Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

6 Tipe Mas-mas yang Selalu Ada Ketika Ronda

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
9 Juli 2020
A A
ronda MOJOK.CO

ronda MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Ronda adalah rujukan utama bagi mereka yang tidak bisa tidur dengan tenang sebelum lambenya ngunyah atau nyocot. Pun dengan saya, sebelumnya tidak pernah ronda sama sekali.

Setelah beberapa bulan ikut ronda, saya menemukan beberapa ciri khas mas-mas yang menggeluti kegiatan ini. Dan inilah hasil penelusuran saya yang dilakukan secara komprehensif.

#1 Tilpunan sama pacarnya

Tipe ini kadang bikin kesal (atau iri, ya?) ketika sudah menyapa pacarnya, “Dik, aku lagi ronda. Sama temen, cowok semua kok. Iya, iya, nanti aku pap, tapi kamu gantian pap, ya?”. Astaga, ini lagi pacaran atau lagi ketemu pak RT sampai-sampai wajib lapor.

Harus dibubuhi foto segala seperti lagi bikin paspor. Bakal lucu banget ketika mereka lagi marahan. Wah, pokoknya seru. Bukannya nenangin, mas-mas tipe ini malah bilang begini, “Aku lagi ronda itu demi masa depan hubungan kita, Dik.”

#2 Kalahan main catur

Sejatinya, mas-mas tipe ini nggak punya skill sama sekali soal main catur. Cara geceknya gampang, kudamu maju dua-duanya, lak mas-mas tipe ini bakalan bingung. Belum kalah saja sudah marah-marah, bikin aturan sendiri yang ngadi-ngadi.

Misalnya begini, “Kuda dimajuin ya pas semua pion udah jalan!” Atau lebih ndakik lagi ketika kalah, biasanya nyalahin ini itu. Seperti ini, “Wah, warna hitam emang bawa sial.”

 #3 Bahagia cemong-cemong ketika ronda karena karambol

Bahkan ada yang sampai buka baju, coret-coret sampai perut. Bukannya apa-apa, semisal mas-mas tipe ini kebetulan kalah terus dan seluruh tubuhnya jadi putih, bukannya dikira lagi ronda malah dikira sedang semedi nyari wangsit. Tapi mas-mas tipe ini sangat menyenangkan. Jika kalah dan dicoret, ia biasanya request dicoret di bagian kelek.

#4 Parnoan

Ini yang paling nggateli. Pasti ada saja tipe orang yang ketika malam tiba, di pikirannya demit melulu. Ada andong liwat, dikira andong setan. Ada mbah-mbah liwat mau ke masjid, dikira demit yang menganggu kegiatan ronda.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa

Staterpack mas-mas tipe ini adalah senter yang bisa nyorot sampai jarak satu kilometer. Kalau diclorotke ke matamu, duh puedes banget rasanya. Omongan mas-mas tipe ini juga pedes, “Katanya desa sebelah ada yang baru meninggal. Nggak wajar gitu. Masak ketika jenazah diangkat, mayatnya menasehati ‘alon-alon ya, Pak. Saya takut ketinggian’….”

#5 Puitis

Kopi memang teman ronda, tapi pernah nggak ada mas-mas yang sedang ngopi langsung buka catatan dan menulis puisi? Ada, pasti ada.

Begini puisi yang ia tulis ketika ronda:

Sajak memang tak mampu merekatkan jarak

Cakruk memang bukan tempat yang pantas tuk memeluk

Namun teriakan “Maling-maling…” dari Mas Aldi adalah pertanda

Tak ada yang abadi selama ini

Termasuk dirimu, yang hilang berlalu ditelan pilu.

Antara puitis dan mabuk kecubung, sih.

#6 Gampang kedinginan dan misuhan

Ini yang paling bikin kemekelen. Mas-mas ronda tipe ini biasanya di pojok cakruk sambil kerukupan sarung. Selalu ada saja orang yang nggak kuat dingin dan obatnya ya cuma satu: misuh. Nggak tahu kenapa, mas-mas tipe kademen atau kedinginan ini bisa-bisanya menggigil sambil misuh nggak jelas seperti ini, “Buajilak, adem puol!”

Itu tadi enam tipe mas-mas ketika sedang ronda. Sebenarnya ada tipe mas-mas yang ronda sambil ngegame, tapi biasanya kategori ini sudah dirangkum ke tipe misuhan.

Bagaimana? Sama nggak sama tipe mas-mas lagi ronda di desa kamu? Banyak bedanya, ya? Kolom komentar tersedia untuk kamu sambat tipe mas-mas ngantukan, mabukan, yang malah judi, dan lainnya.

BACA JUGA Begini Jadinya Cerita Dilan dan Milea Jika Pidi Baiq Orang Bantul atau tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2020 oleh

Tags: karambolmain caturPacaranronda
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

pelakor

Sudah Saatnya Berhenti Menggunakan Istilah Pelakor dan Pebinor

20 Juli 2019
perempuan ngegombal

Perempuan Juga Boleh dong Ngegombal

17 Maret 2020
4 Alasan Ini Membuktikan bahwa Punya Pacar Sejurusan Ternyata Merepotkan! Terminal Mojok

4 Alasan Ini Membuktikan bahwa Punya Pacar Sejurusan Ternyata Merepotkan!

20 Desember 2020
fall in love with people we can't have

Keluar dari Jebakan Fall in Love with People We Can’t Have Kayak Jo Yi Seo di Drakor “Itaewon Class”

3 April 2020
lelaki turki

Sebelum Pesona Lelaki Turki Merebak, Segera Ajak Doi ke KUA

27 Juli 2019
Halo Mbak Pacarnya Mantan, Untuk Apa Stalking Saya? Insecure, Ya?

Halo Mbak Pacarnya Mantan, Untuk Apa Stalking Saya? Insecure, Ya?

9 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.