Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Naruto dan Hinata: Pernikahan Mereka Bikin Saya Iri Saja, Ini 3 Alasannya

Erwin Setiawan oleh Erwin Setiawan
18 Agustus 2020
A A
Jika Era Shinobi Berakhir, Ini 5 Pekerjaan yang Cocok Dilakoni Karakter di Naruto terminal mojok.co

Jika Era Shinobi Berakhir, Ini 5 Pekerjaan yang Cocok Dilakoni Karakter di Naruto terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tak terasa air mata saya berlinang menghadiri pernikahan Naruto dan Hinata, dalam artian ketika menonton episode terakhir serial Naruto. Menurut saya mereka berdua adalah pasangan yang paling serasi di dunia anime. Bagaimana tidak, Naruto memiliki kekuatan yang sangat besar bahkan diakui sebagai pahlawan di dunia shinobi, diimbangi oleh Hinata yang anggunnya naudzubillah.

Mungkin jika di Indonesia, sosok Hinata ini mirip dengan Hayati kekasihnya Zainuddin. Sehingga saya harus berlindung kepada Allah agar tidak jatuh hati pada perempuan semacam itu untuk kedua kalinya, cukup istri saya saja.

Dengan kefemininnan yang Hinata miliki, kekuatan Naruto ini bisa dibilang tidak akan sia-sia, dalam artian sangat berguna untuk melindungi kekasihnya yang lemah lembut. Walaupun sebenarnya cukup kuat jika dibanding dengan wanita pada umumnya. Bisa dibilang kelemahlembutan dan kefemininnan yang ada pada Hinata itulah kekuatannya yang utama.

Berbeda dengan perempuan serbabisa yang tidak memiliki alasan untuk menunjukkan sisi kemanjaan mereka. Emangnya apa perlu seorang istri menunjukkan sifat manjanya? Saya pikir perlu. Seperti saya misal, yang selalu menjadi penolong saat memasang tabung gas, saat memperbaiki rangkaian listrik, saat mengangkat barang-barang dan yang paling penting bisa membuatkan puisi saat istri saya butuh dihibur. Tentu dengan itu saya merasa bahagia, setidaknya ada gunanya lah di depan istri. Namun ada tiga hal yang membuat saya iri dengan pernikahan Naruto dan Hinata…yang mungkin tidak akan pernah dialami oleh saya.

Menikah di waktu yang tepat

Bisa dibilang waktu yang Naruto pilih untuk menikah itu memang puncak dari kebahagiaan. Bagaimana tidak, saat itu perang besar baru saja selesai, sehingga seluruh elemen masyarakat sedang merasakan bahagia.

Efek dari berakhirnya perang besar itu tentu diiringi dengan naiknya tingkat keamanan dunia, sehingga para shinobi tidak sedang sibuk menjalankan misi. Bahkan bisa dikatakan kegiatan para shinobi tidak seru lagi, ya cuma mondar-mandir seperti manusia biasa tidak lagi saling serang.

Bahkan Orochimaru saja terlihat unyu saat itu, padahal biasanya ia begitu menakutkan dan misterius. Para shinobi juga terlihat gabut di dalam desa. Padahal di dalam tubuhnya tersimpan kekuatan yang sangat besar. Hal itulah yang menjadikan menikah sebagai solusi yang tepat.

Dihadiri banyak orang

Berbeda banget dengan saya yang malah menikah di masa sulit, seperti saat pandemi ini. Memang ya cinta suka datang tidak tepat waktu! Tidak bisa nunggu sampai keadaan kembali normal. Bukankah kebahagiaan itu lebih terasa ketika ekonomi rumah tangga membaik, kan? Seharusnya saya menikah setelah pandemi berakhir, setidaknya bila sudah mulai bekerja lagi.

Baca Juga:

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Jika seperti ini, saya mau berbulan madu saja tidak bisa. Seandainya nekat untuk bepergian pun biayanya lebih mahal karena harus membuat hasil rapid test segala. Itu pun kalau ada duitnya. Jangankan mendapatkan hadiah berupa pekat bulan madu, teman-teman saya pun bernasib sama dengan saya, gaji berkurang, bahkan ada yang sampai dirumahkan. Yang artinya saya dan teman-teman saya sedang prihatin, alias tidak bisa sembarangan mengeluarkan uang.

Sementara Naruto dan Hinata, di acara pernikahannya dihadiri oleh banyak orang dari berbagai desa. Bahkan bisa dikatakan dihadiri oleh semua teman seangkatan. Bahkan Sasuke yang sedang menempuh perjalanan menebus dosa pun merelakan dirinya untuk pulang ke Konoha. Wah Naruto memang seorang teman yang berharga. Wah bagaimana tidak meneteskan air mata ketika saya menyaksikannya? Bagaimana dengan hari pernikahan saya? Inilah hal kedua yang membuat saya iri dengan pernikahan mereka.

