Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
8 Agustus 2024
A A
5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perempuan dan makanan, dua hal yang kerap dianggap bestie abis. Kalau cewek ngambek, sogok saja pakai jajanan. Niscaya mood-nya bakalan membaik. Para cewek ini diidenifikasikan sebagai makhluk yang gemar makan dan jajan. Dikit-dikit ngidam, apa-apa BM (banyak mau). Bakalan terus murung sampai keinginannya makan sesuatu terpenuhi. Rasanya nggak perlu nunggu hamil dulu buat craving food like crazy.

Kondisi ini sampai kerap dijadikan materi parodi. Di mana ceritanya si cewek suka banget jajan, terus memborong semua makanan yang menurutnya menarik. Lalu siapa yang bakal menghabiskan jajanan yang menggunung itu? Yap, cowoknya. Sebab si cewek merasa kenyang dan cuma ingin mencicipi semua makanannya secara merata.

Ada yang relate dengan kondisi di atas? Kira-kira kenapa ya cewek sering diasosiasikan dengan perilaku jajan yang impulsive? Kali ini saya akan mengajak kalian memahami alasan di balik hobi jajan kaum perempuan.

Cewek lebih gemar petualangan rasa dibandingkan cowok

Bagi perempuan, makan adalah kegiatan yang lebih dari sekadar mengisi perut. Ada seni yang perlu dinikmati dalam makanan. Dari tampilannya, cerita di balik makanannya, dan yang terpenting cita rasanya. Perempuan diyakini memiliki indra pengecap yang lebih tajam dibandingkan laki-laki. Oleh sebab itu perempuan punya penafsiran yang lebih kompleks terhadap makanan yang dimasukkannya ke mulut.

Perempuan cenderung lebih terbuka untuk mengeksplorasi cita rasa baru. Sedangkan cowok cenderung malas merisikokan diri dengan mencoba makanan yang rasanya gambling. Mending makan makanan yang rasanya familier aja. Maka nggak mengherankan kalau perempuan punya referensi rasa yang lebih kaya.

Hanya dari mencicipi makanan, perempuan bisa mengidentifikasi komposisinya. Keahlian ini sering digunakan untuk menduplikasi makanan. Biar bisa memenuhi hasrat ngidamnya tanpa perlu repot-repot beli di tempat yang jauh. Atau sesimpel menambah referensi menu makanan di rumah. Biar jenis makanan yang disajikan nggak cuma itu-itu mulu.

Jajan sebagai media pelepas stres

Bagi sebagian orang, belanja adalah kegiatan menyenangkan yang bisa menjadi obat stres. Salah satu yang paling terjangkau harganya adalah jajan makanan. Dengan jajan makanan atau minuman, kita akan mendapat kesenangan kombo. Dari kegiatan belanja, dan kegiatan makan itu sendiri.

Mengasup makanan tertentu saat kondisi stres bisa membuat kita lebih rileks, lho. Misalnya saja makanan manis maupun pedas. Kenikmatannya bikin kita melupakan sejenak cobaan hidup yang menerpa.

Baca Juga:

Wafer Tango Sekarang Kalah Telak dari Nabati, padahal Dulu Jadi Rajanya Wafer

Jangan Terkecoh! Saya Jelaskan Kenapa Makan di Restoran All You Can Eat Itu Nggak Logis, Cuma Bikin Dompet Nangis

Menjalin hubungan sosial

Bagi perempuan, makan bisa menjadi sarana menjalin keakraban. Kalau ngumpul sama temen enaknya sambil ngapain? Ya makan lah. Makanan bisa menyatukan manusia. Dengan duduk di meja makan, kita bisa menikmati quality time dengan lebih intens. Bisa fokus mengobrol tanpa ada distraksi. Nggak seperti saat nonton film atau berkegiatan lain.

Dari kegiatan sosial semacam ini, perempuan cenderung lebih update akan tren kuliner terbaru. Ada kesenangan tersendiri saat berhasil mengikuti tren. Persetan dengan sindiran FOMO. Nggak semua orang yang ngikutin tren selalu mencari validasi. Kami mengikuti tren buat memuaskan rasa penasaran aja.

Lapar mata

Ada alasan sederhana kenapa cewek lebih suka jajan. Karena lapar mata saja, sih. Saya pun sering merasakannya. Lihat makanan berbumbu yang warnanya merah merona bisa lidah kemecer. Nggak bisa menahan godaan dari makanan yang bentuknya unik dan lucu. Suka tergiur dengan cara makan orang lain yang kelihatan nikmat banget. Padahal pas nyobain sendiri, belum tentu rasa makanannya sesuai sama selera kita.

Faktor hormonal membuat cewek terlihat suka jajan

Kalau semua alasan di atas terasa dipaksakan, saya punya penjelasan yang lebih ilmiah. Perempuan mengalami menstruasi setiap bulan. Kondisi tersebut mengakibatkan berubahnya keseimbangan hormonal di dalam tubuh perempuan. Saat PMS, tubuh akan mengalami peningkatan hormon kortisol yang bertanggung jawab terhadap peningkatan stres. Sedangkan hormone serotonin yang menciptakan perasaan bahagia menurun.

Diperlukan makanan tertentu seperti makanan manis untuk meningkatkan produksi hormon bahagia. Oleh sebab itu perempuan akan cenderung ingin lebih banyak makan saat PMS. Masa-masa yang dikhawatirkan akan membuat kenaikan berat badan.

Itulah beberapa alasan di balik cewek yang lebih suka jajan daripada cowok. Sebenarnya kondisi tersebut nggak melulu dialami perempuan, laki-laki pun bisa. Hanya karena perempuan punya kondisi yang spesial setiap bulan, membuatnya terkesan lebih kalap jajan dibandingkan laki-laki.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2024 oleh

Tags: cewekJajanmakanPerempuan
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Jangan Makan Indomie Tanpa 6 Bahan Tambahan Ini terminal mojok

Jangan Makan Indomie Tanpa 6 Bahan Tambahan Ini

12 Desember 2021
Kenapa Cewek Merasa Makanan yang Dipesan Orang Lain Lebih Enak Terminal Mojok

Kenapa Cewek Merasa Makanan yang Dipesan Orang Lain Lebih Enak?

11 November 2022
pelecehan seksual

Waspada, Pelecehan Seksual Masih Terjadi dan Merajalela di KRL

28 Agustus 2019
Dalam Bahasa Madura Hijau Memang Disebut Biruh dan Tak Perlu Diganti terminal mojok.co

10 Jenis Jajan Godhongan yang Cocok buat Mengganjal Perut

31 Desember 2020
5 Film Indonesia tentang Kekerasan Seksual terminal mojok.co

5 Film Indonesia tentang Kekerasan Seksual

10 Desember 2021
5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran Terminal Mojok

5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran

30 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.