Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

5 Akal-akalan Bengkel yang Perlu Diwaspadai Pelanggan kalau Tidak Mau Rugi 

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
19 September 2025
A A
5 Akal-akalan Bengkel yang Perlu Diwaspadai Pelanggan kalau Tidak Mau Rugi Mojok.co

5 Akal-akalan Bengkel yang Perlu Diwaspadai Pelanggan kalau Tidak Mau Rugi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang pernah merasakan keringat dingin waktu ke bengkel, saya cukup hafal rasanya jadi “anak kemarin sore” di hadapan montir. Apalagi kalau masuk bengkel pinggir jalan dengan wajah bingung sambil pegang kunci motor, biasanya para montir itu langsung bisa membaca aura kebodohan saya. Dari sinilah biasanya siasat-siasat kecil mulai berjalan.

Tenang dulu, saya tidak sedang menuduh semua bengkel pinggir jalan itu nakal. Tidak. Banyak bengkel kecil yang jujur dan justru jadi penolong sejati kalau motor tiba-tiba mogok di jalan. Tapi, kita juga tidak bisa menutup mata bahwa ada segelintir bengkel yang hobi main trik licik demi isi dompet tebal. Nah, biar tidak gampang kena jebakan betmen ala montir berilmu marketing S3 itu, saya mau kasih beberapa cara yang bisa dipraktikkan pemula.

#1 Jangan langsung percaya tawaran lanjutan

Pernah suatu kali saya masuk bengkel hanya untuk ganti busi. Eh, baru saja busi terpasang, montirnya bilang, “Mas, sepertinya kampas rem depan juga sudah aus, mending ganti sekalian.” Saya yang masih “hijau” waktu itu hanya mengangguk. Padahal, setelah dicek teman saya yang lebih paham motor, kampas rem saya masih lumayan tebal.

Intinya, jangan langsung mengangguk setiap kali ditawari perbaikan tambahan. Kalau memang tidak ada tanda-tanda kerusakan berarti, cukup bilang, “Nanti dulu, Mas, saya pikir-pikir.” Percaya deh, kalimat sederhana itu bisa menyelamatkan dompet kalian. 

#2 Jangan lengah dengan marketing montir

Montir bengkel nakal biasanya jago melancarkan kata-kata. Nada suaranya meyakinkan, tatapannya penuh simpati. Bahkan, kadang disertai analogi-analogi yang bikin kita luluh. Misalnya, “Kalau oli mesin tidak diganti, Mas, ibaratnya kayak manusia nggak pernah minum air putih. Bisa-bisa dehidrasi.”

Kalau sudah begini, hati-hati. Kadang, kita yang niatnya cuma tambal ban bisa pulang dengan motor yang baru saja ganti rantai, ganti roller, bahkan ganti perasaan (soalnya dompet jadi kosong). Saya selalu mengingatkan diri sendiri untuk bedakan antara kebutuhan motor dengan keahlian montir melancarkan bualan. Jangan sampai kalah oleh rayuan. Ingat, montir bukan dukun cinta.

#3 Jangan biarkan motor menginap di bengkel kalau tidak mendesak

Ini bagian yang sering jadi jebakan betmen. Motor ditinggal menginap di bengkel dengan alasan “nunggu sparepart” atau “baru bisa dikerjakan besok”. Kadang-kadang ketika motor kita diambil kembali, ada saja part yang diganti atau “katanya” sudah diperbaiki padahal kita tidak pernah minta.

Saya pribadi lebih suka menunggu di bengkel meskipun agak bosan. Bawa saja buku, HP dengan baterai penuh, atau sekadar ngopi di warung terdekat. Setidaknya, kita bisa mengawasi apa saja yang dilakukan montir terhadap motor kita. Lebih aman, lebih tenang, dan tentu lebih mengurangi potensi kejutan tidak menyenangkan.

Baca Juga:

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

#4 Waspadai tawaran produk “asli” atau “KW super”

Nah, ini juga klasik. Ada montir yang suka menakut-nakuti, “Kalau pakai yang KW cepat rusak, mending langsung pakai yang asli, Mas.” Lalu, tiba-tiba dia mengeluarkan barang “asli” dengan harga bikin kantong megap-megap. Padahal, kalau dicek di toko online resmi atau dealer, harga barang yang sama jauh lebih murah.

Pelajaran pentingnya, jangan malas ngecek harga. Teknologi sudah di genggaman, tinggal buka ponsel dan bandingkan harga di marketplace. Kalau harga yang ditawarkan bengkel selisihnya jauh, mending tunda dulu pembelian. Toh, motor tidak akan langsung mogok hanya karena kita menunda beli part beberapa hari.

#5 Kalau punya uang lebih, pertimbangkan bengkel dealer resmi

Saya tahu, bengkel resmi biasanya lebih mahal dan harus antre agak lama. Tapi, kalau memang ada dana lebih dan waktu luang, bengkel resmi jelas lebih minim kecurangan. Mereka punya standar kerja, part jelas, dan sistem pembayaran lebih transparan. Memang, tidak ada jaminan 100 persen bersih dari salah, tapi setidaknya potensi kena tipu-tipu ala bengkel nakal bisa ditekan.

Saya pribadi sering menimbang begini: kalau sekadar tambal ban, ganti oli, atau urusan kecil, bengkel pinggir jalan sudah cukup. Tapi, kalau menyangkut part mesin, kelistrikan, atau servis besar, mending main aman di bengkel resmi.

Pada akhirnya, tulisan ini bukan untuk menjelekkan bengkel pinggir jalan. Saya justru menghargai keberadaan mereka sebagai penolong darurat. Apalagi kalau motor tiba-tiba rewel di jalan raya.

Akan tetapi, tetap saja kita sebagai konsumen harus punya kesadaran. Siasat bengkel “nakal” hanya bisa dilawan dengan tiga senjata yakni pengetahuan, kewaspadaan, dan kesabaran. Pengetahuan biar kita tidak gampang dibodohi, kewaspadaan biar tidak terjebak rayuan montir, dan kesabaran biar kita kuat menunggu tanpa harus meninggalkan motor menginap.

Penulis: Janu Wisnanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Dosa Penjual Tahu Tek Surabaya yang Bikin Pelanggan seperti Saya Mikir Dua Kali Sebelum Jajan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 September 2025 oleh

Tags: bengkelbengkel abal-abalbengkel curangbengkel resmibengkel tidak resmiKendaraanMotorservis kendaraanservis motor
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

4 Kelakuan Menjengkelkan Penebeng Kendaraan Teman, Tolong Peka Sedikitlah Mojok.co

4 Kelakuan Menjengkelkan Penebeng Kendaraan Teman, Tolong Peka Sedikitlah

5 Oktober 2024
Ngiris Tempe_ Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan terminal mojok

Ngiris Tempe: Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan

26 Juli 2021
Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa Mojok.co

Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa

26 Juni 2024
Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

27 Mei 2022
5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui montir

5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui

26 September 2022
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

28 Mei 2026
4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem Mojok.co

4 Pasar “Kalcer” yang Bisa Dikunjungi kalau Bosan ke Pasar Ngasem Jogja

29 Mei 2026
Orang Salatiga vs Kabupaten Semarang Siapa yang Suka Bohong (Unsplash)

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.