Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Andai Para Pejabat di Indonesia Nonton Anime One Piece

Nurdin Abdul Aziz oleh Nurdin Abdul Aziz
4 Februari 2021
A A
Andai Para Pejabat di Indonesia Nonton Anime One Piece Terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah perseteruan yang cukup alot antara penggemar One Piece dan Naruto beberapa bulan lalu di media kesayangan kita ini, saya baru terpacu untuk mulai menonton anime One Piece dari awal. Dulu, saya sempat ikut nonton One Piece di laptop teman, sekitar episode 300-an, lalu merasa aneh dengan pertarungan-pertarungan yang nggak ngotak dan penuh dengan teriakan. Saya pun jadi tidak tertarik untuk melanjutkan.

Tapi, hati manusia bisa berubah, kan? Empat bulan lalu saya memutuskan untuk mulai nonton anime One Piece dari awal, dan di akhir bulan ini saya sudah menonton sampai episode 959. Tentu ada yang saya skip. Ada nostalgia yang tak perlu karena polanya hampir sama dengan episode sebelumnya. Banyak juga yang mengenang masa lalu yang menempatkan penonton sebagai orang yang mudah lupa. Mungkin maksudnya hanya untuk “sekadar mengingatkan”, tapi ya kalau diulang-ulang-ulang-ulang terus kan jadi jengkel juga.

Tapi jujur saja, sampai saat ini pun sebenarnya saya tak terlalu suka pada pertarungan-pertarungan yang ada di One Piece. Dalam hal ini saya lebih menyukai Naruto. Saya bisa menonton pertarungan Naruto melawan Pain berulang kali tanpa mengenal rasa bosan. Tapi kalau menonton kembali pertarungan-pertarungan yang ada di One Piece, rasanya sekali saja sudah cukup. Ya, Naruto dan One Piece sama saja, sama-sama memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Bukankah keduanya memiliki tekad yang sama kuat? Bukankah keduanya sangat menghargai teman? Eh, kok jadi ngebahas itu, sih…

Begini, maksud saya membuat tulisan ini yaitu supaya saya punya sedikit bahan untuk dikirim ke Terminal Mojok. Eh, nggak, maksud saya untuk membuka mata para pejabat di Indonesia yang terlalu mengeksploitasi alam hingga bencana hampir terjadi di mana-mana. Ya, itu. Pokoknya maksud saya mulia, deh.

Mungkin teman-teman penggemar One Piece sudah menyaksikan apa yang terjadi di Negeri Wano. Tentu kita tidak berharap apa yang terjadi di Negeri Wano, terjadi juga di negeri kita. Walau sudah ada sedikit-sedikit kemiripannya.

Begini, di Negeri Wano, limbah pabrik milik Yonkou Kaido dibuang ke sungai, dan mengakibatkan air sungai jadi tercemar dan beracun. Ini membuat rakyat tidak bisa memanfaatkan air sungai lagi. Selanjutnya, orang-orang yang tidak bisa membayar upeti atau pajak ke pemerintah, dibuang ke daerah yang kumuh dan dibiarkan mati kelaparan di sana. Seterusnya, karena ditakutkan ada segerombolan orang yang memberontak, maka rakyat tidak diperbolehkan untuk memiliki senjata dalam bentuk apa pun, dan jika terlihat ada pergerakan yang mencurigakan, maka mereka akan ditangkap sebelum mengutarakan pendapat.

Selanjutnya lagi, sekolah-sekolah mengajarkan kepada murid-murid sebuah sejarah bahwa dahulu Negeri Wano merupakan negeri yang kelam dan kejam di bawah kepemimpinan Kozuki Oden, tapi lalu diselamatkan oleh Yonkou Kaido dan Orochi, hingga kini Negeri Wano menjadi negeri yang subur dan makmur.

Seperti itulah yang terjadi di Negeri Wano. Rakyat yang tinggal di ibu kota Bunga percaya bahwa Negeri Wano di bawah kepemimpinan Orochi yang dilindungi Yonkou Kaido merupakan negeri yang subur dan makmur, cinta damai, dan tidak suka terhadap permusuhan. Sedangkan rakyat yang tinggal di luar ibu kota Bunga harus menderita kelaparan, sulit mendapat air bersih karena sungai-sungainya sudah tercemar limbah pabrik, dan dicap sebagai manusia rendahan karena miskin dan tak bisa membayar pajak ke pemerintah.

Baca Juga:

Seandainya Masih Hidup, Mungkin Begini Tanggapan Gus Dur terhadap Pengibaran Bendera One Piece

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Begitulah, hingga bajak laut Topi Jerami yang diketuai Monkey D. Luffy yang beraliansi dengan Trafalgar D. Water Law, Suku Mink beserta lima samurai yang diutus ke masa depan, datang ke Negeri Wano untuk melakukan pemberontakan. Walau Luffy sudah pernah dikalahkan pada pertarungan pertama saat melawan Yonkou Kaido, tapi kita percaya pada tekad Luffy bersama kawan-kawannya. Kita doakan bersama-sama saja. Alfatihah.

Ya, andai saja para pejabat di Indonesia menonton serial anime One Piece ini, dan mengamati negeri macam apa saja yang akan didatangi oleh kru Topi Jerami dan aliansinya, seharusnya mereka sudah mulai berbenah.

Oh ya, kalau beneran kru Topi Jerami datang ke negeri kita, kamu mau ada di pihak mana? Pakde Jokowi atau kru Topi Jerami? Pasti jawabannya Pakde Jokowi, ya? Ya iyalah, kita semua memang takut kan sama blio.

Sumber Gambar: Hypebeast.com

BACA JUGA Kemiripan DPR dengan Tenryuubito di One Piece.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2021 oleh

Tags: animeone piecePejabat
Nurdin Abdul Aziz

Nurdin Abdul Aziz

Pemurung yang belajar ceria

ArtikelTerkait

Kita Tak Butuh Ucapan Turut Berduka Cita dari Pejabat, Kita Butuh Aksi Nyata Mereka!

Budaya Buruk Pejabat Daerah yang (Sayangnya) Dianggap Sepele dan Biasa-biasa Saja

27 Mei 2023
Video Ucapan Idulfitri Pejabat Pemerintah yang Gitu-gitu Aja Terminal Mojok

Video Ucapan Idulfitri Pejabat Pemerintah yang Gitu-gitu Aja

1 Mei 2022
3 Tokoh Sampingan Anime yang Tunjukkan bahwa Tanpa Privilese, Hidup Nggak Buruk-buruk Amat terminal mojok.co

3 Tokoh Sampingan Anime yang Tunjukkan bahwa Tanpa Privilese, Hidup Nggak Buruk-buruk Amat

13 Maret 2021
Tak Hanya Tsubasa Ozora, Kawan-kawannya juga Berhak Bermain di Eropa terminal mojok.co

Tak Hanya Tsubasa Ozora, Kawan-kawannya juga Berhak Bermain di Eropa

21 Oktober 2020
Kaguya-sama Love is War

Kaguya-Sama Love Is War, Anime Romcom Seru yang Nggak Jualan Hal Klise

13 Oktober 2021
Alangkah Baiknya Tiga Kementerian Ini Dibubarkan Saja terminal mojok.co

Hyperlaxity dan Kelenturan Pak Jokowi Waktu Duduk Bersilang yang Bikin Salah Fokus

25 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita Mojok.co

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

18 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.