Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Si Doel Anak Sekolahan Episode 2, Musim 2: Doel Pengangguran, Babe Puyeng

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
6 Juni 2020
A A
si doel anak sekolahan episode 2 musim 2 keluarga doel ziarah kampung babe GBK senayan lapangan golf mojok.co

si doel anak sekolahan episode 2 musim 2 keluarga doel ziarah kampung babe GBK senayan lapangan golf mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Si Doel Anak Sekolahan episode 2 musim 2 dibuka dengan Atun yang asyik ngadu layangan dengan beberapa teman-temannya di lapangan dekat rumah. Satu hal yang akan berbuntut panjang. Di rumah, Doel sedang membaca surat dari Sarah yang dititipkan pada Hans. Sarah bilang bahwa dia sedang menemani mama dan papanya ke Belanda, Sarah juga berpikir mungkin akan mengambil studi masternya di sana. Surat Sarah tak terlalu panjang, dia hanya menitipkan salam untuk semua keluarga Doel.

“Mau dibalas nggak, Doel?” tanya Hans.
“Dia nggak minta dibalas.”
“Yaelah, elu kayak anak kecil aja. Masa harus ditulis ‘harap dibalas’ di situ?”

Seorang tetangga datang untuk membeli gula, karena Mak Nyak sibuk di dapur dan Atun sedang main layangan, otomatis Doel yang melayani. Ini menjadi bahan bercandaan buat Bang Mandra.

“Tukang insinyur malah jaga warung! Maluuu…,” katanya.

Babe yang melihat hal ini juga jadi sebel. Babe marah karena Doel jaga warung. Kemarahan yang dilampiaskan ke semua orang rumah. Terutama Atun. Babe tidak suka Atun hanya asyik bermain layangan setiap hari.

“Bisa banget bikin gue naik darah terus! Sekali-kali kek gue naik haji!” omel Babe.

Doel, yang mulai sadar realita setelah lulus kuliah akhirnya memutuskan untuk rajin melamar kerja. Berbekal iklan lowongan kerja di koran, Doel membuat banyak surat lamaran kerja. Yang akhirnya menarik perhatian Babe.

“Doel, elu kan udah lulus. Kok masih belajar aje?” tanya Babe.
“Bukan belajar, Be. Ini lagi bikin surat lamaran kerja.”
“Serakah amat sih elu, nulis lamaran kerja banyak-banyak. Ntar kalau diterima elu yang susah sendiri.”
“Bukan serakah, Be. Bikin begini banyak juga belum tentu ada yang keterima.”
“Ape? Belum tentu diterime? Kan elu tukang insinyur!”
“Ah, Babe kayak nggak tau aja. Zaman sekarang kan nyari kerjaan nggak gampang.”
“Nah, elu bilang dong kalau elu itu tukang insinyur! Biasenye tukang insinyur itu bisa kerjain segale macem kerjaan. Kalo kagak bisa, pulangin duit gue!”

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

Mandra, Sebenar-benarnya Sadboy dalam Si Doel Anak Sekolahan

Di tempat lain, Mandra sedang roman-romanan ngapel ke rumah Munaroh. Walau digigit nyamuk, Mandra tetap hepi. Ada hal yang juga menarik di sini. Sebelum pamit pulang, Mandra sempat menyelipkan sesuatu ke bawah telapak meja teras rumah Munaroh. Saat dibuka oleh Munaroh, ternyata itu adalah uang. Daim, Babenya Munaroh sempat bilang, “Hehe, tau juga si Mandra cara ngelancong orang dulu.”

“Emang orang dulu begitu, Be?” tanya Munaroh.
“Iye, dulu Babe juga begitu ama jenat nyak lu.”

Saya sendiri baru tahu mengenai adat kebiasaan ini. Kalau sekarang mungkin bisa juga diaplikasikan. Jadi kalau cowok ngapel ke rumah ceweknya, sebelum pulang kasih screenshot bukti transfer dulu kali ya. Ehe.

Besoknya, Babe Sabeni kembali dibuat naik darah oleh Atun yang belum juga menyiapkan kopi dan air minum buat Babe dan Doel. Lagi-lagi Babe ngomel.

Mandra yang mulai melek realita juga bahwa sekolah itu penting akhirnya sambat ke Doel saat mereka di opelet.

