Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Fatimatuz Zahra oleh Fatimatuz Zahra
29 April 2020
A A
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu
Share on FacebookShare on Twitter

Familiar dengan iklan bumbu dapur? Biasanya di sana akan menampilkan perempuan atau ibu yang mempesona dengan kepiawaiannya meracik hidangan. Lalu setelah hidangannya tersaji di meja makan, adegan selanjutnya sudah bisa ditebak yaitu suami dan anak-anak yang sumringah saking enaknya masakan ibu yang menggunakan bumbu X tadi. Padahal, kalau kita coba sendiri di rumah, rasanya justru jadi ambyar.

Ya, namanya juga promosi pasti akan mencoba meyakinkan target pasar dengan segala cara. Macam iklan mie instan yang selalu ada ayam dan telur separuh ketika dihidangkan, tapi kalau kita masak di kos ya gitu-gitu aja wujudnya.

Iklan bumbu masak ini dalam edisi apa pun akan cenderung memiliki pola yang sama, termasuk edisi Ramadan. Coba kita perhatikan, iklan bumbu dapur ini kalau Ramadan cenderung merendahkan laki-laki, ya. Bagaimana tidak? Hampir setiap iklan bumbu dapur yang menampilkan hidangan sahur, itu ibu yang memasak. Lalu ibu membangunkan ayah dan anak kemudian sahur di meja makan.

Begitu pula dengan adegan iklan berbuka puasa, pakai yang manis-manis biasanya. Dan lagi-lagi ibu yang harus kerepotan sendirian di dapur sedangkan anak dan ayahnya menunggu waktu berbuka puasa dengan santai gabutnya. Seolah-olah yang bisa produktif di rumah itu cuma ibu. Sementara ayah atau laki-laki itu kalau di rumah bisanya cuma nungguin makanan. Lalu mereka makan sambil terbelalak karena rasa masakan yang mengandung MSG bumbu masakan. Lama-lama jobdesk para ayah ini mirip kucing di rumah saya, minta makan-nunggu makan-makan.

Konstruksi pemikiran kita mengenai keluarga memang terlanjur kacau. Hal ini terlihat dari bagaimana media dan lingkungan sosial kita menempatkan perempuan sebagai kanca wingking atau pekerja domestik yang sekadar memuaskan perut suami. Bukan suatu hal yang asing kita dengar jika perempuan dituntut untuk bisa memasak. Sementara laki-laki? Dituntut untuk bisa memakan? Gitu?

Padahal yang membutuhkan makan itu keduanya. Kenapa yang harus bisa bikin makanan cuma perempuan? Lagi pula, memasak itu kerja kreatif yang membutuhkan skill, kalau nggak ada skill-nya tapi dipaksa masak, ya jadinya kaya para atlet yang maksain nyanyi. Hasilnya sudah bisa ditebak. 

Untungnya, saya lahir dan besar di lingkungan yang tidak memandang pembagian peran di rumah secara timpang. Yang bisa bantu nyapu ya nyapu, yang bisa bantu nyuci ya nyuci. Urusan masak, bahkan menjadi spesialisasi jobdesk ayah saya karena dari semua penghuni rumah, racikan tangan ayah yang paling bisa diterima oleh lidah. Meski demikian, nggak jarang kok kami masak bareng, menentukan mau makan apa lalu melakukan eksekusi di dapur bersama-sama. Tentu kalau sudah begitu semacam restoran yang memiliki kepala koki dan staf. Maka ayah saya jadi kepala koki dan saya staf spesialis ulek bumbu.

Kalau Ramadan tiba, adegan bangun membangunkan sahur dalam keluarga kami juga tidak seperti iklan bumbu masak. Yang mana ibu bangun duluan, masak, lalu membangunkan anggota keluarga. Di rumah saya, barang siapa bangun duluan ya bertugas membangunkan anggota keluarga yang lain. Bahkan tidak jarang kalau ayah saya menghabiskan waktu malam dengan tadarus di masjid sampai tiba waktu sahur, maka beliau yang akan membangunkan kami begitu sampai di rumah. Soal menu sahur, kami jarang memasak, paling sering ya makan apa yang ada di kulkas.

Baca Juga:

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

Sebenarnya tidak masalah juga dengan konstruksi keluarga yang dibangun ideal seperti di dalam iklan bumbu masak. Namun, apakah selamanya akan begitu?

Wahai para laki-laki yang paling bangga kalau dijuluki kepala rumah tangga, coba lihat bagaimana pimpinan lain bekerja? Apakah ia memimpin dengan cara melihat dari jauh dan meminta ini itu? Atau turun tangan bahu-membahu serta memberi contoh kepada staf yang dipimpin? Mana ada “kepala” yang bangun lebih siang dari anggota?

Maka sudahlah, daripada ribut minta dihormati sebagai kepala keluarga, tapi bangun sahur saja masih bergantung, lebih baik ikut singsingkan lengan bahu-membahu saling membantu dalam rumah tangga. Toh, tujuan rumah tangga kan untuk membentuk keharmonisan dan menciptakan sakinah mawaddah warahmah. Lha gimana bisa tercipta kalau yang berusaha cuma ibu? Cuma satu orang?

Untuk para kepala divisi dan staf marketing, saya berdoa semoga kalian semua dilimpahi rezeki yang melimpah. Supaya bisa liburan, bisa beli buku lalu dapat ide-ide segar untuk promosi daripada sekadar menggunakan cara kuno yang menempatkan perempuan di dapur dan laki-laki pemalas yang menunggu makanan. Juga tak lupa, semoga kalian tidak mendapatkan jodoh yang cuma mau nungguin kalian masak seperti dalam iklan kalian, tapi bercanda sambil masak di dapur kecil kalian bersama-sama. Amin.

BACA JUGA Esai-esai Terminal Ramadan Mojok lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2021 oleh

Tags: Iklan RamadanMasakPerempuanTerminal Ramadan
Fatimatuz Zahra

Fatimatuz Zahra

Sedang belajar tentang manusia dan cara menjadi manusia.

ArtikelTerkait

5 Kesalahan Perempuan Saat Memakai Lipstik Terminal Mojok

5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Perempuan Saat Memakai Lipstik

16 Januari 2023
kekerasan pada perempuan di internet definisi pengertian jenis macam mojok.co

Panduan Mengenal Kekerasan pada Perempuan di Internet

10 Agustus 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja!

2 Mei 2020
5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

8 Agustus 2024
Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia terminal mojok.co

Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia

28 Juli 2021
masak

Perempuan: Waktu Kecil Hobi Main Masak-Masakan, Sudah Besar Disuruh Masak Beneran Malasnya Minta Ampun

14 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.