Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Argumen Paling Menjengkelkan Saat Debat Film. Ra Mashook!

Muhammad Fikri Arrahman oleh Muhammad Fikri Arrahman
7 September 2020
A A
Wibu di Indonesia yang Terlalu Nyaman Nonton Anime Bajakan kissanime jepang terminal mojok.co

Wibu di Indonesia yang Terlalu Nyaman Nonton Anime Bajakan kissanime jepang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Akses film melalui internet kini semakin mudah. Selain Netflix, ada juga program Disney+ yang lagi diomongin banyak orang. Seiring dengan bertambahnya program kayak gini, makin banyak juga pergunjingan dan debat film soal serial-serial yang apik ataupun yang seru abis.

Ya emang sih banyak yang berpendapat kalau serial-serial ini nggak usah diperdebatkan. Soalnya hal ini termasuk ke preferensi individu aja, alias buang-buang waktu, toh sampai akhir nanti nggak bakal sepakat.

Tapi saya di sini termasuk orang yang pro dalam urusan debat film dan serial. Itung-itung dapet insight dari orang lain dan juga bisa dapet rekomendasi serial yang bisa ditonton di waktu yang senggang.

Setelah sudah lama sekali saya di dalam dunia debat film dan serial, ada juga argumen yang saya anggap ngeselin. Nih coba kalian baca, pasti kalian ngerasa kesel juga.

Misal ada yang bilang kalau serial Stranger Things kurang seru atau bahkan nggak asyik, nah kaum-kaum yang bilang serial ini asyik pasti balesnya gini, 

“Eh serunya tuh nanti pas di episode 6 atau di episode 7, apalagi di season 2, tambah seru tuh.”

Masa iya cuy harus nonton berepisode-episode dulu baru terasa asyik. Di episode pertama aja nggak ke-hook gimana mau nonton episode selanjutnya? Apalagi nonton di season selanjutnya. Kalau mau bilang suatu serial bagus ya coba aja bilang kalau aktor atau aktrisnya terkenal atau berpengalaman. Bisa juga review sedikit serialnya biar yang bilang nggak asyik bisa ngeraba-raba bagusnya di mana.

Nah ada lagi nih contoh yang lebih ngeselin dan pastinya bikin kalian sebel banget.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

7 Rekomendasi Film Dewasa Korea Terbaik Rating 18+ yang Sayang Dilewatkan

Saya pernah menemukan argumen yang bilang kalau serial animasi Black Clover baru seru di episode 50-an. Saya pas denger ini langsung kaget sekaligus bingung.

Gimana caranya orang yang nggak ke-hook di episode awal bisa bertahan sampai episode 50-an. Bertahan sampai episode 10 aja udah bisa dibilang keren dan hebat. 

Biasanya, yang ngasih argumen gituan malah mengumpat dulu dengan dalih bahwa yang bilang serial tersebut nggak asyik berarti nontonnya kurang lama. Hey, bagi kalian yang berargumen seperti ini, kalau debatin film atau serial ya kasih alasan kenapa serial itu bagus untuk ditonton jangan malah lama-lamaan nonton film atau serial dong!

Pokoknya kalau ada debat film dengan pembelaan suatu serial bagus, tapi argumennya seperti yang di atas tadi, sudah saya pastikan serial itu tidak apik atau tidak bagus-bagus amat lah.

Mendingan kalian tanya teman, kerabat, atau suatu komunitas agar ada pembelaan yang lebih logis untuk suatu film atau serial yang kalian anggap tidak bagus.

Bagi kalian yang masih berargumen ngeselin kayak yang sudah dicontohkan tadi, stop ngelakuin itu ya. Sumpah deh, kalau mau ada pembelaan nggak usah yang detail-detail amat kok, cukup kalian bilang aktor atau aktris itu ganteng atau cantik juga udah bisa bikin orang jadi tertarik untuk nonton.

BACA JUGA Forrest Gump adalah Gambaran Sempurna Kesetiaan dan Optimisme yang Menjengkelkan dan artikel Terminal Mojok lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2020 oleh

Tags: rekomendasi filmReview Film
Muhammad Fikri Arrahman

Muhammad Fikri Arrahman

Mahasiswa sotoy yang ingin konsisten dalam menulis.

ArtikelTerkait

Review Death on The Nile: kok Kayak Sinetron? (Akun Instagram @deathonthenile)

Review Death on The Nile: kok Kayak Sinetron?

8 April 2022
Rekomendasi Film yang Cocok Untuk Kaum Rebahan

Rekomendasi Film yang Cocok Untuk Kaum Rebahan

25 Desember 2019
film dengan plot twitst terbaik

Rekomendasi Film dengan Plot Twist Terbaik Part 3

9 Oktober 2019
Rekomendasi Film Netflix yang Tayang di Bulan Juli Ini! terminal mojok.co

Rekomendasi Film Netflix yang Tayang di Bulan Juli Ini!

14 Juli 2021
Peluang Profesi 3 Tokoh Utama Drama 'Start-Up' Setelah Serialnya Tamat terminal mojok.co

Secara Karakter, Nam Do-san ‘Start-Up’ Lebih Mashok Ketimbang Ji-pyeong

16 November 2020
Bagi Saya, Trans 7 Adalah Channel TV Terbaik Saat Ini terminal mojok.co

5 Film yang Harusnya Diputar SCTV Selain ‘Pengkhianatan G30S/PKI’

29 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.