Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Menggugat Kematian Yoon Soo Hyun dalam The Devil Judge

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
17 Agustus 2021
A A
Mempertanyakan Kematian Yoon Soo Hyun dalam K-Drama The Devil Judge terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Bagian akhir episode 13 The Devil Judge nyatanya berhasil mengejutkan para penonton setianya. Salah satu karakter utama di drama ini, Yoon Soo Hyun, dilenyapkan secara tragis untuk selamanya. Ketika Yo Han dan kawan-kawan meliput kerusuhan antara warga dan kelompok anarkis, Soo Hyun lantas mendatangi mereka. Sebagai kawan baik dan suporter setia Kim Ga On, Soo Hyun ingin memastikan Ga On baik-baik saja. Eh, bukannya berakhir dengan senyuman di hati, penonton justru dikejutkan dengan adegan tertembaknya Soo Hyun tepat di dada kiri oleh suruhan pihak lawan.

Adegan itu nggak hanya tragis, tapi juga membagongkan. Sejujurnya, dari kacamata saya yang mengikuti drakor The Devil Judge ini dari awal, kematian Soo Hyun sebetulnya nggak perlu-perlu amat.

Support system Kim Ga On

Gini, lho, yeorobun. Yoon Soo Hyun itu bukan karakter sembarangan. Keberadaannya dari awal itu ibarat soulmate-nya Ga On. Soo Hyun menjadi sosok terdekat Ga On dalam situasi apa pun. Saat Ga On terlibat perkelahian di sekolah, Soo Hyun sampai menangis menyesalinya. Saat kedua orang tua Ga On meninggal, Soo Hyun menguatkan Ga On sekaligus dirinya sendiri. Pun ketika Ga On ingin mengotori tangannya dengan membalas dendam pada penipu ayahnya, Soo Hyun dengan sigap menghalanginya meski harus “mengorbankan” telapak tangannya.

Sebagai polisi berintegritas dan orang terdekat Kim Ga On, Yoon Soo Hyun juga menjaga Ga On tetap di jalan yang benar. Ketika ada hal yang mencurigakan (terutama terkait Yo Han), Soo Hyun adalah orang yang membeberkan kemungkinan terburuk pada Ga On. Dengannya, Soo Hyun jelas bukan sahabat fake yang datang saat ada perlunya saja, melainkan soulmate through thick and thin-nya Ga On.

Balas dendam Ga On sudah punya cukup alasan

Sebenarnya buat apa, sih, karakter Soo Hyun dibunuh di episode 13? Sampai sekarang saya nggak menemukan alasan yang logis, lho. Misalnya Soo Hyun dibunuh biar makin membakar amarah Ga On dan memecut balas dendam pada penggede negara, menurut saya itu, sih, terlalu berlebihan. Dari awal, penonton udah disuguhkan foulplay dan perilaku picik para penggede negara.

Dari sisi Ga On saja, nih, ya. Sudah jelas ada alasan besar buat melawan ketidakadilan pemerintah. Alih-alih dipenjara, penjahat yang menipu mendiang ayahnya justru hidup bahagia. Sementara ada orang lain yang dipenjara menggantikan penjahat itu. Permainan picik itu sudah cukup membakar amarah di dada Ga On. Ayolah, chakkanim nggak perlu kejam-kejam gitu lah sama Ga On.

Lenyapnya karakter yang memiliki perspektif netral

Setelah melewati 13 episode, penonton mulai tahu sifat asli masing-masing karakter. Menteri Kehakiman, si gila jabatan tapi pada akhirnya lebih memilih keluarga kecilnya. Jung Sun Ah yang picik, tak kenal ampun nan egosentris. Presiden penuh kemunafikan dan kepentingan diri sendiri.

Di tengah banyaknya dark character tersebut, Yoon Soo Hyun muncul sebagai karakter yang berpegang teguh pada hukum. Nuraninya bertumpu pada sumpah jabatan, hukum, dan keadilan. Melalui karakter Yoon Soo Hyun, penonton tetap dibuat sadar mana yang benar dan mana yang salah. Bagaimana Soo Hyun memandang situasi yang menjerat Ga On sering kali membuat kita nggak langsung percaya pada karakter-karakter lain. Pada adegan kematian Menteri Kehakiman misalnya, meskipun Soo Hyun membantu Ga On dan Yo Han, hatinya sungguh sangat terluka karena ikut campur membersihkan darah di TKP.

Baca Juga:

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Nah, karakter penetralisir chaos kayak Soo Hyun gini kenapa nggak dipertahankan sampai akhir saja, sih? Gregetan, deh!

Terkesan terburu-buru dan tanpa alasan

Di episode 13 pula, cintanya pada Ga On yang dikira Soo Hyun bertepuk sebelah tangan itu ternyata nggak benar. Dari awal, Ga On juga menaruh hati pada sahabatnya itu. Tetapi, dilema Ga On membuatnya selama ini menolak pernyataan cinta Soo Hyun. Sebagai penonton yang menanti perkembangan hubungan mereka, pembunuhan karakter Soo Hyun saya rasa terlalu kejam dan terburu-buru. Ibarat sudah diangkat tinggi-tinggi, lalu dijatuhin sedalam-dalamnya.

Terus, kalau memang kematian Soo Hyun ini untuk progress cerita, yuk kasih tahu saya progress-nya apa. Di episode 14, kematian Soo Hyun belum diangkat secara serius, hanya lewat konferensi pers. Sidang online di episode 14 nyatanya membidik Juk Chang, ketua kelompok anarkis. Kalaupun mau menjatuhkan penjahat suruhan tim lawan, menurut saya nggak sebanding, lho, menumbalkan karakter seberharga Soo Hyun ini.

Kematian Soo Hyun di The Devil Judge menjadi kematian karakter drakor yang mengagetkan nan meluluhlantakkan. Berkali-kali saya mencerna adegan itu, yang tersisa hanya speechless dan emosi yang nggak guna. Ternyata nggak cuma saya yang bereaksi demikian, salah satu teman penggemar drakor bahkan sampai nangis nontonnya saking kehilangan karakter Soo Hyun. Yuk lah, jangan ada lagi tumbal di antara kita yaaa, TvN. Sudah cukup, hiks.

Sumber Gambar: Soompi.com

BACA JUGA 4 Adegan Klise yang Dapat dengan Mudah Kamu Temukan di Drama Korea dan tulisan Maria Monasias Nataliani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: drama koreaHiburan Terminalthe devil judge
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

band emo starterpack sadboy sadgirl mojok

5 Band Emo Starter Pack Sadboy dan Sadgirl pada Masanya

5 Juli 2021
6 Drama Korea Underrated yang Perlu Ditonton terminal mojok.co

6 Drama Korea Underrated yang Perlu Ditonton

19 November 2021
5 Karakter Drama Korea Paling Berkesan Tahun 2022 Terminal Mojok

5 Karakter Drama Korea Paling Berkesan Tahun 2022

31 Desember 2022
Hal-hal yang Bikin Saya Heran Setelah Nonton Taxi Driver 2

Hal-hal yang Bikin Saya Heran Setelah Nonton Taxi Driver 2

21 April 2023
Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi Mojok.co

Membayangkan Dunia Tanpa Drama Korea, Mungkin Ini yang Akan Terjadi

5 Maret 2025
Our Beloved Summer, Drama Klise nan Ringan tapi Adiktif terminal mojok

Our Beloved Summer, Drakor Klise yang Bikin Penonton Ketagihan

22 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.