Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

Mega Hutagama oleh Mega Hutagama
13 Juli 2026
A A
Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan salah, usaha rumahan itu bisa sangat menjanjikan. Salah satunya warung makan. Buat kalian yang tinggal di Surabaya, ide bisnis ini bisa cuan banget dan cepat balik modal.

Berikut adalah pelajaran yang mahal harganya buat kalian yang ingin merintis usaha rumahan di bidang kuliner dari pengalaman dan pengamatan saya. Lebih khusus: warung makan di Surabaya.

ADVERTISEMENT

Usaha rumahan yang nggak jauh dari sambelan yang jadi favorit orang Surabaya

Bagi warga Surabaya, sambel adalah nyawa makanan. Saya amati, sudah banyak usaha rumahan berupa sego sambel. Namun, tetap saja, masih bisa cuan kalau kamu bisa bikin sambel yang enak.

Selain penyetan, kamu juga bisa mencoba buka warung makan ayam geprek. Meskipun setiap 500 meter tumbuh gerai ayam geprek baru, makanan ini tetap favorit. Kenapa begitu? Ya karena ada sambelnya. Kamu harus kreatif bikin sambal. Kalau ayam, ya standar. Kudu enak, lah.

Menu sambelan juga mudah untuk kamu siapkan. Modalnya nggak terlalu besar. Cukup siapkan lauk yang sudah diungkep atau dibumbui seperti ayam, ikan, telur, tahu tempe, dan sambel beserta lalapannya. Nggak ribet seperti warung yang banyak menunya.

Pintar menentukan harga

Para perantau dan kelas pekerja adalah konsumen dari usaha rumahan kamu di Surabaya. Nah, banyak dari perantau ini biasanya masih kuliah. Maka, jangan pasang harga di atas harga pasar.

Tapi, bukan berarti kamu harus banting harga habis-habisan untuk bisa bersaing. Kamu harus cermat menghitung modal dan pemasukan harian. Jangan sampai usaha rumahan kamu di Surabaya megap-megap karena terlalu murah memasang harga.

Maksudnya begini, meskipun sama-sama ada di Surabaya, harga makanan di area kampus Unesa bisa jadi lebih murah daripada yang ada di sekitar kampus Unair. Ini bisa terjadi karena dua kampus ini ada di kawasan dengan fungsi berbeda. 

Baca Juga:

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

Satunya berdiri di kawasan bisnis dan perkantoran. Sedangkan satunya lagi ada di permukiman penduduk non-komersil yang sensitif terhadap harga.

Sebagai contoh, kalau mau jualan bebek goreng di sekitar kampus Unair, kamu bisa membandrol dengan harga harga 25 ribu per porsi. Itu masih kategori terjangkau di daerah tersebut. Lain lagi kalau jualnya di area Unesa, jika harganya mau samakan dengan harga di Unair tadi, bisa-bisa pembeli hanya akan melirik banner warung saja.

Jadi, harga yang ramah itu bukan yang paling murah, tapi bisa diartikan sebagai harga yang sepadan dengan nilai ekonomi yang berlaku di lokasi yang kamu pilih. Intinya, sesuaikan harga dengan dimana lokasi usahamu berada.

Usaha rumahan kamu di Surabaya harus pakai bumbu medok, pedas, dan asin-gurih

Masakanmu manis? Bumbunya pelit dan kadang hambar? Mending minggir dulu. Rasa anyep, kemanisan, dan bumbu yang kurang nendang adalah pantangan besar. 

Rasa makanan harus menunjukkan “wani bumbu“. Sebuah hukum tak tertulis bahwa rempah di masakanmu nggak boleh malu-malu. Tekstur bumbu harus kentara dan meresap sempurna.

Kalau jualan rawon, kuahnya harus berkarakter hitam pekat yang keluar dari kluwek yang melimpah. Bukan encer kecokelatan yang mirip teh celup seember. Kalau bikin sambel, pedasnya benar-benar harus jujur dari cabe segar, bukan pedas manja ala sambel sachet pabrikan. Kalau pelit bumbu karena alasan efisiensi, justru kamu sedang memangkas umur bisnismu sendiri.

Lalu, bagaimana nasib usaha rumahan di bidang kuliner yang mencoba peruntungan di Surabaya? Hukumnya sama saja. 

Contohnya adalah tetangga saya dari Wonogiri yang jual mie ayam. Agar lebih banyak pelanggan, dia membuat bumbu ayam yang lebih medok diiringi kuah yang lebih asin-gurih. Hasilnya, mie ayam itu ramai sepanjang hari meskipun masuk kategori pendatang baru di Surabaya.

