Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Untuk Para Artis yang Terjun ke Politik, Nggak Usah Nyalon di Bekasi

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
14 November 2022
A A
4 Kesamaan Bekasi dengan Yogyakarta Jakarta

4 Kesamaan Bekasi dengan Yogyakarta (Pande Putu Hadi Wiguna via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tanpa diduga-duga, Abdul Qodir Jaelani atau biasa disapa Dul, menyatakan diri bahwa dia siap menjadi cawabup Bekasi 2024 nanti. Seketika fokus orang-orang teralihkan, dari deklarasi capres ke dirinya.

Saya tahu, memang Dul belum eligible jadi wakil bupati Bekasi. Sebab, syarat minimal jadi cawabup adalah 25 tahun, sedangkan Dul saat ini masih berusia 22. Ketika 2024 nanti, dia baru berusia 24 tahun. Ya maklumin aja, umur segitu emang lagi lucu-lucunya.

Meski cuman sensasi sesaat, tapi saya melihat deklarasi ini sebagai sesuatu yang serius. Lagi-lagi, artis mengincar Bekasi sebagai daerah tempat mereka bertarung. Sebelum terlambat, sebaiknya, kalian para artis sebisa mungkin jangan jadikan Bekasi sebagai arena pertarungan politik kalian. Mengapa?

#1 Janji politik kalian kadang ngaco

Ada seorang musisi legendaris Indonesia yang nyalon jadi cawabup Bekasi. Katanya kalau dia menang pemilu, dia akan mengundang Red Hot Chili Peppers.

BENTAR.

Di mana-mana calon kepala daerah itu menawarkan janji politik yang menyejahterakan rakyat. Seperti membuka lapangan pekerjaan, pendidikan gratis, sampai tersedianya fasilitas kesehatan yang lengkap. Kok malah kepikiran ngundang band luar negeri? Lo pikir pensi?

Pasti kalian masih ingat dong siapa orang yang sedang saya bicarakan dari tadi. Ya betul, Bapaknya Dul, yaitu Ahmad Dhani.

#2 Belum tentu menang

Jangan kira masyarakat Bekasi mudah terbeli dengan popularitas. Meski daerah ini kerap diejek sebagai daerah planet lain, bukan berarti penduduknya mudah silau sama popularitas. Kalau kalian menganggap enteng, justru kalian bisa malu sendiri.

Baca Juga:

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

Kecuali memang kalian yakin dan punya program yang masuk akal, bisalah itu diobrolin lagi.

#3 Rekam jejak yang nggak bisa dibilang bagus

Cukup nama-nama seperti Zumi Zola dan Angelina Sondakh, yang menjadi pelajaran bagi kita rakyat Indonesia bahwa artis yang masuk ke dunia politik itu nggak benar-benar pengin mengabdikan dirinya untuk masyarakat.

#4 Kasihan sama artisnya

Sebenarnya ini nggak ada hubungannya sama Bekasi, tapi karena daerah ini kerap jadi tujuan para artis untuk “berperang”, maka ada baiknya dimasukin. Kalau kalian artis diminta untuk terjun pemilu Bekasi, baiknya sih ditolak.

Pertama, kalian itu hanya jadi alat pendongkrak suara atau popularitas parpol saja. Kalau kalian terima pinangan itu, apalagi jika karier kalian masih berpotensi untuk naik, ya itu namanya bunuh diri karier.

Tidak sedikit juga kejadian parpol yang mengingkari janji kepada ratusan bahkan jutaan rakyat yang memilihnya. Jutaan orang aja ditipu, apalagi kau.

#5 Karier yang mati

Seperti yang sama-sama kita ketahui, kebanyakan artis-artis yang nyemplung ke dunia politik adalah artis-artis yang kariernya mulai redup di industri hiburan. Padahal daripada artis-artis ini nyemplung ke dunia politik. Lebih baik mereka mulai berkarier di dunia digital. Kek bikin podcast, vlog YouTube, atau malah bikin warnet. Eh, bikin warnet masuk karier dunia digital nggak?

Itulah kenapa saya sarankan agar jangan memilih Bekasi untuk jadi tempat “berperang” atau malah sekalian nggak usah terjun politik. Mudaratnya banyak, untungnya… ya banyak sih untungnya, tapi biasanya yang untung besar pada diciduk KPK.

Bercandaaa.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Di Bekasi, Ramalan Cuaca Seakan Tak Berguna

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2022 oleh

Tags: artisbekasiPolitik
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Profesi buat Uzumaki Naruto kalau Pensiun Dini Jadi Hokage terminal mojok.co

Naruto Adalah Tontonan Berguna untuk Memahami Perilaku Pejabat Indonesia

1 Mei 2020
fans kpop

Antara Kematian Sulli dan Ulah Beringas Fans Kpop Garis Keras

18 Oktober 2019
debat politik

Omong Kosong Soal Politik yang Tidak Ada Habisnya

21 Mei 2019
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas

21 Mei 2024
5 Hal yang Bikin Orang Bekasi Culture Shock Saat Merantau ke Solo

5 Hal yang Bikin Orang Bekasi Culture Shock Saat Merantau ke Solo

31 Oktober 2024
Mentakwil Pertarungan Politik di Tahun 2020

Mentakwil Pertarungan Politik di Tahun 2020

10 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Jogja Itu Aneh: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.