Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Apesnya Main di Warnet Terdekat: Kejayaan Warnet Mesum di Cikarang

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
5 Februari 2023
A A
Apesnya Main di Warnet Terdekat Warnet Mesum di Cikarang (Unsplash)

Apesnya Main di Warnet Terdekat Warnet Mesum di Cikarang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika masih duduk di bangku SMP dan SMA (antara 2010 sampai 2013), bisnis warnet sedang menjamur di Cikarang. Warnet terdekat dari rumah menjadi jujugan untuk main game online. Mulai dari RF, Point Blank, sampai game Facebook seperti Ninja Saga.

Awalnya saya menyangka kalau warnet yang lagi menjamur itu jualan utamanya adalah game online. Ternyata saya salah. Ada juga warnet yang jualan utamanya porno. Atau yang saya sebut dalam tulisan ini sebagai warnet mesum.

Apesnya, warnet terdekat di Cikarang yang biasa saja tuju juga masuk ke dalam kategori tersebut. Celakanya, kegiatan di bilik bukan cuma nonton video porno, tapi sampai berbuat mesum. Ciri umum warnet mesum menurut saya ada dua. Pertama, bentuk biliknya tertutup rapat. Kedua, pencahayaan ruangan selalu redup.

Lantaran sudah kecanduan game online, saya memilih nggak peduli sama “kegiatan” kayak gitu. Jadi, saya bahkan sampai berani berkeliling Cikarang untuk mencoba banyak warnet. Dari warnet terdekat sampai terjauh, sudah banyak keapesan yang saya rasakan. Inilah kisah saya.

#1 Mendengar suara ciuman dan desahan

Tujuan saya eksplore dari warnet terdekat sampai terjauh di Cikarang adalah menemukan tempat ternyaman untuk main game online. Pokoknya hardware kudu bagus dan kecepatan internetnya nggak kaleng-kaleng.

Salah satu warnet mesum yang kebetulan saya masuki punya sekat bilik yang rapat dan tinggi. Namun, pembatas triplek itu tipis saja. Oleh sebab itu, suara dari bilik sebelah samar-samar mampir ke telinga saya. Desahan, diikuti suara ciuman menjadi hal-hal yang jadi akrab sama saya.

#2 Sulit berpikir positif

Kala itu, setiap akhir pekan, warnet terdekat sampai terjauh yang menjadi favorit saya di Cikarang pasti ramai banget. Yang main di sana nggak cuma satu atau dua jam saja. Bisa sampai tiga atau empat jam.

Makanya, kalau kesiangan datang pasti nggak bakal kebagian tempat. Terpaksa deh masuk waiting list. Kalau lagi malas menunggu, saya lebih memilih warnet yang kualitasnya biasa saja, meskipun masuk ke kategori mesum. Namanya udah kebelet main game.

Baca Juga:

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

3 Titik di Kampus yang Paling Rawan untuk Berbuat Mesum

Ketika masuk ke warnet terdekat yang masuk kategori mesum, terkadang saya berpapasan sama pasangan yang baru keluar dari bilik. Mata saya selalu menaruh curiga kepada mereka. Terlebih, jika laki-lakinya berjalan sambil memperbaiki atau mengecek resleting celananya. Hasilnya, pikiran saya jadi traveling dan sulit berpikir positif.

#3 Menemukan cairan lengket

Ketika main game di warnet mesum, otak saya sulit berpikir positif. Sudah begitu, saya malah menemukan beberapa titik cairan putih yang terlihat lengket. Tanpa melihat lebih jelas. Saya sudah menduga itu sperma.

Karena hal tersebut, saya minta pindah bilik ke operator. Alasan saya sih mouse-nya nggak enak buat main game. Padahal, bisa saja cairan lengket tersebut adalah susu kedelai. Yang biasa dijual di kulkas. Tapi, saya sudah kadung suka sama pikiran negatif. Hehe….

#4 Dituduh nonton video porno

Saya nggak naif. Iya, saya juga pernah menonton video porno. Tapi, kalau lagi di warnet terdekat yang menjadi favorit di Cikarang, saya lebih memilih main game ketimbang nonton porno. Gimana ya, saat itu, buat saya, main game itu lebih seru dan menyenangkan ketimbang nonton porno. Yah, bisa nonton dan menikmati video porno memang ada saatnya hehe.

Nah, ceritanya, ada satu warnet terdekat dari rumah yang nyaman sekali untuk main game online. Masalahnya, warung internet itu sudah terkenal sebagai tempat mesum di Cikarang. Saking terkenalnya, semua orang yang main di sana selalu disangka nonton porno. Tak terkecuali saya.

Ya, saya pernah dituduh nonton video porno. Penuduhnya adalah beberapa teman saya. Padahal, mereka nggak punya bukti sama sekali. Gara-gara tuduhan itu, saya jadi jarang main ke sana padahal nyaman sekali untuk main game.

#5 Mau dilaporkan ke orang tua

Buntut dari tuduhan itu, saya pernah diancam mau dilaporkan ke orang tua. Merasa tak bersalah, saya mempersilakan para penuduh untuk lapor ke orang tua. Pada akhirnya, mereka nggak ada yang berani lapor ke orang tua saya. Tapi agak deg-degan juga kalau mereka beneran lapor ke orang tua saya.

Itu saja beberapa cerita apes (yang saya ingat) ketika main di warnet terdekat yang kebetulan tempat mesum di Cikarang. Semoga bisa menjadi obat dari rasa rindu masa kejayaan warung internet.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mengenang Kejayaan Warnet, Rumah Pertama Gamer di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2023 oleh

Tags: Cikarangmesummesum di warnetpornovideo pornowarnetwarnet di cikarangwarnet mesumwarnet terdekatwarung internet
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Langsung Mute Notifikasi Pas Join Grup WhatsApp Baru Bukan Suatu Dosa terminal mojok.co

Keluar dari WAG yang Penuh Obrolan Mesum Itu Bikin Hidup Lebih Tenang

2 Februari 2021
5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi Terminal Mojok UMK

4 Alasan Orang Bekasi Merantau padahal UMK-nya Besar

4 Desember 2022
Stasiun Cikarang: Dulu Mengenaskan, Sekarang Bisa Dibanggakan

Stasiun Cikarang: Dulu Mengenaskan, Sekarang Bisa Dibanggakan

28 Mei 2023
5 Tanda Lebaran Sudah Dekat di Cikarang Terminal Mojok

Cikarang, Kota yang Tidak Ramah Pejalan Kaki

9 Maret 2023
crayon shinchan mojok

Waktu SD, Baca Komik ‘Crayon Shinchan’ Itu Ibarat Baca Majalah Porno

20 Juni 2021
Karawang Kalahkan UMK dan Pendidikan Kabupaten Bekasi (Unsplash)

Berkembang Pesat Seperti Jabodetabek, Karawang Kalahkan UMK dan Gengsi Pendidikan Kabupaten Bekasi

4 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.