Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Canva: Dibenci Desainer, Dipuja Masyarakat yang Nggak Ngerti Desain

Riyanto oleh Riyanto
26 September 2020
A A
canva desain grafis etis aplikasi editing mojok

canva desain grafis etis aplikasi editing mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak temen saya yang notabenenya adalah desainer grafis mengeluhkan kehadiran Canva sebagai platform desain yang tinggal tempel sana tempel sini langsung jadi. Mereka merasa lahan pekerjaan mereka akan diambil dengan kehadiran startup asal Australia ini. Ya gimana nggak merasa terancam, wong kalo desain pake Photoshop bisa makan waktu seharian, giliran desain pake Canva hanya perlu beberapa menit. Orang yang nggak ngerti-ngerti amat soal desain, bisa bikin desain yang kece-kece karena banyak banget template gratisan yang disediakan.

Canva menjadi begitu digandrungi karena belum pernah ada platform desain tempel sana tempel sini yang menghasilkan kualitas bagus. Yang bisa menghasilkan kualitas bagus biasanya kudu bayar. Yang bisa menghasilkan kualitas bagus dan gratis biasanya ada watermarknya. Nah, Canva? Fitur berbayarnya hanya pada beberapa template dan elemen gambarnya aja, padahal banyak juga template dan elemen gratis yang bisa digunakan.

Saya sendiri pengguna Canva yang lumayan mahir. Saya pake Canva buat bikin Instastory lucu-lucuan, bikin poster buat acara komunitas, kadang juga untuk feed Instagram. Saya yang dulu nggak terlalu bisa pake Photoshop atau aplikasi desain lainnya membuat teman saya heran, kok bisa-bisanya desain saya jadi bagus gitu. Lantas saya memberitahu dia bahwa saya pake Canva. Dia, yang belum pernah tau apa itu Canva, langsung syok ada platform semacam itu. Katanya, dia bikin desain aja bisa sehari, kadang sampai seminggu, eh pake aplikasi ini bisa jadi hanya dalam hitungan menit.

Dengan hadirnya aplikasi ini, pebisnis-pebisnis kecil jadi bisa bikin desain keren untuk materi promosi di media sosial. Teman saya misalnya, yang buka bisnis kuliner berupa nasi langgi di pinggir jalan, memanfaatkan Canva untuk desain feed Instagram sekaligus promosi lewat FB Ads.

Bayangkan, warung nasi langgi pinggir jalan bisa punya desain yang bagus dan dioptimasi dengan FB Ads. Semua itu bisa terjadi karena ada Canva di balik proses kreatif promosinya. Ya gimana, kalo mau iklannya dilihat dan bikin orang tertarik, desainnya kudu bagus. Kalo desainnya kudu bagus, harus bayar jasa desain grafis dong. Untuk bisnis sekelas nasi langgi pinggir jalan, menyewa jasa desain grafis itu pengeluaran yang lumayan berat. Mending buat kulakan daripada sewa desain grafis. Makanya, Canva datang membawa solusi itu.

Orang-orang yang berkepentingan mendesain sesuatu tapi kesulitan menggunakan aplikasi desain menjadi punya alternatif yang gampang dan gratis untuk bikin desain. Lagian, cuma mau bikin template Instastory masa ya kudu sewa jasa desain grafis?

Datangnya aplikasi ini yang mengobrak-abrik dunia desain grafis barangkali seperti datangnya ojol dan memorak-porandakan ojek pengkolan. Banyak tukang ojek pengkolan yang menentang hadirnya ojol beberapa waktu lalu, namun suara mereka mulai tak terdengar akhir-akhir ini. Mungkin masih ada, tapi tidak terlalu agresif seperti dulu. Apa yang terjadi? Rata-rata tukang ojek pengkolan juga beralih menjadi ojol. Tetapi untuk urusan Canva, sepertinya orang-orang yang bergelut di bidang desain grafis tidak akan pindah ke aplikasi ini. Kok pindah, wong ada yang nyebut nama Canva aja rasanya langsung seperti disayat-sayat, direndahkan, dan diinjak-injak harga dirinya.

Teman saya yang seorang desain grafis pernah mangkel bukan main sama bosnya. Dia disuruh bikin poster buat promosi kedai kopi, dan dalam waktu setengah hari desainnya belum jadi juga. Bosnya langsung tanya kok belum jadi, sambil bilang, “Kayak gitu aja pake Canva bisa cepet, kan?” Ya jelas mangkel lah, wong temen saya belajar bikin desain aja nggak ujug-ujug semalam bisa.

Baca Juga:

4 Kesulitan Mendesain di Canva, Aplikasi Desain yang Sering Diremehkan Tinggal Tempel

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine

Canva memiliki ranahnya sendiri. Ada batas-batasnya sendiri yang membedakannya dari aplikasi desain profesional. Canva untuk kalangan pribadi, tidak dibisniskan, dan non profesional. Makanya saya heran juga kok sampai ada yang bikin kelas mengoperasikan aplikasi ini dan harus membayar untuk mengikutinya. Maksudnya, mengoperasikan Canva ya gitu-gitu aja, tinggal tempel sana tempel sini, gitu aja sampai ada kelasnya. Kalo kelas desain pake aplikasi desain macam Photoshop, AI, atau Corel Draw sih masih masuk akal. Lah ini Canva sampai dijadiin cuan, kan kurang ajar.

Kadang batas-batas antara mana yang etis dan mana yang enggak itulah yang sering dilupakan orang—khususnya orang yang ngerti desain. Maka dari itu banyak yang merendahkan bidang ilmu desain grafis karena desain pake aplikasi ini aja bisa. Debat bangsat macam itu bisa terjadi ya karena tidak mengenal batas-batas itu tadi. Ya kali punya kedai kopi cabangnya sampe lima tapi nggak mau hire desain grafis dan malah milih pake Canva, kan nggak lucu juga.

BACA JUGA Pengalaman Berurusan dengan Pak RT Overproud Jabatan dan Multipresence dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2020 oleh

Tags: canvadesain grafiseditingetis
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine (Sumber: IG @anyageraldine)

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine

19 Desember 2022
4 Keuntungan Menggunakan Canva yang Perlu Kamu Ketahui Terminal Mojok

4 Keuntungan Menggunakan Canva yang Perlu Kamu Ketahui

24 Januari 2022
Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis

30 September 2020
Desain Grafis dan Profesi yang Bakal Tetap Menguntungkan (Unsplash)

Desain Grafis dan Profesi yang Bakal Tetap Menguntungkan

19 Desember 2022
4 Kesulitan Mendesain di Canva, Aplikasi Desain yang Sering Diremehkan Tinggal Tempel

4 Kesulitan Mendesain di Canva, Aplikasi Desain yang Sering Diremehkan Tinggal Tempel

24 Juli 2024
editing

The Power of Editing: Seorang Caleg Digugat ke MK Gara-Gara Editan Fotonya yang Melewati Batas Kewajaran

16 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.