Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Surabaya yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

Tiara Uci oleh Tiara Uci
27 November 2024
A A
5 Kuliner Surabaya yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Surabaya yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan (tourism.surabaya.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya, salah satu kota metropolitan yang ada di Pulau Jawa, mengundang banyak pendatang. Entah untuk bekerja maupun berwisata. Selain perkantoran, kota kami punya banyak mal, taman bermain, dan museum yang menarik untuk dikunjungi. Tidak lupa, kuliner Surabaya juga menarik untuk dicicipi dan ditelusuri. 

Berbicara soal kuliner Surabaya, ada banyak makanan khas di Kota Pahlawan ini,  makanan dan asal usulnya pun beragam. Namun, di antara banyak makanan itu. Ada 6 menu makanan yang sebaiknya tidak dicoba wisatawan lantaran rasanya kurang mewakili selera mayoritas orang Indonesia. Saya hanya khawatir para wisatawan merasa kecewa setelah mencobanya.

#1 Tauwa

Tauwa adalah panganan yang terbuat dari susu kedelai, agar-agar, gula, dan garam. Bahan-bahan itu direbus hingga berbentuk seperti tahu kemudian dihidangkan dengan tambahan kuah yang terbuat dari jahe, gula, dan rempah-rempah lainnya. Rasa tauwa dominan gurih, manis, dan sedikit pedas dari jahe. Di Surabaya, tauwa biasanya dimakan saat musim hujan dan dihidangkan bersama taburan kacang dan cakue.

Tauwa sangat populer di Surabaya dan kerap disebut sebagai salah satu makanan yang wajib dicoba wisatawan saat datang ke Surabaya. Sayangnya, ada banyak orang yang justru kurang suka dengan perpaduan rasa gurih dan pedas tauwa yang mirip seperti obat masuk angin.

#2 Rawon pecel

Saya kurang tahu dari mana asal mula rawon pecel, tapi panganan satu ini sangat populer di Surabaya. Penjual rawon pecel yang terkenal di Surabaya ada di Pasar Ngagel, warungnya beroperasi dari jam 7 malam sampai dini hari.

Sama seperti namanya, rawon pecel adalah campuran antara nasi dengan bumbu pecel yang ditaburi kuah rawon dan daging. Bagaimana dengan rasanya? Jujur saja, ketika pertama kali mencobanya, saya merasa kurang cocok lantaran rasanya aneh dan tekstur makanannya juga tidak pas. Oleh karena itu, saya tidak heran jika beberapa wisatawan beranggapan rawon pecel adalah jenis makanan yang tidak cocok dengan selera banyak orang.

Dibutuhkan lebih dari satu kali mencoba rawon pecel agar lidah kita merasa terbiasa dengan rasanya dan akhirnya bisa menikmatinya. Kalau ada wisatawan yang pertama kali mencoba rawon pecel langsung cocok perlu diacungi jempol, sih.

Baca halaman selanjutnya: #3 Rujak cingur …

Baca Juga:

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 November 2024 oleh

Tags: Kulinerkuliner surabayaMakananSurabayawisata surabaya
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Potret Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing Mojok.co

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Bukti Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing

18 Desember 2023
Penjual Jipang Keliling di Surabaya Meski Kekurangan Tetap Ikhlas Berbagi Rezeki di Bulan Ramadan

Penjual Jipang Keliling di Surabaya: Meski Kekurangan, Berharap Bisa Bagi-bagi Sandal Jepit kepada Pedagang Keliling Lain di Bulan Ramadan

15 Maret 2024
3 Kuliner Pakistan yang Nggak Cocok di Lidah Orang Indonesia Mojok.co

3 Kuliner Pakistan yang Nggak Cocok di Lidah Orang Indonesia

18 Januari 2025
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Betapa Sedapnya Olahan Keong Sawah, Ulat Sagu, dan Kodok terminal mojok.co

Betapa Sedapnya Olahan Keong Sawah, Ulat Sagu, dan Kodok

5 Januari 2021
propaganda malaysia nasi kandar FAM Malaysia PSSI sepak bola Mojok

Nasi Kandar, Hidden Gem Kuliner Malaysia

26 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.