Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Bagi Saya yang Awam Ilmu Hukum, Penangkapan Mama Sarah ‘Ikatan Cinta’ Semalam Terasa Janggal

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
7 Juli 2021
A A
Bagi Saya yang Awam Ilmu Hukum, Penangkapan Mama Sarah 'Ikatan Cinta' Semalam Terasa Janggal terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Hai, warga Pondok Pelita—penonton setia Ikatan Cinta. Gimana mood-nya semalam? Hancur? Gimana reaksi kalian ketika Mama Sarah ditangkap polisi? Kecewa? Terharu? Atau ngakak? Ada yang memilih matiin TV daripada lanjut nonton? Atau ada yang malah memilih untuk benar-benar berhenti saja nonton Ikatan Cinta?

Hmmm… Saya juga gemes sih sama episode tadi malam.

Episode semalam tuh dibilang ngeselin pun rasanya nggak cukup, deh. Iya nggak, sih? Padahal episode sebelumnya sudah seru banget, lho. Presentasi bukti-bukti dari Al dan Andin oke banget. Ikutan senang karena usaha Al dan Andin selama ini untuk mengungkap siapa pembunuh Roy sebenarnya, sudah hampir sampai di titik akhir. Bukan main, lho, pengorbanan mereka. Lalu melihat Elsa ketakutan, rasanya puas banget. Tapi ketika Elsa berusaha playing victim, mengeluarkan senyum dan ketawa yang sok nggak bersalah itu, rasanya jadi pengin ngegampar. Sudah sampai ikut ngebatin, “Elsa, Elsa… Licik banget, sih.”

Eh, tahu-tahunya episode tadi malam kok malah begitu? Akting pemainnya sih keren, tapi jalan ceritanya? Bikin drop, Shay. Bisa-bisanya Mama Sarah yang ngaku kalau dia pembunuh Roy? Anehnya lagi, kok yah bisa-bisanya Mama Sarah beneran dibawa polisi? Saya yang awam sama persoalan hukum jadi bertanya-tanya. Memangnya bisa begitu, ya? Rasanya, kok, ada yang janggal. Elsa yang dilaporin, kenapa Mama Sarah yang ditangkap?

Ini yang dilaporin—ke polisi—oleh Al dan Andin kan si Elsa. Bukti-bukti mengarah pada Elsa, terus polisinya juga datang dengan membawa surat penangkapan untuk Elsa. Artinya si Elsa yang jadi terlapor. Tapi, kok malah bisa berubah jadi Mama Sarah yang ditangkap karena mengaku kalau blio pembunuh Roy? Bukannya mestinya dua-duanya (Elsa dan Mama Sarah) tuh yang dibawa ke kantor polisi, ya? Walaupun Mama Sarah mengaku, ya dua-duanya dong yang dimintai keterangan.

Al dan Andin punya bukti, lho. Mereka punya landasan yang kuat. Bukannya kalau kayak gitu dan Elsa nggak bisa memberikan bukti kalau dia nggak bersalah, Elsa bisa tetap ditahan, ya? Kan dalam hukum harus pakai bukti. Perihal Mama Sarah yang mengaku kalau dia yang bersalah, itu jadi cerita yang lain lagi, yang tentu saja harus dikuatkan juga dengan bukti. Masa sih kasus hukum cuma pakai pengakuan? Apa nggak blunder kalau menangkap orang nggak pakai bukti?

Lagian nih ya, selama proses penangkapan—atau lebih tepatnya selama polisi masih ada di dalam rumahnya Oma Chan— kan ada pengakuan-pengakuan lain dari Mama Sarah. Itu Mama Sarah mengaku, lho, kalau Elsa anak kesayangannya dan akan ngelawan siapa pun yang berani menyakiti Elsa. Masa sih dari dua kalimat itu polisinya nggak merasa ada yang janggal? Nggak mungkin juga deh kalau polisinya nggak dengar. Mama Sarah ngomongnya sampai kayak kesetanan gitu. Pas blio pukul Al pakai vas bunga juga kok polisinya diam saja?

Berhubung saya awam dengan hukum, yang juga jadi pertanyaan saya adalah kok ini kasusnya laporan biasa? Maksudnya tuh, kasus Roy ini sudah pernah disidangkan dan Andin sudah dipenjara. Kalau kayak gitu, apa nggak sebaiknya kalau dibilang yang terjadi adalah peninjauan ulang, ya? Atau apa sih istilah hukumnya?

Baca Juga:

Sinetron Indonesia Kalah Telak Dibanding Drakor dan Dracin, Alur Ceritanya di Luar Nalar

Hal-hal yang Mungkin Terjadi setelah Kepergian Andin Ikatan Cinta

Saya juga masih bertanya-tanya dengan pasal yang dikenakan untuk Mama Sarah. Duh, saya jadi penasaran dengan kasus-kasus hukum yang kayak gini. Teman-teman yang ngerti hukum, tolong bantu kasih saya pencerahan, dong. Biar nggak bingung tiap nonton sinetron Ikatan Cinta.

Sumber Gambar: Stylo.grid.id

BACA JUGA Episode ‘Ikatan Cinta’ Tadi Malam Adalah Episode yang Bikin Penonton Nggak Nyantai dan tulisan Utamy Ningsih lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Adegan SinetronHiburan Terminalikatan cintaMama Sarah
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Aegyo Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar terminal mojok

Aegyo: Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar

2 Agustus 2021
Bali dan Jogja Masih Jadi Setting Cerita FTV Terbaik Selama Ini terminal mojok.co

Bali dan Jogja Masih Jadi Setting Cerita FTV Terbaik Selama Ini

13 Juli 2021
MTV Ampuh, Acara Musik Terbaik Sepanjang Masa terminal mojok

MTV Ampuh Adalah Acara Musik Terbaik Sepanjang Masa, No Debat!

25 Juni 2021
Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata terminal mojok.co

Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata

23 Januari 2021
bekerja dengan baik kerja 4 hari dalam seminggu mojok

Benarkah Bekerja dengan Baik Bikin Kita Dimanfaatkan oleh Bos dan Rekan Kerja?

1 Juni 2021
Keteladanan Lord Adi, Idola Penakluk Chef Arnold dan Chef Juna yang Perlu Kamu Tiru! terminal mojok.co

Keteladanan Lord Adi, Idola Penakluk Chef Arnold dan Chef Juna yang Perlu Kita Tiru!

10 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.