Penulis: Erwin Setia

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Artikel

Saya Nggak Suka Ngopi, Apa Saya Nggak Boleh Jadi Anak Indie?

Erwin Setia

Alih-alih ngopi, tadi saya malah minum jamu yang warnanya kayak betadine. Apakah ada anak indie yang minum jamu pukul satu dini hari?

Artikel

Di Toko Buku, Syiah-Sunni dan Komunis-Fasis Tak Pernah Saling Bertengkar

Erwin Setia

Tahukah kamu, di toko buku, kamu bisa menemukan Alkitab tak jauh-jauh amat letaknya dengan Alquran. Dan kedua buku itu tak pernah saling hantam.

Artikel

Belajar Menembus Jutaan Pageviews dari Agus Mulyadi

Erwin Setia

Bayangkan, tulisan itu memiliki pageviews dua jutaan lebih, sedangkan sembilan tulisan lainnya berkisar pada angka ratusan ribu dan puluhan ribu.

Artikel

Bacaan Kok Cuma Fiksi, Pasti Kerjaannya Mengkhayal Mulu!

Erwin Setia

Kata-kata yang seolah memastikan bahwa buku fiksi itu rendah derajatnya dan yang membacanya sudah pasti para pengkhayal kelas berat.

Artikel

Akh Deddy Corbuzier Masuk Islam, Emang Ukh Lucinta Luna Nggak Boleh Bersyukur Juga?

Erwin Setia

Memangnya kalian doang yang boleh bersyukur atas masuk Islamnya Akh Deddy? Ukh Lucinta Luna juga boleh kali. Beliau kan juga bagian dari umat Islam.

Artikel

Pas Kuliah Pengen Libur, Pas Libur Kangen Kuliah, Iya Nggak Sih?

Erwin Setia

Begitu pula semasa kuliah begini. Pas kuliah pengen libur, tapi pas libur (kadang) kangen kuliah. Mungkin bukan kangen kuliah.

Artikel

Selama Bukan Berbedanya Perasaan Antara Kamu dan Dia, Semua Perbedaan Itu Indah

Erwin Setia

Dalam konteks kekinian, persoalan perbedaan kian jamak dan kompleks. Globalisasi dan revolusi teknologi yang tak henti-henti menjadi penyebabnya.

Artikel

Senja : Apa sih Istimewanya Bagi Para Pecintanya?

Erwin Setia

Mungkin ini seperti olok-olok, tapi siapalah saya berani mengolok-olok senja, saya hanya ingin mengingatkan saja bahwa senja dan tinja itu dekat belaka.

Artikel

Timnas Indonesia dan Betapa Gampangnya Pendapat Suporter Indonesia Berubah

Erwin Setia

Para suporter Indonesia yang sebelumnya mati-matian berkomentar dengan nada mencela, berganti jadi memuji-muji. Mereka tentu tidak salah.

Artikel

Betapa Menjengkelkannya Orang yang Merasa Paling Oke

Erwin Setia

“Ternyata orang yang merasa apa yang pernah dilakukannya paling baik dan benar dan oke—lain tidak—itu menjengkelkan banget ya!”