Jadi, sebelum menyebar brosur grand opening, pastikan dulu masakanmu sudah cukup berani buat menantang selera pasar Surabaya yang anti-hambar ini.

Meski hanya usaha rumahan, sebaiknya kamu punya tempat parkir yang memadai

Buka usaha rumahan di bidang kuliner, artinya siap menyediakan area parkir. Meski enak, kalau pelanggan kesulitan parkir, mereka akan kabur. Jika sewa, pilih lokasi dengan lahan parkir yang cukup dan nggak membebani lingkungan sekitar.

Kalau terpaksa dapat lokasi yang mepet jalan, ya kamu harus rela mengurangi area jualan untuk tempat parkir. Saya pernah lihat warung makan yang rame tapi bikin jalan jadi macet. Padahal sebenarnya itu bisa diakali dengan memundurkan meja jualan. Ada juga yang pelanggannya terpaksa parkir di depan toko orang dan menimbulkan konflik berkepanjangan.

Sayangnya, banyak perintis usaha rumahan mengabaikan hal ini. Jadi, jangan cuma sibuk menata area jualan tapi lupa memprediksikan perilaku pelanggan.

Di Surabaya, jangan coba-coba soal rasa

Bagaimanapun juga, makanan adalah bagian dari budaya yang terus terbawa bersama keseharian warga lokalnya. Artinya, buka warung makan itu bukan sekedar jualan nasi dan lauk, tapi juga sebuah usaha untuk memahami kultur setempat. 

Kuburkan dulu egomu dalam-dalam. Masuklah ke dalam aksen kuliner arek-arek Surabaya yang sudah terbentuk secara organik itu.

Daripada susah-susah bikin menu yang nyeleneh dan idealis, kenapa nggak menyuguhkan cita rasa yang sudah umum dan pasti diterima warga? Lagipula, yang mau beli itu kan mereka, ya kamu harus paham bagaimana lidah mereka bekerja. Jangan memaksakan diri dan bersembunyi di balik istilah “inovasi”. Warga nggak butuh kebaruan kok, mereka cuma butuh rasa yang pas.

Tulisan ini memang bukan analisis mendalam tentang usaha rumahan di Surabaya. Namun, gambaran yang saya berikan adalah hasil dari riset kecil-kecilan. Semoga bisa membantu usahamu, khususnya biar bisa cepat balik modal.

Penulis: Mega Hutagama

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2026 oleh

Tags: cuanide bisnisMie Ayammodal usaharumah makan sambelanSurabayausaha modal kecilusaha rumahanwarung makan
Mega Hutagama

Mega Hutagama

Ibu milenial yang selalu percaya bahwa di mana ada kemauan, di situ ada jalan.

ArtikelTerkait

Jalan MERR, Jalan Paling Nggak Ramah Pejalan Kaki di Surabaya: Nggak Ada JPO dan Trotoar

Jalan MERR, Jalan Paling Nggak Ramah Pejalan Kaki di Surabaya: Nggak Ada JPO dan Trotoar

25 Oktober 2024
Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

6 Oktober 2023
Mie Ayam Bantul, Sebenar-benarnya Makanan Khas Bantul, dan Sebaiknya Segera Diresmikan Saja! warung mie ayam, jogja

Mie Ayam Bantul, Sebenar-benarnya Makanan Khas Bantul, dan Sebaiknya Segera Diresmikan Saja!

17 Februari 2024
3 Pengalaman yang Bikin Saya Kapok Mengunjungi Taman Harmoni Surabaya Mojok.co

3 Pengalaman yang Bikin Saya Kapok Mengunjungi Taman Harmoni Surabaya

3 Oktober 2025
Jalan Tunjungan, Ikon Kota Surabaya yang Semakin Tidak Ramah Wisatawan

Jalan Tunjungan, Ikon Kota Surabaya yang Semakin Tidak Ramah Wisatawan

23 April 2024
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nuduh semua fans Argentina pendukung zionis itu memang tolol (Unsplash)

Cacat logika menuduh fans timnas Argentina sama dengan mendukung zionis

12 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026
Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

13 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Menjadi Tutor Bahasa Inggris untuk Anak TK dan SD Membuat Saya Sadar, "Hello" Jauh Lebih Penting daripada "Open Your Book"

Menjadi Tutor Bahasa Inggris untuk Anak TK dan SD Membuat Saya Sadar, “Hello” Jauh Lebih Penting daripada “Open Your Book”

7 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.