“Gue ngelihat elu jadi insinyur, jadi pengen sekolah, Doel.”
“Mangkanya gue bilang Kejar Paket A, biar Abang bisa baca ama nulis!”
“Nanti kalo gue bisa baca ama nulis, bisa kerja di kantoran?”

Wohohooo, tak semudah itu, Bang. Tak semudah ituuu.

Babe Sabeni yang mulai resah gelisah karena Doel belum dapat kerja setelah sepuluh hari wisuda, mulai mengingat-ingat. Kira-kira apa yang belum beliau lakukan untuk membantu langkah anaknya. Puasa sudah rutin, salat sudah, jual tanah udah sampai habis. Lalu Mak Nyak mengingatkan bahwa Babe pernah bikin kaul alias nazar kalau misalnya Doel bisa jadi tukang insinyur, Babe akan ziarah ke tanah leluhurnya.

Dengan semangat penuh, Babe mengajak semua orang untuk ikut ke acara ziarah itu. Mereka berangkat dengan kondisi siap tempur. Alias bawa bekal makanan, tikar, sampai berdandan resmi. Di Si Doel Anak Sekolahan episode 2 ini kalian akan tahu bahwa kampung Babe adalah korban pembangunan. Karena ketika Babe menunjukkan kampungnya, lokasinya saat itu sudah menjadi Stadion Gelora Bung Karno.

Babe memang mengaku dilahirkan di Senayan. Tanah itu sudah lama sekali dijual. Tapi Babe ngotot cuma ingin ziarah sebentar aja di situ sambil memperkenalkan tanah leluhurnya pada Mak Nyak, Doel, dan Atun.

Yang paling legendaris adalah momen saat mereka diusir dan disuruh keluar dari arena lapangan bola itu.

“Anda nggak boleh di sini,” kata salah satu orang dari tim sepak bola yang memang sedang berlatih di situ.
“EMANG NGAPA SIH GAK BOLEH? SOMBHONG AMHAAAT!” tukas Bang Mandra. Ya, ini adalah kalimat paling epik dari Mandra sepanjang sejarah tayang sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

Setelah akhirnya mengalah keluar dari stadion, tujuan Babe berikutnya adalah kuburan engkongnya si Doel alias orang tua Babe. Di mana? Sudah jadi lapangan golf!

Semua orang heran melihat ada lapangan hijau seluas itu tapi tidak ada yang angon kambing atau sapi. Babe mencoba mencari letak makam ayahnya dengan cara mengukur jarak sambil melompat-lompat. Dengan patokan pohon rukem (hari ini masih ngomongin pohon rukem yasalam, Be!) akhirnya Babe memastikan bahwa letak makamnya sudah ketemu. Persis di tempat lubang golf. Hadeh.

Setelah mengajak semua orang berdoa, mendadak ada bola golf yang mendekat ke arah Babe. Babe menganggap itu adalah “kiriman” dari leluhurnya. Babe kira itu batu giok susu. (Bebas, Be, bebaaasss.)

Menurut kalian, apakah kaul Babe ini bakalan sukses membuka jalan kelancaran untuk karier Doel tidak? Kita buktikan di sinopsis Si Doel Anak Sekolahan episode 3.

BACA semua sinopsis sinetron Si Doel Anak Sekolahan musim 1 di sini. Klik ini untuk mengikuti sinopsis Si Doel Anak Sekolahan musim 2. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2022 oleh

Tags: review sinetronSi Doel Anak SekolahanSi Doel Anak Sekolahan Musim 2
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

si doel anak sekolahan episode 46 musim 3 keluarga doel diundang makan malam oleh papa sarah mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 46, Musim 3: Keluarga Doel Diundang Makan Malam oleh Papa Sarah

4 September 2020
si doel anak sekolahan episode 41 musim 3 mandra ditinggal nunung patah hati lagi mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 41, Musim 3: Yah, Mandra Patah Hati Lagi

26 Agustus 2020
si doel anak sekolahan episode 38 musim 3 doel nembak sarah mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 38, Musim 3: Doel dan Sarah Bicara dari Hati ke Hati

22 Agustus 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 11, Musim 1: Jamal Mulai Beraksi, Demikian pula Uyan

9 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 1, Musim 1: Perkenalan Bos Preman dan Dunianya

7 Juni 2020
si doel anak sekolahan episode 27 musim 3 si doel anak sekolahan episode 13 zaenab bicara berdua dengan doel mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 12, Musim 3: Episode Paling Tragis buat Zaenab

17 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.