Masalah batin

Hal ketiga yang membuat saya iri dengan pernikahan Uzumaki dan Hyuga adalah masalah batin. Ketika mereka menikah, saya pikir mereka benar-benar menempuh hidup baru. Hinata yang tadinya sibuk mengagumi Naruto secara diam-diam, kini malah akan menikah dengannya. Seorang anak laki-laki yang sibuk berlatih, mencri teman dan mencapai impiannya menjadi Hokage kini harus membagi perasaannya untuk hal cinta.

Berbeda sekali dengan saya yang sejak remaja sudah menyatakan cinta saya kepada perempuan yang saya cintai. Bahkan saya mampu memahami segala sifat buruk dan baik pacar saya ketika sebelum menikah. Begitu menikah, saya hanya mendapatkan bonus boleh berhubungan intim saja rasanya. Huhu menyedihkan. Sisanya adalah beban rumah tangga dan mempersiapkan masa depan anak-anak. Bisa dikatakan hidup baru yang saya tempuh tidak baru-baru amat. Begini doang ta?

Kenapa dulu pas remaja saya tidak fokus saja mengejar impian saya untuk menjadi seorang presiden? Sehingga saya akan sibuk mencari ilmu serta menorehkan banyak prestasi. Saya sejak remaja malah sudah khawatir jika tidak menemukan pasangan. Saya memilih tidak dicengin jomblo, sehingga saya memutuskan untuk berpacaran. Duh lemah!

Andai saja waktu bisa diputar kembali ke masa remaja, saya tidak akan begitu khawatir dengan yang sudah tertulis dalam takdir Tuhan.

Saya pikir banyak orang yang berharap bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaiki diri, seperti saya. Terlebih lagi bila kita memiliki masa lalu yang buruk. Misalnya saya yang memiliki mantan.

Saya pikir istri saya tidak menginginkan untuk mengerti kisah saya dengan mantan. Sama lah dengan saya yang inginnya tutup mata dengan kisah para mantannya istri saya. Meskipun begitu, terkadang saya suka sebel sendiri jika ingat listing nama mantan sang istri. Terlebih bila saya memiliki mata Uchiha yang bisa melihat masa lalu seseorang. Apakah saya bisa bahagia ketika menikah? Oh tidak!

Mungkin itulah kenapa para shinobi tidak perlu-perlu amat berpacaran terlalu lama, sepertinya memang menghindari konflik di masa lalu. Jika seperti itu, bisa diartikan para shinobi itu tipe orang-orang yang setia dong? Bahkan Jiraiya saja menjadi pecinta setia Tsunade meski cintanya selalu bertepuk sebelah tangan. Atau mungkin karena mereka terlalu sibuk memikirkan ambisi mereka dan memasrahkan kisah cinta mereka kepada takdir Tuhan. Waw ideal sekali prinsip tersebut bagi saya.

Yang pasti saya iri dengan pernikahan Naruto dan Hinata. Meskipun pernikahan saya tidak sempurna, semoga yang tidak sempurna ini bisa mengantarkan saya dan keluarga ke surga.

Saya ingin merasakan jatuh cinta lagi dengan orang yang sama di surga sana. Di mana saya tidak pernah mencintai orang lain dan tidak menyentuh wanita lain selain istri saya. Begitu juga istri saya yang hanya mencintai saya. Hahaha, boleh kan menghayal?

BACA JUGA Mengenang Kerja Keras Membangkitkan Kembali Grand Livina yang Mati karena Kebanjiran dan tulisan Erwin Setiawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2020 oleh

Tags: animecouple goalshinatamanganaruto
Erwin Setiawan

Erwin Setiawan

Seorang montir yang berusaha melihat mata Tuhan.

ArtikelTerkait

Lingkaran Oligarki yang Mati Membuat Boruto Masih Memiliki Harapan terminal mojok.co

Lingkaran Oligarki yang Mati Membuat Boruto Masih Memiliki Harapan

19 Oktober 2020
Susah Dimungkiri bahwa 'Rurouni Kenshin' Adalah Anime Terbaik Era 90-an terminal mojok.co

Susah Dimungkiri bahwa ‘Rurouni Kenshin’ Adalah Anime Terbaik Era 90-an

21 Februari 2021
'Samurai Deeper Kyo', Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan terminal mojok.co

‘Samurai Deeper Kyo’, Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan

28 Juni 2021
Keep Your Hand Off Eizouken mojok

‘Keep Your Hand Off Eizouken’, Anime Pemenang Cruncyhroll Award yang Wajib Ditonton

26 Februari 2021
Kembalinya 'Captain Majid' dan Festival Anime Terbesar di Arab Saudi

Arab Aja Bikin Saudi Anime Expo, Kok Kita Masih Ribet Bilang Anime Itu Bikinan Kafir?

23 November 2019
Istilah-istilah Kondisi Komik dalam Transaksi Jual Beli Komik yang Perlu Kamu Ketahui terminal mojok

Istilah-istilah Kondisi Komik dalam Transaksi Jual Beli Komik yang Perlu Kamu Ketahui

27 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026
Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Astrea Grand, Motor Honda yang Saking Iritnya, Sampai Memunculkan Mitos Tentangnya
  • Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa
  • Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.