Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Dear Ria Ricis: Jika Mau Pergi, Pergi Saja. Tak Usah Pamit Apalagi Balik Lagi, Please!

Iassaswin oleh Iassaswin
31 Juli 2019
A A
ria ricis

ria ricis

Share on FacebookShare on Twitter

First things first, tanpa pretensi apapun tulisan ini saya persembahkan secara spesial kepada seorang bernama Ria Ricis yang katanya Content Creator. Perlu kita garis bawahi dulu, bahwasanya saya bukan seorang haters Anda apalagi fans. Saya hanya seorang mas-mas yang tidak habis pikir dengan hal yang beliau lakukan.

Ya, sebab beberapa hari kemarin ramai sekali pemberitaan tentang diri Anda. Padahal hal yang Anda lakukan cukup sepele, yakni ingin minggat atau off dari dunia per-YouTube-am yang sudah membesarkan nama Anda. Sejak tulisan ini dibuat pun, video Anda yang berjudul “SAYA PAMIT” itu masih bertengger di urutan ke-5 trending YouTube. Sungguh begitu penting kepergian Anda, bagi bangsa ini ya?

Berkat kelihaian Anda membuat sebuah video perpisahan pun, akhirnya banyak orang yang menonton. Maka tak heran, manakala saya klik video “SAYA PAMIT” Anda itu, tanpa tanggung 2 kali dan lebih iklan berbayar ditayangkan di sana. Wow! It’s amazing. Apakah ini pula yang disebut dengan perpisahan berbayar?

Setelah tayangan iklan selesai di sana, saya langsung menonton video Anda dengan saksama. Just in case saya persiapkan mental dan hati yang kuat agar tidak nyinyir mampu menonton sampai selesai.

Secara garis besar, video berjudul “SAYA PAMIT” yang diupload tertanggal 27 Juli 2019 itu terbagi ke dalam Enam babak. Masing-masing babak memiliki alur nan saling berkesinambungan.

Babak pertama, diisi oleh latar belakang. Ceritanya gak akan jauh dari kisah so inspiratif, kerja keras, dan sebab-sebab. Dalam video “SAYA PAMIT”, babak pertama memang benar berisi monolog dari Ria Ricis tentang kisah yang sudah sering Ia ceritakan tentang bagaimana Ia memulai channel YouTube-nya. Dari mulai dia pegang kamera sendiri, edit sendiri, begadang, mikirin konten, sampai dengan membaca komentar-komentar nggak penting yang konon memberikan andil berupa ide untuk next video yang kelak Anda buat.

Babak kedua, langsung bercerita tentang akibat dari apa yang telah Ia lakukan. Pada video berjudul “Saya Pamit” secara tidak langsung Ria Ricis menceritakan bahwa sebab kerja kerasnya tadi, Ia bisa menjadi YouTuber perempuan pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang mendapat diamond play button walau kita tidak tahu apa fungsinya “tombol itu”. Well, it was a good job, by the way.

Babak Ketiga, ya biasa deh. Langsung menjelaskan lagi bahwa hasil dari kerja kerasnya selama ini, pada akhirnya membawa Ia pada titik terendah di mana Ia dan tim merasa tidak bahagia. Jadi kerja keras tadi itu buat apa Cis? Ditambah ada sebuah statement bahwa ini “NO DRAMA” Ia sudah dengan tekat bulat bersikukuh ingin pamit. Dan video pamit ini, adalah video terakhir miliknya. Ia ingin menjalani hidup dengan privasi-nya sendiri. Berarti fix nih Ricis pergi ya!

Baca Juga:

Cuma Haters yang Bilang Pemerintah Jember Nggak Paham Prioritas

4 YouTuber Berkualitas yang Bakal Bikin Pinter Kaum Micin

Babak Keempat, berisi ucapan terima kasih. Ia sangat berterima kasih pada The Ricis sebutan untuk para fans nya barangkali. Karena selalu menambah pundi-pundi rupiah miliknya menonton, selalu mendukung, channel-nya. Meski pada akhirnya Ia mengatakan bahwa dirinya terlalu sayang sama The Ricis, sehingga Ia melakukan semua video yang diminta oleh para fans nya. Dasar fans yang banyak request. Ngerepotin!

Babak Kelima, ada sedikit cerita tentang Ia dan Tim Ricis. Di mana Ia baru punya tim sejak subscriber 8 juta, karena Ia sadar tidak bisa handle semuanya sendiri. Hmm namanya manusia mbak, susah hidup mandiri. Nanti aja kita mati nggak akan bisa sendiri pasti ada yang bantu nguburin dong. Dan rupa-rupanya video ini Ricis upload sendiri tanpa sepengetahuan Tim.

Babak Keenam, adalah penutup yang seperti pada umumnya, diisi oleh pesan dan kesan. Ricis berpesan “sebesar apapun mimpi kalian, sejauh apapun mimpi kalian kejar! Tapi ingat kita makhluk sosial…” masih panjang cuma males nulisin aja sih. DAN yang paling penting di menit akhir Ia masih mengajak untuk subscribe. Lho bukannya mau pamit toh? Terus dia bilang juga “Intinya habis ini nggak akan ada video lagi, nggak tahu sampai kapan, terserah, tergantung komentar kalian ada berapa banyak” Lho e Lho e jadi ibaratnya dia pergi, tapi ditunggu komentarnya, baru dia balik lagi? Hah~~

Dari babak-babak itu tentu kita pun bisa menilai. Bahwa Ria Ricis sengaja pergi, tapi pingin dicari. Kemudian dia memutuskan berpisah tapi nggak mau ada drama, jadi bagusnya gimana ya? Padahal pergi mah, pergi aja kali Cis, nggak usah pamit juga. Lagian kita kenal juga nggak. EHHH!

Ditambah lagi jawaban atas drama yang Anda buat pun terselesaikan berkat video yang diunggah tertanggal 30 Juni 2019. Barangkali karena banyaknya komentar kebencian para netizen, dia memutuskan balik lagi. Hanya saja dengan catatan bahwa KOLOM KOMENTAR HARUS DIMATIKAN. Hmm jadi Anda pamit cuma 3 hari saja? Kenapa nggak selamanya sih!

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2022 oleh

Tags: Hatersria ricissaya pamitSelebgramYoutuber
Iassaswin

Iassaswin

ArtikelTerkait

Dear Ferdian Paleka, YouTuber yang Udah Ngerjain Transpuan terminal mojok.co

Tipe-tipe YouTuber Ketika Membuat Video Klarifikasi

18 Mei 2020
Ide Konten yang Lebih Waras buat Ria Ricis

3 Ide Konten yang Lebih Waras buat Ria Ricis

7 Januari 2023
Vlog Barbie dan Kanal YouTubenya Lebih Berfaedah Dibanding Vlog Para Manusia terminal mojok.co

Vlog Barbie dan Kanal YouTubenya Lebih Berfaedah Dibanding Vlog Para Manusia

14 Oktober 2020
Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi

Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi!

28 November 2019
Dear Ferdian Paleka, YouTuber yang Udah Ngerjain Transpuan terminal mojok.co

YouTuber yang Kontennya Nyampah Cukup Dihadapi dengan 4 Hal Ini

8 Mei 2020

Sebaiknya Baim Wong Pensiun daripada Terlihat Goblok Memahami Apa Itu Kerja

12 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.