Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Alergi Makanan Bukan Masalah Sepele, Pebisnis Kuliner Harus Mulai Paham Isu Gawat Ini!

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
5 Agustus 2023
A A
Alergi Makanan Bukan Masalah Sepele, Pebisnis Kuliner Harus Mulai Paham Isu Gawat Ini! rekomendasi susu alfamart

Alergi Makanan Bukan Masalah Sepele, Pebisnis Kuliner Harus Mulai Paham Isu Gawat Ini! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah dianggap aneh karena punya alergi paracetamol, badan saya bentol-bentol merah kalau minum paracetamol. Lebih dari itu, semua orang mengernyitkan dahi ketika saya bilang bahwa saya nggak bisa minum susu, lactose intolerant atau lactose sensitive. Singkatnya, saya mencret kalau minum susu sapi, terutama susu sapi segar, susu pasteurisasi, atau bahkan susu UHT.

Dan buat kalian semua yang belum ngeh, efek alergen pada produk makanan itu berbeda-beda. Kadang sepele, meskipun gatel-gatel nggak bisa juga dibilang sepele. Di titik ekstremnya, orang dengan alergi makanan tertentu bisa mati kalau ada alergen yang masuk ke dalam tubuhnya. Iya, kalian nggak salah baca, bisa mati.

Buat kalian yang belum baca cerita dan beritanya, curhatan Mba Wulan di Twitter mungkin bisa jadi pintu pertama biar ngeh tentang alergi. Jadi singkatnya begini, Mba Wulan pesan kopi di sebuah outlet Coffee Shop via aplikasi food delivery dengan opsi oatmilk. Eh malah dicampur susu sapi sama pegawai kedai kopinya, jadilah Mba Wulan masuk rumah sakit.

Alergi itu gimana sih sebenernya?

Jadi alergi itu bagaimana sih duduk perkaranya? Alergi adalah respon berlebihan yang dilakukan oleh sistem kekebalan tubuh. Immunoglobulin E (IgE) dan non-IgE adalah antibodi dalam tubuh yang memicu alergi. Zat antibodi tersebut bereaksi pada komponen protein tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Meskipun demikian, gejala alergi beragam, ada gatal, disertai atau tanpa pembengkakan bibir, lidah, hingga tenggorokan. Alergi juga dapat berupa mual, muntah, sakit perut, diare, hingga sesak napas. Ekstremnya, dapat pula terjadi anafilaksis yang berpotensi menyebabkan kematian. Nah loh! Dikira Maudy Ayunda jadi brand ambassador Oatside cuman gaya-gayaan apa?

Nggak gitu dong logikanya, Maudy Ayunda emang beneran lactose sensitive. Isu alergen dan alergi makanan memang belum cukup membumi di semua kalangan masyarakat. Padahal dalam beberapa tahun terakhir label produk industri pangan sudah mencantumkan keterangan ‘mengandung alergen, lihat daftar bahan yang dicetak tebal.’

Padahal, prevalensi alergi pangan kian meningkat di banyak negara maju, sementara kesadaran masyarakat Indonesia tentang alergi makanan masih jalan di tempat. Salah satu sebabnya bisa jadi juga karena kita semua terbiasa mengonsumsi beragam jenis protein nabati dan hewani yang melimpah ruah di Indonesia, sementara golongan alergen paling mematikan adalah jenis kacang-kacangan.

Daftar alergen pangan FAO

Sebenarnya, FAO telah mengeluarkan daftar alergen pangan yang dibagi menjadi delapan kelompok besar sejak 1995, yaitu susu, telur, kacang tanah, gandum, kedelai, ikan, kerang, dan tree nuts (almond, hazelnut, dan kacang mede). Selain delapan jenis alergen alami tersebut ada juga beberapa bahan tambahan pangan (BTP) yang dapat memicu alergi, misalnya MSG, natrium benzoat, dan tartrazin.

Baca Juga:

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

Secara internasional, pelabelan alergen pangan dalam kemasan diatur dalam Codex General Standard for the Labelling Pre-Packaged. Sementara di Indonesia, Peraturan Kepala BPOM RI Nomor HK.03.1.5.12.11.09955 tentang Pendaftaran Pangan Olahan telah mengatur tentang pencancuman alergen pangan pada kemasan.

Susahnya, produsen makanan dan minuman cepat saji di Indonesia seringnya nggak mencantumkan alergen dalam kemasan takeaway mereka. Boro-boro mau edukasi soal alergi pangan ke pelanggannya, bisa saja malahan para pengusaha coffee shop ini nggak paham sama sekali perkara gentingnya alergi terhadap kesehatan pembeli.

Lazimnya sih memang kita-kita ini orang dengan gejalan alergi yang kudu lebih aware dengan makanan dan minuman kita. Ya kayak minoritas lah, yang di mana-mana kudu lebih ngalah dan menahan diri, meskipun jauh lebih bener kita lah ke mana-mana. Well, kalau kalian nih, punya alergi apa?

Penulis: Adi Sutakwa
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alergi Obat Sama Menyebalkan Seperti “Alergi Tanggal Tua”

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2023 oleh

Tags: alergikesadaranMakananpebisnissusu
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

10 Kuliner Khas Kampung Durian Runtuh dalam Serial Kartun Upin dan Ipin, Food Vlogger Harus Cobain!

10 Kuliner Khas Kampung Durian Runtuh dalam Serial Kartun Upin Ipin, Food Vlogger Harus Cobain!

17 Februari 2024
Saya Nggak Tau Seenak Apa Nasi Blue Band, tapi Nasi Jelantah dan Garam Juga Enak mojok.co

Alternatif Olahan Nasi Sisa Biar Nggak Mubazir

30 April 2020
Tips Anak Rantau Jawa Timur yang Cari Makan di Jogja terminal mojok.co

Tips Anak Rantau Jawa Timur yang Cari Makan di Jogja

13 Desember 2021
warisan balas budi kepada orang tua mojok

Insiden Anak Minta Warisan dan Pentingnya Kesiapan Saat Memutuskan Punya Anak

2 Agustus 2021
5 Rekomendasi Menu Warteg Populer buat Vegetarian Terminal Mojok

3 Makanan Red Flag dan Sebaiknya Dihindari di Warteg karena Nggak Dijaga Kebersihannya

3 Juli 2023
bakso lagi

Menu di Warung Makan Itu Beragam, Tapi Kenapa yang Selalu Dipesan Bakso Lagi?

5 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.