Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bagi Saya, Bawa HP ke WC Saat Boker Nggak Kalah Enak Dibanding Rebahan

Rinawati oleh Rinawati
7 Maret 2020
A A
Bagi Saya, Bawa HP ke WC Saat Boker Nggak Kalah Enak Dibanding Rebahan
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, membawa HP ke WC saat boker adalah kegiatan yang tidak bermutu sehingga bisa menganggu tujuan utama kita pergi ke WC. Banyak meme berseliweran menjelaskan ketika HP dibawa ke WC akan memberikan beberapa ke-tidak-mutu-an. Misalnya, tanpa HP kita bisa boker dengan waktu cukup 5 menit, tapi setelah membawa HP bisa jadi 1 jam. Sungguh unfaedah bukan? Coba saja 55 menit itu diakumulasikan dan digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat, rebahan misalnya.

Kemarin, Mbak Irmawati memaparkan dengan lebih detail perihal ke-unfaedah-an membawa HP. Ya beberapa hal memang saya setuju dengan alasannya, tapi saya lebih condong ke tidak setuju. Sebab, bagi saya yang katakanlah sudah level mytic, bawa HP ke WC menjadi sarana penghubung sehingga menemukan banyak manfaat dari kegiatan ini.
Perlu diketahui, kegiatan ini perlu adanya proses terbiasa, proses memanfaatkan, dan proses mengambil kesimpulan. Halah.

Jadi ya intinya, bawa HP ke WC itu perlu terbiasa barulah bisa menemukan makna dan manfaat dari kegiatan itu. Membawa HP ke WC mampu bisa menciptakan ruang khusus tersendiri bagi beberapa orang. Dan yang terpenting, kegiatan ini adalah solusi ketika manusia sudah bosan membaca ingredients dari produk sabun, sampo, facial wash, dan produk lain yang ada di WC. Berikut ini manfaat yang saya dapatkan saat membawa HP ke WC ketika ingin boker:

Satu: Hiburan kala suntuk

Saya yakin, tidak semua orang masuk ke WC dan boker dengan lancar. Ada beberapa yang mengalami begegelen alias sembelit, sehingga perlu waktu cukup lama untuk merasakan lega. Nah, membawa HP saat kondisi semacam ini bisa menjadi opsi terbaik, selain cuma baca ingredients dan plonga-plongo.

Dua: Bagi saya, WC adalah spot favorit selain kasur

Saya yakin, ada beberapa orang yang favorit jongkok lama, meskipun setelah jongkok susah berdiri, kesemutan, dan sebagainya. Sama seperti rebahan, sudah tahu akan lemes, pusing, dan mager tapi masih tetap dikerjakan. Saya rasa, kaum rebahan pun akan setuju dengan statement saya. Sebab, selain tempat nyaman yang terpenting adalah kelancaran dalam melakukan jelajah di dunia maya. WC akan memberikan tempat nyaman, damai, tenang sehingga bisa fokus dalam men-scroll segala kefanaan di dunia ini.

Tiga: WC adalah cabang Brainly

Mungkin ini agak berlebihan, tapi toh coba dicerna baik-baik, sudah berapa banyak orang yang kebingungan atas sebuah pertanyaan dan akhirnya bisa menemukan jawaban itu sendiri saat sedang scroll HP? Jutaan orang tidak menyadari, Gaes! Misalkan saya, setiap pagi selalu mewajibkan diri untuk membaca paling tidak satu berita, setelah membaca saya bisa menemukan jawaban dari beberapa problem, menemukan inspirasi dan topik sehingga bisa saya jadikan bahan untuk menulis. Jika Mbak Irma bilang HP justru mengurangi daya imajinasi, sepertinya tidak relate dengan saya yang justru bisa berimajinasi sekaligus menemukan insprirasi karena kegiatan membawa HP ini.

Empat: Memanfaatkan kedamaian untuk mendulang uang

Sebagian orang menggunakan HP sebagai sarana mencari uang, entah bermain game, entah menulis, entah terlibat pekerjaan apa pun. Sebab, waktu adalah uang. Saya rasa, orang-orang akan tetap memanfaatkan waktu luang dengan membawa HP saat boker ya karena boker itu senggang dan bisa dijadikan sambilan. BOKER jalan, CUAN jalan. Jadi begitu konsepnya, Maemunah.

Terlepas dari ketidaksadaran diri, misalkan sudah jelas WC antre tapi malah mainan HP, sudah jelas HP rawan jatuh ketika dibawa ke WC, tidak bisa berimajinasi adalah sebuah ketidakberuntungan yang dimiliki beberapa orang. Tapi bukan berarti hal ini tidak bisa diubah. Ada salah satu teman saya yang hobi bawa HP saat boker, kebetulan dia masih pemula. Dan terjadilah kegiatan menjijikkan: HP terjatuh di closet ketika ingin bilas. Tapi dari kejadian itu dia bisa berbenah dan berhati-hati. Hasilnya, sekarang dia lebih pro. Hahaha.

Baca Juga:

Etika Pakai WC Duduk di Toilet Umum, Saya Tulis karena Banyak Orang Jorok dan Nggak Peka

Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

Jadi, bagi kalian yang merasa tidak ada faedah membawa HP saat boker, saya sarankan coba perlahan. Sebab, lama-kelamaan kalian akan menemukan mukjizat dari kegiatan ini. Bagi saya, dan banyak orang di luar sana yang sudah pro. Membawa HP adalah anugerah tersendiri yang harus disyukuri.

Btw saya menulis artikel ini sambil boker di WC loh. Serius.

BACA JUGA Perdebatan Mana yang Lebih Nyaman: WC Jongkok atau WC Duduk atau tulisan Rinawati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2020 oleh

Tags: bawa HPbokerrebahanwc
Rinawati

Rinawati

Perempuan yang percaya bahwa menjadi diri sendiri itu overrated~

ArtikelTerkait

asal usul berak duduk ala barat mojok

Sejarah Berak Duduk ala Barat dan Budaya Berak sambil Bercengkrama

4 Agustus 2021
5 Penderitaan Orang yang Gampang Kebelet Boker

5 Penderitaan Orang yang Gampang Kebelet Boker

27 Februari 2023
Format Akun 'txtdari' Belakangan Bikin Twitter Jadi Toksik terminal mojok.co

Kenikmatan Dunia Terwujud dalam Rebahan Sambil Twitteran

5 Maret 2020
Mengutip Media Sosial Tanpa Izin Itu Hukumnya Makruh jurnalistik etika jurnalisme wartawan terminal mojok.co

Klarifikasi Saya Soal Dugaan Memberdayakan Tuyul untuk Menulis di Terminal Mojok

9 Maret 2020
Punya Profesi Abad 21 di Lingkungan Manusia Abad 20 Kayak Dikutuk Jadi Sysiphus

Punya Profesi Abad 21 di Lingkungan Manusia Abad 20 Kayak Dikutuk Jadi Sysiphus

17 Maret 2020
rebahan film wall-e mojok

Rebahan Boleh, tapi Jangan Sampai kayak Film Wall-E

13 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.