Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Ambil KPR di Tanah Rantau: Sebuah Keputusan Berujung Penyesalan

Intan Aida Diliana oleh Intan Aida Diliana
16 Juli 2025
A A
Ambil KPR di Tanah Rantau: Sebuah Keputusan Berujung Penyesalan

Ambil KPR di Tanah Rantau: Sebuah Keputusan Berujung Penyesalan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mending beli rumah di kampung halaman sendiri 

Keputusan ini tentu berlaku bagi perantau yang bercita-cita menghabiskan masa pensiun di kampung halaman. Bagi yang sudah telanjur cinta dan bercita-cita menghabiskan masa pensiun di tanah rantau, ya monggo. Mungkin poin ini kurang relate bagi kalian.

Tetapi bagi orang-orang yang mendambakan pulang dan pensiun di kampung halaman, poin ini seharusnya jadi pertimbangan sebelum memutuskan ambil KPR di perantauan. Daripada KPR di tanah rantau, membeli rumah di kampung halaman adalah investasi jangka panjang yang tepat. Lebih masuk akal juga mengingat harga tanah dan rumah di perkotaan semakin ugal-ugalan.

Sebaliknya, di kampung halaman, kemungkinan harga tanah dan rumah masih bersahabat. Setidaknya harganya nggak semahal di perkotaan. Selain itu kalaupun nanti tiba masa pensiun dan harus pindah, kita tak akan kerepotan memikirkan nasib rumah yang ada di tanah rantau.

Developer tidak amanah

Ingat, tidak semua developer yang menggarap proyek KPR amanah. Wacana tak seindah realitasnya, Gaes.

Contoh nyata yang kami alami misalnya. Sekadar untuk memasang meteran listrik, saya dan suami harus pakai dana sendiri. Jadi developer tidak mengurus printilan semacam itu. Selain itu, selokan tanpa gorong-gorong dan jalan perumahan tanpa diaspal atau dicor bikin kami harus mengeluarkan uang tambahan. Akhirnya tiap hujan turun jalan perumahan kami mendadak jadi kolam.

Sementara kalau bicara soal kualitas bangunan, rasanya hal itu sudah banyak diketahui orang. Sudah banyak yang tahu kalau rumah KPR, apalagi KPR subsidi, belum 5 tahun saja sudah banyak yang perlu diperbaiki.

Jual rumah KPR ternyata sulit

Penyesalan selanjutnya mengambil KPR di tanah rantau berkaitan dengan jual rumah. Sebenarnya yang ini saya belum mengalaminya langsung. Tetapi beberapa tetangga dan teman sudah mengalami poin terakhir ini.

Jadi beberapa tetangga kami memutuskan oper kredit KPR dengan harga yang anjlok Sementara itu teman saya di perumahan lain yang sudah melunasi KPR, ingin menjual rumahnya. Namun sejak beberapa tahun silam sampai sekarang rumah tersebut belum laku juga.

Baca Juga:

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Tak dimungkiri lokasi dan fasilitas perumahan menjadi pertimbangan dan memengaruhi kecepatan laku dan harga jual rumah. Realitasnya, perumahan yang kami tempati termasuk strategis tapi akses jalannya tragis. Makanya banyak yang kemudian pikir ulang sebelum membeli di sini.

Itulah beberapa hal yang kami sesali dari keputusan mengambil KPR di tanah rantau. Meski menyesal, kami tetap melanjutkan membayar angsuran tiap bulan karena kami tak punya pilihan lain selain nrimo ing pandum lan diakehi syukur. Kami hanya bisa berharap semoga cita-cita kami pensiun di kampung halaman bisa terwujud dan nantinya ada yang berminat meminang rumah kami di perantauan agar kami punya modal hidup di kampung halaman.

Penulis: Intan Aida Diliana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kenapa sih Kalian Selalu Nyinyirin KPR Rumah? Kenapa Nggak Fokus Menuntut Pemerintah untuk Menjaga Harga Rumah agar Tidak Makin Gila?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2025 oleh

Tags: cicilan kprKPRkpr rumahmerantauperantauanrantau
Intan Aida Diliana

Intan Aida Diliana

Ibu rumah tangga, ber-KTP Klaten yang diboyong suami ke Cikampek, Karawang

ArtikelTerkait

Tidak Ada yang Salah dengan Merantau ke Kota Kecil terminal mojok.co

Tidak Ada yang Salah dengan Merantau ke Kota Kecil

16 September 2020
5 Penyebab Perantau di Jakarta Gagal Meraih Mimpi

5 Penyebab Perantau di Jakarta Gagal Meraih Mimpi

25 Juli 2022
merantau

Kampung PNS dan Pudarnya Pesona Merantau

21 Agustus 2019
3 Hal yang Perlu Dipahami Orang Bojonegoro yang Hendak Merantau ke Kediri agar Mudah Beradaptasi

3 Hal yang Perlu Dipahami Orang Bojonegoro yang Hendak Merantau ke Kediri agar Mudah Beradaptasi

11 September 2023
Kenapa Gen Z dan Milenial Tak Beli Rumah? Karena Memang Tak Bisa. Gaji Nggak Naik-naik, tapi Harga Properti Selalu Naik, Gimana Bisa Beli? KPR rumah

Kenapa sih Kalian Selalu Nyinyirin KPR Rumah? Kenapa Nggak Fokus Menuntut Pemerintah untuk Menjaga Harga Rumah agar Tidak Makin Gila?

27 Maret 2024
Repotnya Orang Paninggaran Pekalongan di Perantauan karena Kerap Disalahpahami Orang-orang yang Nggak Paham Geografi

Repotnya Orang Paninggaran Pekalongan di Perantauan karena Kerap Disalahpahami Orang-orang yang Nggak Paham Geografi

15 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.