Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine

I Wayan Eka Dharma Saputra oleh I Wayan Eka Dharma Saputra
19 Desember 2022
A A
AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine (Sumber: IG @anyageraldine)

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine (Sumber: IG @anyageraldine)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ngomongin Anya Geraldine, apa yang terlintas di pikiran Anda? Apakah terbayang fisiknya yang aduhai atau kehebohan berita soal style Anya saat menghadiri resepsi pernikahan Chelsea Islan? Yah, kalau buat saya, masih tetap lebih menggoda AI. Kok bisa begitu?

Oke, apa saja bayangkan Anda mengenai sosok Anya Geraldine itu bukan tempat saya untuk mengkritik atau meluruskan Namun, saya ingin memberitahukan Anda soal info terkini yang lebih hot dibandingkan dengan pose Anya Geraldine saat cosplay menjadi Mystique pada Halloween yang lalu. Yaitu, tentang si seksi AI yang belakangan ini sedang naik daun dan menjadi perbincangan.

Si seksi AI

AI atau Artificial Intelligence adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk melakukan tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia. Misalnya memecahkan suatu masalah, membuat keputusan, atau mengambil tindakan. 

AI dapat digunakan dalam berbagai bidang. Contohnya di dunia pemasaran, perdagangan, atau bahkan kesehatan. AI juga dapat digunakan untuk mengembangkan sistem yang dapat belajar dan mengadaptasi secara otomatis, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan keefektifannya dari waktu ke waktu. Anya Geraldine nggak bisa kayak gitu kayaknya. CMIIW.

Belakangan ini, saya menjumpai keramaian para kreator konten di beberapa media sosial membahas mengenai chatGPT. Ini adalah salah satu AI yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang meneliti dan mengembangkan AI yang bernama OpenAI.

ChatGPT menjadi viral karena kemampuannya untuk menjawab setiap pertanyaan dan juga memecahkan permasalahan yang diajukan oleh pengguna. Beberapa pertanyaan dan permasalahan yang diajukan oleh para pengguna yang saya temukan di media sosial adalah mengenai kode dan bahasa pemrograman, pertanyaan-pertanyaan umum, bahkan menjelaskan mengenai maksud dari sebuah kode pemrograman ke dalam bahasa sederhana yang sangat mudah dipahami oleh masyarakat umum. Anya Geraldine bisa kayak gitu? Ahh dasar saya yang terlalu halu.

Sangat mudah digunakan

Cara penggunaan juga cukup sederhana hanya dengan mengetik apa yang ingin kita ketahui pada kolom chat yang tersedia, tunggu beberapa saat, dan balasan dari AI pun muncul di layar Anda. Andai Anya Geraldine bisa kayak gitu.

Belakangan ini, saya pun sedang asik PDKT dengan AI yang mampu mengubah teks menjadi sebuah gambar atau istilahnya text to image. Beberapa penyedia layanan text to image yang sempat saya jajal kemampuannya diantaranya Nightcafe, Midjourney, DALLE mini dari Huggingface, dan Enterpix.

Baca Juga:

Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

Sudahi Tren Minta AI Ubah Foto ala Ghibli, Melanggar Hak Cipta Itu!

Awalnya saya iseng nyobain, lama-lama kok asik juga ya. Saya yang nggak ada latar belakang desain grafis atau seni bisa “menghasilkan” karya digital yang sangat keren (menurut saya) hanya bermodalkan kata-kata. Ya walaupun nggak semua percobaan saya menghasilkan gambar sesuai keinginan. Ada yang hasilnya memuaskan dan ada juga yang sangat mengecewakan.

Hanya dengan mengetik detail gambar yang saya inginkan, AI memberikan hasil gambar berupa orang, pemandangan, hewan, interior, bahkan makanan dengan sangat detail bahkan mendekati aslinya. Seolah-olah gambar tersebut diambil dengan menggunakan kamera atau dihasilkan dari skill photoshop yang sangat mumpuni. Ah, Mbak Anya Geraldine geser dulu, deh.

Sempat mencoba banyak mesin

Beberapa tahun yang lalu saya juga sempat dekat dengan AI yang mampu mengubah tulisan menjadi suara atau text to speech. Sangat menakjubkan, dengan mengetikkan kata, kalimat dan bahkan paragraph, ia mampu menghasilkan suara yang mendekati bahkan menyerupai suara asli manusia lengkap dengan aksen dari daerah tertentu berdasarkan pilihan pengguna.

Dari pengalaman coba-coba AI satu dengan yang lain, saya membayangkan tak lama lagi pekerjaan para profesional akan digantikan oleh mesin. Dari contoh di atas aja pekerjaan dengan keahlian tertentu seperti programmer, digital artist atau illustrator, artis voice over, atau dubber sudah mampu dilakukan oleh AI.

Bayangkan, jika Anda selaku konsumen yang membutuhkan jasa-jasa tersebut mana yang akan Anda pilih? Menggunakan jasa para profesional dengan bayaran yang tinggi atau jasa AI yang biayanya lebih murah bahkan ada yang gratis.

Cuan di depan mata

Atau Anda seorang yang jeli melihat peluang cuan di depan mata? Anda dapat menawarkan jasa programmer, desain, atau voice over kepada mereka yang membutuhkan dengan menarik bayaran yang “sesuai” lalu menyerahkan pekerjaan tersebut kepada mesin yang membutuhkan biaya lebih sedikit.

Sebagai seorang dengan profesi yang “terancam” tersaingi atau bahkan tergantikan oleh AI, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan tetap di posisi Anda sekarang dengan anggapan bahwa “itu semua nggak akan mungkin terjadi?” atau Anda akan meningkatkan skill ke level yang lebih tinggi? Atau malah Anda akan memanfaatkannya sebagai salah satu senjata untuk memenangkan persaingan?

Siapa saja Anda saat ini dan apa saja pilihan Anda nantinya, Anda tidak akan bisa lepas dari godaan si seksi AI. Jadi, lebih menggoda mana, Neng AI atau Mbak Anya Geraldine?

Penulis: I Wayan Eka Dharma Saputra

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Anya Geraldine Bukannya Norak, Justru Cerdas Melihat Peluang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2022 oleh

Tags: AIAnya Geraldineartificial intelligencedesain grafiskecerdasan buatan
I Wayan Eka Dharma Saputra

I Wayan Eka Dharma Saputra

Belajar dan berbagi lewat tulisan adalah jalan ninjaku.

ArtikelTerkait

Layangan Putus: Tema Mainstream, tapi Tetap Bikin Emosi

3 Desember 2021
canva desain grafis etis aplikasi editing mojok

Betapa Gelinya Mendengar Bacotan Orang yang Sewot sama Canva

4 Oktober 2020
4 Hal yang Harus Disiapkan Pemerintah kalau PNS Diganti Robot terminal mojok

4 Hal yang Harus Disiapkan Pemerintah kalau PNS Diganti Robot

3 Desember 2021
Minuman Beralkohol dan Betapa Noraknya Cuitan Anya Geraldine

Minuman Beralkohol dan Betapa Noraknya Cuitan Anya Geraldine

17 Januari 2020
Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

4 Maret 2026
Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis

30 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terkecoh, Tutor Bimbel Online Pekerjaan yang Tidak Cocok untuk Fresh Graduate Mojok.co

Jangan Terkecoh, Tutor Bimbel Online Pekerjaan yang Tidak Cocok untuk Fresh Graduate

20 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.