga Bangkalan, Saya Iri pada Kabupaten Sampang yang Diam-diam Mulai Berbenah. Bangkalan Lewat!

25 Oktober 2024
Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara Mojok.co

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Ini Cuma Sementara

6 Oktober 2024
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Naik Bus Mini Madura, Saya Tulis Supaya Perjalanan Kalian Lebih Aman dan Nyaman Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Naik Bus Mini Madura, Saya Tulis Supaya Perjalanan Kalian Lebih Aman dan Nyaman

2 Maret 2025
Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

24 Mei 2025
Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

18 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.